1.473 Warga Kurang Mampu Terima KIS

  • Whatsapp

Sebanyak 1.473 warga kurang mampu di Kecamatan Medan Petisah mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Penyerahan KIS tersebut langsung diberikan Pj Walikota Medan diwakili Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Setdakot Medan, Erwin Lubis, di halaman Kantor Camat Medan Petisah, Jalan Iskandar Muda Medan.

1.473 Warga Kurang Mampu Terima KIS

Read More

KIS, kata Erwin, merupakan salah satu program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. KIS ini harus dapat bermanfaat dan membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan melalui rujukan berjenjang berdasarkan dan atas indikasi medis.

“Untuk itu saya berharap agar kartu ini terdistribusi secara ketat dan tepat pada sasarannya yakni keluarga tidak mampu yang ada di Kota Medan. Dengan demikian, mereka dapat menjangkau akses terhadap pelayanan kesehatan jika dibutuhkan,” kata Erwin.

Erwin meminta, kepada camat beserta jajarannya dan pihak BPJS Kesehatan untuk mendata secara seksama lebih lagi. Dia ingin masyarakat yang kurang mampulah yang benar-benar mendapatkan KIS. “Saya tidak ingin kita salah mendata, sehingga KIS yang diberikan ini salah sasaran,” pesannya.

Kepada penerima KIS, Erwin, mengingatkan untuk mempergunakan sebaik-baiknya bila dibutuhkan dan ikuti mekanisme yang berlaku. Meski demikian Erwin berpesan untuk selalu menjaga kesehatan, sebab mencegah lebih baik daripada mengobati. Pola kehidupan sehat itu sangat penting terutama anak-anak. Jika derajat kesehatan di Kota Medan tinggi, maka pembangunan dapat berjalan lancar,” paparnya.

Sebelumnya Kepala Unit Kepesertaan BPJS Kesehatan Medan, Rosmayanti, menyatakan kepesertaan KIS akan sama pelayanannya dengan kepesertaan BPJS lainnya seperti mandiri dan pegawai.

“Sistemnya sama saja dengan kepesertaan BPJS Kesehatan lainnya. Jika perlu rujukan ke rumah sakit tetap kunjungan ke puskesmas. Pemakaian KIS dapat dilakukan dimana saja, baik di klinik, puskesmas atau di rumah sakit manapun,” jelas Rosmayanti.***(CM06/ST)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *