Status PTS Nonaktif Bisa Berubah

  • Whatsapp

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto menyatakan status nonaktif puluhan perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut bisa berubah, karena sifatnya sementara.

“Jika PTS yang bersangkutan sudah melakukan perbaikan, maka kita merekomendasikan ke Dikti untuk mengaktifkan kembali layanan terhadap perguruan tinggi tersebut,” kata Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, kemarin.

Read More

Prof Dian Armanto

Dian Armanto mengaku, dari 29 PTS di Sumut yang dinyatakan nonaktif, beberapa di antaranya telah direkomen untuk membuka layanan PTS tersebut di pangkalan data perguruan tinggi (PDPT), seperti Akademi Kebidanan (Akbid) Dewi Maya Medan dan beberapa PTS lainnya masih aktif melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

Diakui Dian, meskipun status PTS nonaktif namun bisa melaksanakan proses tridharma perguruan tinggi dan melakukan proses wisuda karena memang memiliki izin. Hanya saja layanan di PDPT sedang ditutup akibat ada masalah atau pelanggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan berlaku.

Dian Armanto dalam kunjungannya ke Akbid Dewi Maya menjelaskan, status nonaktif itu bukan perguruan tingginya yang dinyatakan non aktif, melainkan PDPT tidak aktif, sehingga tidak mendapatkan layanan seperti beasiswa akreditasi, sertifikasi dan lainnya.

“Pemberian status nonaktif itu untuk shock therapy agar memperbaiki diri. Hal itu telah dilakukan Akbid Dewi Maya karena melakukan pembenahan dan kini hanya tinggal menunggu proses dari Pusat setelah kita rekomen agar layanan PDPTnya diaktifkan kembali,” ungkap Dian.

Dalam kunjungannya ke Akbid yang berada di Jalan Abdul Hakim tersebut, Dian Armanto di hadapan para mahasiswa, orangtua mahasiswa dan alumni memaparkan tentang penyebab dinonaktifkan dan langkah-langkah atau upaya yang ditempuh untuk memperbaiki status.

Dijelaskan Dian, secara akademis tidak ada masalah dengan proses perkuliahan di Akbid Dewi Maya bahkan pihaknya sudah mengirimkan surat rekomendasi ke Dikti tentang pengaktifan kembali status akbid ini. Namun diakuinya surat tersebut belum mendapat jawaban dari Dikti agar segera membuka layanan PDPTnya.

Pada pertemuan itu Dian meyakini kepada para mahasiswa, orangtua maupun civitas akademika lainnya untuk tidak perlu resah, sebab status kampus ini sedang menunggu proses pengaktifan kembali PDPTnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *