Rizal Cs Perkenalkan Bir Jawa di Medan

  • Whatsapp

Minuman kesehatan seperti Bandrek maupun Wedang Ronde yang hangat, telah ada di Medan. Selain itu, ada pula Bir Jawa. Sepintas, kata bir memang diidentikkan dengan minuman beralkohol. Namun, berbeda, bir Jawa adalah kuliner khas Keraton Kesultanan Yokyakarta yang dipercaya sebagai minuman kesehatan.

Rizal dan Agus Susilo foto bersama Bir Jawa di warung depan Musholla Al-Ikhsan
Kampung Nelayanm Belawan Medan.

Minuman kesehatan tersebut, selama 2 bulan terakhir ini, tengah dikembangkan oleh Rizal Nasution, yang sempat menempuh pendidikan di Yogyakata. Bersama rekanan peminat budaya lainnya di Medan, Ojax Manalu dan Agus Susilo, mereka memulai usaha tersebut dengan modal awal sebesar Rp 200.000. Sejauh ini dikatakannya, omset yang didapatkan yaitu berkisar antara Rp 3 juta – Rp 5 Juta per bulan.

Read More

Selama 2 bulan ini, per hari omset yang  diperoleh, kadang mencapai Rp 200.000 per hari dengan berjualan di 2 tempat, yaitu di Taman Budaya Sumatera Utara dan di warung depan Musholla Al-Ikhsan (Sanggar Teater Akar Bakau) Kampung Nelayan Belawan.

Pembelinya tutur Rizal, tentu saja para peminat budaya lainnya di dua lokasi tersebut. Hal tersebut katanya, juga bertujuan untuk membantu

finansial kegiatan komunitas seni, agar dapat berkarya lebih optimal yang pastinya membutuhkan sarana yang tak sedikit jumlahnya.

Selain di kedua lokasi dikatakannya, dia juga mempromosikan kuliner tersebut di acara-acara bertemakan budaya lainnya seperti Potret Boemi Poetera awal Juni lalu. Menyusul katanya, dia juga akan mencoba memasukkanya dagangannya ke beberapa bazaar.

Alasan lainnya mereka ingin mengembangkan kuliner khas tersebut di Medan, karena jika dilirik dari aspek bisnis ujar Rizal lagi, tentunya Bir Jawa sangat potensial untuk dikembangkannya di Medan karena sangat minim persaingan, bahkan nyaris 0%. Sehingga peluang pasarnya masih cukup besar.

Bir Jawa juga dipilih sebagai langkah awal penyelamatan kuliner yang hampir terlupakan. Pasalnya jelas Rizal, juga dipicu karena di tempat asalnya sendiri (Yogyakarta), Bir Jawa cukup sulit dicari, hanya beberapa tempat saja dalam hitungan jari yang menjualnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *