Berwirausaha Itu Soal Semangat, Kreatifitas Dan Kemauan

  • Whatsapp

Seperti kata Pramoedya Ananta Toer “berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri, dan maju karena pengalamannya sendiri.” Mungkin sebagian dari kita khususnya anak muda zaman sekarang ini mendambakan yang namanya menjadi seorang young entrepreneur atau pengusaha muda, siapa yang tidak mau menjadi bos untuk dirinya sendiri? Dan lagi bukan hanya orang-orang yang berkutat di bidang ekonomi yang bisa menjadi pengusaha, malah kebanyakan pengusaha-pengusaha sukses sekarang dulunya tidak mengenyam bangku kuliah atau bahkan bangku pendidikan. 

Berwirausaha Itu Soal Semangat, Kreatifitas Dan Kemauan

Read More

Untuk bisa maju setidaknya sebuah negara memiliki 5% wirausahawan dari jumlah penduduknya dan menurut data terakhir Indonesia belum mencapai angka tersebut.

Berwirausaha yang baik adalah yang menjadi passion atau apa yang menjadi ketertarikan apa lagi hobi yang dinikmati lalu dijadikan bisnis akan lebih baik lagi karena tidak ada beban ketika menjalankannya, kalupun ada bisa dipastikan penyebabnya faktor eksternal atau yang berasal dari luar diri. Apa lagi di zaman yang serba modern dan mudah ini, jika tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya maka siaplah kita untuk menjadi bangsa yang dimakan zaman dan tetap menjadi konsumen sejati. 

Sampai kapan kita mau di juluki negara tong sampah dunia? Karena hampir semua yang di produksi negara lain selalu diterima dan seolah tidak ada keinginan untuk mampu menghasilkan sendiri, sayang jika sumber daya kita dimanfaatkan pihak asing sementara potensi anak mudanya yang kreatif sangat besar.

Hampir tidak ada alasan untuk tidak berwirausaha, mulailah selagi muda dan manfaatkan fasilitas yang diberikan orang tua sebaik-baiknya sebagai modal awal yang nantinya bisa menjadi alat bukti untuk membanggakan mereka. Berwirausaha itu bagaikan membesarkan seorang anak, bagaimana kita mendidik anak sejak kecil maka seperti itulah gambarannya ketika dewasa suatu usaha juga memiliki fase atau umurnya mulai dari lahir hingga fase mature atau pematangan tinggal lagi bagaimana seorang wirausahawan mengelolanya dengan baik bagaikan anak sendiri.

Untuk bermanfaat bagi orang lain juga mudah dengan wirausaha berarti sudah membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain karena tidak akan ideal bisnis yang mulai dari produksi hingga pemasaran di kerjakan sendiri. Adam Smith pernah mengatakan “right man in the right place”, carilah orang-orang yang mampu membantu di bagian yang Anda kurang kuasai dan yang pasti pula harus memiliki visi sama dengan bisnis Anda karena dengan orang-orang sevisi akan lebih mudah memotivasinya selain motivasi insentif.

Menurut Putra seorang mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU (FEB-USU) memang idealnya memulai dan menjalankan bisnis itu sesuai dengan apa yang menjadi hobi kita dengan begitu tidak akan ada yang namanya kendala dari faktor internal seperti kemampuan manajerial, semangat, dan motivasi kerja tetapi untuk faktor eksternal yang sulit dihindari tetap akan ada namun, hal itu kembali lagi kepada diri wirausahawannya yang harus mampu menghadapi faktor tersebut dengan bijak dan arif.

Mulailah berbisnis, lihat apa yang menjadi kebutuhan pasar, manfaatkan peluang, dan selebihnya terserah Anda mau dibawa kemana bisnis itu nantinya.***(CM04/Daely)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *