Rumah Sakit di Medan Harus Miliki Akreditasi

  • Whatsapp

Rumah Sakit di Medan ditenggat oleh Pemerintah Kota Medan dalam waktu tiga (3) tahun untuk memiliki akreditasi. Sebab, akreditasi dipandang sebagai semangat pembangunan kesehatan di Kota Medan, sehingga tidak hanya tergambar secara fisik, namun kualitas pembangunan kesehatan juga akan semakin dapat dirasakan manfaatnya.

RS di Medan Harus Miliki Akreditasi

Read More

“Apabila dalam tenggat waktu yang diberikan itu tidak mampu, akan diberikan sanksi,” tegas Plh Sekretaris Daerah Kota Medan, Erwin Lubis SH, pada pertemuan persiapan Akreditasi Rumah Sakit di Kota Medan dalam meningkatkan pelayanan Rumah Sakit yang terakreditasi di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kemarin.

Akreditasi ini, kata Erwin, merupakan salah satu upaya dalam peningkatan mutu pelayanan bagi rumah sakit itu sendiri. Apalagi, katanya, pasal 40 ayat 1 UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, dijelaskan akreditasi rumah sakit merupakan upaya peningkatan mutu yang dilakukan secara berkala minimal tiga tahun sekali.

Saat ini, sebut Erwin, di Kota Medan banyak bermunculan rumah sakit maupun klinik dengan fasilitas layanan bertaraf nasional dan internasional. Karenanya, dengan pengelolaan manajemen yang baik akan mendorong kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan. “Ini akan dapat mengurangi kecenderungan untuk berobat keluar negeri, sehingga dapat diwujudkan Kota Medan sebagai pusat kesehatan regional,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg Hj Usma Polita Nasution, mengharapkan rumah sakit yang belum memproses akreditasi pelayanannya dapat melihat kesiapan berapa rumah sakit yang ditunjuk, yakni Rumah Sakit Royal Prima mewakili rumah sakit type B, mewakili rumah sakit tipe C adalah Bunda Thamrin dan tipe A adalah rumah sakit H Adam Malik.

“Kita boleh berbangga memiliki rumah sakit dari tipe A sampai D. Tipe A adalah rumah sakit vertikal, artinya rumah sakit kementerian yang benar-benar sudah disikapi oleh Direktur berkomitmen bersama dengan staf yang ada di jajarannya sehingga mereka sudah paripurna,” ujar Polita.

Usma juga berharap, semua rumah sakit di Kota Medan memiliki akreditasi. “Untuk 2017, sudah 50 persen rumah sakit berakterditasi,” harapnya.***(CM06/ST)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *