Gebyar Solidaritas Dan Kreatifitas Anak Merdeka 2015

  • Whatsapp

Hari Anak merupakan event yang diselenggarakan pada tanggal yang berbeda-beda di berbagai negara di belahan dunia. Hari Anak Internasional diperingati setiap 1 Juni, sedangkan Hari Anak Universal diperingati setiap 20 November. Tanggal tersebut diumumkan oleh PBB sebagai hari anak-anak sedunia.

Organisasi anak di bawah PBB sendiri yaitu UNICEF pertama kali menyelenggarakan peringatan hari anak sedunia pada bulan Oktober tahun 1953. kemudia pada Tanggal 14 Desember 1954, Majelis Umum PBB lewat sebuah resolusi mengumumkan satu hari tertentu dalam setahun sebagai hari anak se-dunia yaitu pada tanggal 20 November. Setiap Negara merayakan hari Anak pada tanggal yang berbeda-beda, namun perayaan ini tetap bertujuan sama yaitu menghormati hak-hak anak di seluruh dunia.

Sejarah hari anak nasional berawal dari gagasan mantan presiden RI ke-2 (Soeharto), yang melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa. Sehingga sejak tahun 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No 44 tahun 1984 ditetapkan setiap tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Dimana berbagai kegiatan Hari Anak Nasional dilaksanakan mulai dari tingkat pusat, hingga daerah diselenggarakan setiap tahunnya sejak 1986 hingga sekarang.

Kepedulian terhadap anak bukan hanya ditunjukkan di hari anak saja, namun harus ditunjukkan juga setiap harinya. Sebab anak memerlukan kasih sayang yang berlimpah dari orangtua, anggota keluarga lain serta semua orang yang berada di sekitar lingkungannya.

Maraknya kejahatan terhadap anak sangat perlu perhatian, karena anak juga memiliki hak yang sama, di antaranya hak-hak asasi manusia yaitu hak untuk memperoleh kebebasan, keadilan dan kedamaian di negaranya bahkan di dunia. Anak-anak lebih memerlukan perhatian, dukungan dan keamanan.

Gebyar Solidaritas Dan Kreatifitas Anak Merdeka 2015
Gebyar Solidaritas Dan Kreatifitas Anak Merdeka 2015
“Untuk itu diselenggarakanlah Gebyar Solidaritas dan Kreatifitas Anak Merdeka 2015 sebagai bentuk
upaya meningkatkan budaya positif atau praktik terbaik dalam promosi dan pemenuhan hak- hak anak,” ucap Ketua Panitia GSKAM 2015, Muhammad Faisal Lubis, kepada Cerita Medan, melalui proposal acara yang diterima, Kamis, (08/10).
Adapun pelaksanaan acara berlangsung pada Hari Minggu, 25 oktober 2015 Rumah Belajar KKSP di Jl. Pimpinan No 87, Sei Kera Hilir I Medan Perjuangan.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni : lomba mnggambar, baca puisi, pembuatan mading tentang Hak Anak, stand up comedy, musik akustik jalanan, seni tari anak-anak, teater peduli bersama, workshop handycraft, medical check up dan donor darah. Juga ada stand bazar kreatifitas anak-anak dari jalanan, panti asuhan, rumahan.
Acara ini didukung oleh Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (KKSP) Komunitas Ucok Butet Bersaudara, FISIP USU English Club, Pemuda peduli Panti, Apheresis Medan, NSC Medan, Barisan Mahasiswa UMSU, kelurahan dan masyarakat Sei kera hilir I, PKK sei kera hilir I Ikatan Remaja Mesjid sei kera hilir dan berbagai komunitas yang peduli terhadap perlindungan anak.
“Bagi sahabat-sahabat yang ingin berdonasi boleh di transfer ke rek BRI : 2083-01-001474-50-9 an Rahmi Purnama Melati. Untuk informasi lebih lanjut, bisa meghubungi Nasriati 085297978590 Rahmi 085101949849,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatannya, belakangan ini banyak kita dengar, banyak kita lihat, dan kita saksikan betapa buruknya perilaku anak-anak remaja di Indonesia ini. Dimana hal tersebut disebabkan dari adanya perubahan gaya hidup yang sudah tidak terkendali akibat persaingan global.

Dengan demikian, lanjut Faisal Lubis, kiranya apa yang seharusnya dilakukan oleh orangtua untuk menjaga anak-anaknya dari pengaruh komunikasi global yang umumnya tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia. “Saya yakin acara ini mampu meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta bersama dengan Pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara inklusif dan berkesinambungan. Aamiin,” pungkas Muhammad Faisal Lubis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *