UMA Dipercaya Menjadi Pembina 16 PTS di Sumut

  • Whatsapp

Lima orang tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi ke ke Univeristas Medan Area (UMA) di Jln Kolam Medan Estate pada 7 hingga 9 Juni lalu. Kehadiran tim  dalam rangka akreditasi institusi. 

UMA Dipercaya Menjadi Pembina 16 PTS di Sumut

Read More

“Visitasi ini bertujuan untuk mentukan dan memberikan penilaian terkait akreditasi Institusi UMA,” kata Rektor UMA, Prof.Dr. H.A Ya’kob Matondang kepada sejumlah media, Senin (15/6) di kampus UMA.

Dia mengatakan, pihaknya menargetkan, akreditasi UMA  mendapat nilai A atau B. Ambisi meraih akreditasi minimal B, menurut rektor, bukan tidak didukung beberapa pertimbangan, antara lain dari 15 prodi yang dimiliki UMA, kesemuanya dengan akreditas B. Sementara dari empat program pascasarjana, tiga di antaranya juga memiliki akreditas B sementara satu lainnya masih dalam proses reakreditasi.

Rektor menjelaskan, ke lima tim asesor tersebut adalah Prof. Dr. Eka Afnan Troena  dari Universitas Brawijaya (Unbraw), Prof . Dr, Rusdinal dari  Universitas Negeri Padang  , Dr. Rila Mandala  dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof .Dr, Sugiyono  dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Prof. Dr. Sarwiji Suwandi .

Kehadiran, tim asesor diterima  pimpinan universitas serta badan penjaminan mutu UMA.  Kunjungan  tim asesor BAN-PT  bertujuan mengakreditasi UMA secara institusi, semenntara untuk program studi (Prodi) selanjutnya akan  dilakukan oleh badan mandiri.

Matondang mengatakan, dalam kunjungan itu, tim asesor  mengecek berkas borang  serta hal lain yang dinilai penting untuk tujuan penilaian tersebut. Tim tersebut juga melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas yang dimiliki.

“Lima orang tim asesor BAN-PT yang datang juga kami menilai sebagai salah satu peluang UMA meraih akreditasi B atau A yang menjadi harapan kami karena biasanya tim asesor yang datang ke PTS itu tiga orang saja, maksimal empat. Apa lagi setelah ke UMA, tim asesor tersebut menyebutkan mereka akan ke UNJ (Universitas Negeri Jakarta),” kata rektor UMA didampingi Wakil Rektor I UMA Dr. Heri Kusmanto, Wakil Rektor II UMA, Siti Mardiana Wakil Rektor III Zulheri Noer dan Humas UMA, Asmah Indrawati. 

Sementara itu, Heri Kusmanto menambahkan, penilaian tim asesor BAN-PT tersebut juga menjurus kepada kebijakan pengelolaan PT, apakah sesuai dengan visi-misi kampus dan seberapa jauh capaian. “Dan penilaian tersebut tidak hanya dibuktikan lewat ucapan saja, tetapi disertakan dengan dokumen-dokumen yang membuktikan. Kemungkinan hasilnya akan diketahui sebulan lagi,” kata Heri.

Evaluasi kerjasama dngn institusi pendidikan lain juga menjadi penilaian tim asesor tersebut.Selain pengecekan,  tim asesor juga mengadakan pertemuan dengan para alumni. “Ada pujian soal kebersamaan yang terjalin di UMA. Selain itu pujan juga diberikan terkait ketiadaan konflik dalam internal UMA,” kata Heri.

Bahkan sehari berselang setelah kedatangan tim asesor, Ketua BAN-PT Mansyur Ramly juga mendatangi kampus I UMA untuk memantau aktifitas kampus sehat versi Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut tersebut. “Kunjungan tersebut kami nilai merupakan keingintahuan beliau untuk melihat bagaiamana PTS sehat tersebut. Ada dialog dengan pimpinan. Kami menilai dengan kunjungan kepala BAN-PT juga menunjukkan perhatiannya  ke UMA. Ini semakin meyakinkan kami,” ucapnya. 

Sementara Zulheri Noer menambahkan, pencapaian akreditas B meupakan penghargaan kategori baik kepada institusi Dengan begitu UMA bisa semakin dipercaya. “Penerimaan PNS juga mempertimbangkan akreditasi PT yakni minimal B. Akreditasi tersebut akan berlaku selama lima tahun,” kata Zulheri.***(CM03/Ucup)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *