IBX5A49C9BC313D6 Inalum Sukses Gelar Pasar Murah Ramadan - Cerita Medan

Inalum Sukses Gelar Pasar Murah Ramadan

PT Inalum (Persero) menggelar pasar murah Ramadan 4-5 Juli lalu di lima lokasi berbeda dengan 18 desa penerima. Hal itu merupakan program pemberdayaan masyarakat perusahaan penghasil aluminium tersebut. Menyikapi imbauan Menteri BUMN yang juga meminta BUMN membantu warga di sekitar perusahaan di bulan suci ini.

Inalum Gelar Pasar Murah Ramadan
Deputy GM Umum dan CSR Inalum Djoko Laksono (baju kuning) menyerahkan bantuan paket murah Ramadan di Desa Lalang.

Pasar murah Ramadan ini dilaksanakan selama 2 hari, di 5 titik lokasi yang berbeda yaitu Tanjung Gading, Perkebunan Sipare-pare dan Desa Lalang pada 4 Juli 2015. Dan 5 Juli 2015 bertempat di Desa Kuala Tanjung dan Kuala Indah dengan 18 Desa penerima yaitu,

Kuala Tanjung, Kuala Indah, Lalang, Pematang Kuing, Sukaramai, Tanjung Harapan, Gambus Laut, Perk.Sipare-Pare, Lubuk Cuik, Simodong, Brohol, Pakam, Kebun Kopi, Pakam Raya, Tanjung Gading, Pakam Raya Selatan, Sei Suka Deras, dan Cengkering.

Pasar murah Inalum juga didukung oleh Ikatan Warga Islam Inalum (IWII), Persatuan Wanita Inalum (Perwina) dan Town Management Committe (TMC) untuk menyalurkan 217 Paket kepada keluarga pra-sejahtera di sekitar komplek Pemukiman Tanjung Gading. Sehingga total keseluruhan paket pasar murah yang didistribusikan berjumlah 1.667 paket.

“Program ini adalah salah satu bentuk kepedulian sosial PT Inalum kepada warga yang kurang mampu di sekitar operasi pabrik peleburan dan pemukiman karyawan. Khususnya dalam rangka menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” terang Deputy GM Umum dan CSR PT Inalum, W.Djoko Laksono didampingi Arfan Iqbal Hrp selaku Manager Pemberdayaan Masyarakat, Ganda Sukmana, Junior Manager Pemberdayaan Masyarakat dan M.Iqbal CD Officer di sela-sela pemantauan program pasar murah di Desa Lalang.

Adapun paket yang ditawarkan terdiri Beras (5 Kg), minyak goreng (2 Kg), gula pasir (2 Kg), tepung terigu (2 Kg), margarin (2 Bks) dan Teh (1 Ktk) senilai Rp150.000. Dan paket senilai Rp150 ribu itu dijual hanya Rp30 ribu. Syaratnya yang membeli benar-benar warga kurang mampu yang direkomendasikan oleh Kepala Desa. “Jadi perusahaan mensubsidi Rp120.000 per paket,” lanjut Djoko.

Suparman, tokoh masyarakat Sipare-pare mengucapkan terimakasih banyak atas kemurahan hati PT Inalum.  “Kami sangat bersyukur atas kegiatan seperti ini dari Inalum. Bantuan ini sangat dibutuhkan bagi warga yang kurang mampu,” katanya.***(CM/PR) 

KOMENTAR

BACA JUGA