UMSU Gelar Pertemuan 8th WAPI ISDEV

  • Whatsapp

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bekerja sama dengan Center for Islamic Development Management (ISDEV) Universiti Sains Malaysia akan mengadakan International Workshop On Islamic Development/Workshop Antarbangsa Pembangunan berteraskan Islam (8th WAPI) 2015 di UMSU.

UMSU Gelar Pertemuan 8 th WAPI ISDEV
UMSU Gelar Pertemuan 8 th WAPI ISDEV 

Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Muhyarsyah MM kepada wartawan menjelaskan, kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari. Untuk hari pertama dilaksanakan Kamis, 11 Juni 2015 di Gedung Pascasarjana UMSU Jalan Denai Medan.

Read More

Adapun tema worshop mengangkat tema makalah, wakaf, zakat, Pembangunan dalam Perspektif Islam, Ekonomi dalam Perspektif Islam, Keuangan dalam Perspektif Islam, Manajemen dalam Perspektif Islam, Manajemen SDM dalam Perspektif Islam, Pendidikan dalam Perspektif Islam, Sosial, Politik dan Hukum dalam Perspektif Islam, Metodologi Penelitian dalam Perspektif Islam, Kesehatan/Kedokteran dalam Persepektif Islam dan Tema-Tema Pengembangan Islam lainnya. Makalah tersebut menggunakan bahasa Inggris, Indonesia, Malaysia dan Arab.

Khusus untuk dosen tetap UMSU, setelah selesai kegiatan workshop, dosen yang berperan sebagai presenter akan diikutsertakan dalam “Program Insentif” dan diberikan dana insentif maksimum sebesar Rp 3 juta dipotong biaya pendaftaran WAPI.

Tujuan dilaksanakan workshop dan seminar ini adalah untuk menampilkan hasil-hasil penelitian dan kegiatan-kegiatan yang berlandaskan Islam.

“Dengan kerjasama ini akan melahirkan karya-karya pengembangan dan pembangunan Islam dalam bidang ilmu pengetahuan yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan kualitas dan menambah wawasan para mahasiswa, dosen dan ilmuawan Islam demi kemajuan umat Islam di masa yang akan datang,” ujarnyar.

Selain itu, sebutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan tali silaturrahmi antar negara serumpun yaitu Indonesia dan Malaysia khususnya antara UMSU dan USN.

Diungkapkannya, ada enam konsep pembangunan diri yang menjadi asas pencapaian kesejahteraan dan kedamaian melalui pembangunan modal insan berteraskan Islam. Paradigma enam konsep tersebut meliputi pembangunan ilmu, akidah, ibadah, anggota tujuh, rohani dan akhlak, serta pembangunan adab sosial. 

“Pendekatan melalui prinsip kesejahteraan dan kedamaian berhubung konsep pembangunan modal insan yang berlatarkan worldview Melayu-Islam ini, diharap dapat didayagunakan dalam usaha mencapai kesejahteraan umat Islam, melalui pelaksanaan pembangunan modal insan berteraskan Islam di Indonesia,” ucapnya.***(CM03/Ucup)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *