Tips Tetap Fit Selama Puasa

  • Whatsapp

Puasa memang identik dengan tubuh lemas dan lelah, mengantuk, dan tidak bersemangat. Hal ini mungkin disebabkan karena asupan makanan yang berkurang, sementara aktivitas tetap dilakukan. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah, lemah, dan mudah sakit. 

Tips Tetap Fit Selama Puasa
Tips Tetap Fit Selama Puasa

Sahur dengan makanan tak berlemak. Saat sahur, hindari makanan berlemak karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman selama berpuasa. Sebaiknya konsumsilah makanan berkadar lemak rendah, tinggi karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, roti gandum, nasi beras merah, jagung, atau ubi, protein yang cukup seperti ayam, ikan, atau telur, serta  sayur-sayuran dan buah-buahan.  Dan jangan pernah melewatkan sahur.

Read More

Konsumsi serat  dari sayur atau buah. Konsumsi serat, baik dari sayur atau buah. Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi  sayuran dan buah secara teratur. Sayuran dan buah merupakan dua jenis makanan yang paling baik bagi tubuh manusia. Bila dimakan dengan cara yang benar, maka Sayuran dan buah akan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Sayuran dan buah merupakan alat untuk detoksifikasi dan penyedia gula alami. Sayuran dan buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting.  Vitamin dan mineral ini dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga tubuh dan tidak mudah terserang penyakit. Makan sayuran dan buah setiap hari juga bisa membersihkan tubuh dari racun dan membantu sistem pencernaan. Untuk itu, setiap hari kamu  perlu makan sayur dan buah yang cukup. Contoh sayur adalah bayam, kangkung, wortel, dan lain-lain. Contoh buah – buahan adalah : mangga, jeruk, pepaya, dan pisang.

Kurangi garam, MSG, dan bumbu penyedap. Hindari makanan atau minuman dengan kadar garam, MSG, atau bumbu penyedap yang banyak karena akan mempercepat rasa haus.

Hindari teh dan kopi saat sahur. Minum kopi, teh, atau minuman yang bersifat diuretik pada saat sahur membuat sering buang air kecil. Susu rendah lemak dapat menjadi salah satu pilihan menu sehat saat sahur.

Hindari mengonsumsi makanan berminyak. Makanan ini akan membuat sel darah merah menggumpal sehingga menyebabkan aliran oksigen menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya Kamu akan mengantuk pada siang hari.

Hindari langsung tidur setelah sahur. Tidur setelah sholat subuh juga berpengaruh terhadap kondisi badan yang menjadi tidak segar dan fit saat terbangun. Langsung tidur setelah sahur juga menyebabkan penimbunan lemak. Selain itu, akan cepat merasa lapar, menjadi tidak berenergi, dan cepat mengantuk di siang hari.

Berbuka puasa dengan makan secukupnya. Langsung memakan banyak makanan hanya akan membuat perut terasa sesak akibat lambung akan mengecil dan enzim-enzim pencernaan berkurang. Para pakar kesehatan menganjurkan untuk makan secara bertahap, mulai dari air putih beberapa teguk, sedikit makanan manis, dan selang minimal setengah atau satu jam baru makan besar.

Hindari porsi besar saat berbuka. Pada saat berbuka, jangan langsung menyantap hidangan dalam porsi besar. Disarankan untuk makan besar setelah salat Maghrib. Makan berlebihan saat buka akan mengakibatkan rasa tidak nyaman di lambung dan mengganggu pencernaan.

Jangan langsung berbuka dengan makanan manis. Konsumsi makanan manis saat kondisi perut yang kosong dapat memicu respon insulin yang tinggi, sehingga bereaksi menyimpan makanan sebagai lemak tubuh.

Olahraga. Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki selama 15-20 menit, sebaiknya dilakukan di malam hari.

Tidur siang. Jika tidur malam masih tidak mencukupi, luangkan waktu 20 sampai 30 menit untuk melakukan tidur di siang hari. Tidur siang yang singkat tapi berkualitas akan bantu memulihkan energi kamu.

Berbuka dengan air putih. Awali buka puasa dengan minum air putih. Lalu konsumsilah buah kurma bebas pemanis atau buah secukupnya. 

Pilih menu utama yang terdiri dari karbohidrat kompleks. Makanan pokok harus banyak mengandung karbohidrat (zat tepung). Misalnyal nasi, jagung, roti, singkong, sagu, nasi merah, ubi, spageti, atau bubur kacang hijau dengan gula aren. Karbohidrat sangat diperlukan oleh tubuh sebagai sumber tenaga, apalagi saat bulan puasa kamu harus beraktivitas dengan perut kosong selama 12 jam. Dari sumber tenaga ini, kita bisa melakukan segala aktivitas atau kegiatan. Ini disebabkan karena jenis karbohidrat ini lebih tahan lama dalam membuat gula darah stabil, sehingga mood dan energi pun menjadi lebih baik. 

Caranya, sehabis salat maghrib, makan makanan yang kaya karbohidrat kompleks seperti nasi beras merah, roti gandum utuh, ubi, atau kacang hijau, dan protein seperti dada ayam, daging, ikan, tempe, susu rendah lemak, serta sayur-sayuran. Akhiri dengan konsumsi 1sampai 2 butir suplemen multivitamin dan mineral untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

Hindari minuman dingin dan bersoda. Es dapat menahan rasa lapar sehingga hidangan yang lebih bergizi dan sangat diperlukan tubuh untuk memulihkan stamina tidak sempat disantap. Minuman bersoda hanya memberi rasa kenyang tanpa gizi dan keasamannya rendah sehingga mengganggu pencernaan.

Batasi aktivitas fisik. Ketika udara semakin panas dan terik, usahakan untuk beraktivitas di dalam ruangan yang dingin atau tempat teduh agar terhindar dari dehidrasi. Batasi pula aktivitas fisik agar Anda tidak mudah lelah.

Makan lagi setelah salat isya. Sesudah olah raga atau salat isya, konsumsilah 2 – 3 sendok makan madu atau beberapa butir kurma bebas pemanis. Tambahkan suplemen protein bila diperlukan. Pastikan minum 500 ml sampai1 liter air selama berolahraga. Makan lagi dengan menu sama seperti berbuka namun porsinya kecil atau sedang saja. Jika masih lapar, makanlah camilan sehat seperti kacang kulit atau kacang sangrai.

Hindari makanan terlalu pedas. Hindari juga makanan-makanan yang terlalu pedas, karena dapat mengganggu pencernaan.

Demikian informasi tentang Tips Tetap Fit Selama Puasa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia Ceritamedan.com.***(CM01/HS)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *