Kecelakaan Lalin Pembunuh Nomor 1 di Indonesia

  • Whatsapp

Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan penggiat rally diharap menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan keselamatan berlalu-lintas kepada generasi muda. Kecelakaan lalulintas merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia dibandingkan sejumlah penyakit kronis. Kondisi tersebut akibat minimnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu-lintas.

Kecelakaan Lalin Pembunuh Nomor 1 di Indonesia

“Oleh karena itu, kita berharap IMI berperan aktif dalam mensosialisasikan keselatan berlalu-lintas kepada generasi muda. Dengan demikian, generasi muda mengetahui bagaimana berkendara dengan baik dan tertib berlalu-lintas demi menekan angka kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian,” ujar Plt Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi dalam acara penutupan Indonesia Rally 2015 yang berlangsung di Lapangan Benteng, Jl Pengadilan Medan, Minggu (18/10) malam.

Erry juga berharap panitian rally melibatkan supir (driver) dan pemandu jalan (co-driver) untuk menyiapkan waktu dengan mendatangi sejumlah sekolah dalam program sosialisasi berkendara yang baik kepada siswa SD, SMP dan SMA sederajat.

“Selain memberikan pemahaman akan pentingnya tertib berkendara, kehadiran driver dan co-driver di sekolah diharapakan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk giat belajar dalam meraih prestasi di masa depan,” tambah Erry.

Rally 2015 tingkat nasional di Sumut dengan menghadirkan perally dari berbagai daerah, termasuk perally dari beberapa negara tetangga.

“Sumut sejak tahun 90-an lalu telah menjadi tempat pelaksanaan event rally berskala internasional dan Asia Pasifik, tepatnya di kawasan Rambong Sialang di Kabupaten Serdang Bedagai. Sejumlah perally mancanegara seperti dari Selandia Baru, Jepang, Korea dan beberapa negara lainnya hadir uji kemampuan,” sebut Erry.

Erry juga berharap IMI selanjutnya menggelar Relly Internasional di Sumut dengan melibatkan perally mancanegara di masa mendatang.

“Berbekal pengalaman sebelumnya, Sumut layak menjadi tuan rumah event internasional di masa mendatang, setidaknya level Asia Pasifik. Kita berharap IMI pusat dapat mengagendakan ini,” harap Erry.

Sementara Ketua Pengprov IMI Sumut Musah Rajek Shah yang akrab dipanggil Ijeck mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PP IMI dalam menggelar event rally berskala internasional.

“Kita optimis dapat menggelar event yang lebih besar di masa mendatang. Tetapi seluruh pihak saling mendukung, tidak hanya IMI, juga dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI dan Pemerintah Daerah,” ujar Ijeck.

Ijeck juga menyatakan, dunia rally mendapat apresiasi dari generasi muda dengan hadirnya sejumlah perally muda berbakat pada Indonesia Rally 2015.

“Ini sebagai tanda bahwa rally menjadi salah satu olahraga ketangkasan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda. Dengan kegiatan rally, generasi muda diharapkan dapat terhindar dari bahaya dan ancaman narkoba,” jelas Ijeck.

Indonesia Rally 2015 melombakan 9 Special Stages (SS) dengan lintasan kaya rintangan di kawasan perkebunan Rambong Sialang, Kabupaten Sergai. Kegiatan berlangsung selama 2 hari sejak 17 hingga 18 Oktober 2015 dengan jarak tempuh mencapai 176,33 km. Keluar sebagai Juara Umum perally Subhan Aksa dari tim FBRT Makassar.***(CM03/Ucup)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *