Lukis Inai, Azis Dapatkan Omset Rp5 Juta per bulan

  • Whatsapp

Sejak menekuni seni kaligrafi ketika di pesantren, Azis yang sangat tertarik pada hal-hal berbau seni, terutama seni lukis, berpikir bagaimana caranya untuk menyalurkan hobi, sekaligus menjadikan seni lukis itu sebagai ladang usaha. Akhirnya, setelah tamat dari pesantren, pelan-pelan ia membuka usahanya di tahun 2009 dengan modal awal Rp 200.000. Pasar pertamanya saat itu, sebutnya di Ramadhan Fair.

Lukis Inai, Azis Dapatkan Omset Rp5 Juta per bulan
Lukis Inai, Azis Dapatkan Omset Rp5 Juta per bulan

“Awalnya memang saya suka seni kaligrafi, lalu saya berpikir bagaimana caranya supaya kecintaan saya terhadap seni lukis itu sendiri dapat menghasilkan uang. Dengan modal yang minim dan bakat seni tadi, saya beranikan diri untuk membuka usaha ini,” ujar Azis.

Read More

Sejauh ini, Azis menekuni usahanya sendiri dengan menangani lukis inai di beberapa acara pernikahan. Untuk lukis inai di sepasang tangan dan kaki, Azis mematok harga senilai Rp 300.000 per orang. Selain itu, Azis juga bekerja sama dengan salah satu Wedding Organizer (WO) di kota Medan.

Dari WO sendiri, Azis mendapat omset Rp 5 Juta per bulan. Selain kedua teknik pemasaran di atas, sebut Azis, dia sangat menyukai bahkan lebih sering mengikuti pameran kreasi dan UKM.

“Selain bekerja sama dengan WO, saya juga menyukai acara pameran/bazaar. Tujuan saya, yang pasti untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas mengenai  lukis inai ini,” kata Azis lagi.

Usaha yang dia tekuni ini cukup membantu kehidupan keluarganya. Masih kata Azis, dia masih terus ingin menekuni bidang seni ini karena ini merupakan hobinya. Sebutnya lagi, dia juga menerima pekerjaan apapun yang berhubungan dengan seni lukis.

“Pekerjaan apapun tentang ukiran dan seni lukis, saya terima. Hitung-hitung untuk memperoleh pelanggan baru,” tutup Azis.***(CM02/PK)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *