FKIP UMSU Latih Guru SMKN 1 Medan Program UN CBT

  • Whatsapp

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terus meningkatkan kerjasama dengan sejumlah sekolah di Medan dan DeliSerdang. 

Kerjasama dimaksud yakni kesiapan dosen-dosen UMSU melatih guru-guru untuk membuat soal-soal berbentuk online sebagai langkah mendukung program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni  ujian nasional (UN)  Computer Based Test (CBT) yang ke depan akan semakin ditambah kepesertaan sekolah. 

Read More

Salah seorang mahasiswa observasi prodi Matematika FKIP UMSU didampingi Dekan Elfrianto menyerahkan jam kepada Kepala SMKN 1 Medan Dra Asli br Sembiring, kemarin

Demikian disampaikan Dekan FKIP UMSU, Elfrianto, MPd saat meninjau pelaksanaan observasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMSU sekaligus pengenalan program pembelajaran edmodo kepada siswa SMK Negeri 1 Medan, Jalan Sindoro Medan, kemarin.

Dia mengatakan, observasi ke sekolah sering dilakukan dosen-dosen FKIP UMSU dan sudah dua tahun ini mata kuliah Profesi Kependidikan mengagendakan observasi ke sekolah untuk melihat bagaimana teori dan prakteknya di lapangan khususnya pembahasan kepemimpinan kepala sekolah dan keprofesionalan manajemen sekolah. 

“Adik-adik hari ini bisa melihat dan belajar langsung bagaimana teori dan praktek khususnya terkait kepemimpinan dan manajemen sekolah. Pengalaman kepala SMK Negeri 1 Medan, Dra. Asli Br Sembiring, MM bisa dijadikan motivasi untuk terus giat belajar,” katanya. 

Terkait pengenalan program pembelajaran edmodo, katanya baru pertama kali sebagai bentuk dukungan FKIP UMSU terhadap program UN CBT yang digalakkan pemerintah saat ini. “Kalau hari ini siswanya dikenalkan dan dilatih untuk menjawab soal-soal berbentuk online.Ke depan, guru-gurunya kita latih dan FKIP UMSU siap membantu,” ujar Elfrianto yang sudah 8 tahun menjadiWakil Dekan 1 FKIP UMSU bidang akademik.

Kepala SMKN 1 Medan, Dra. Asli br Sembiring, MM menyambut baik adanya pengenalan program Edmodo kepada siswa. Meskipun di sekolah tahun ini belum menerapkan UN CBT. Tetapi, tahun 2016 direncanakan akan menjadi salah satu penyelenggara. 

“Siswa terlihat sangat senang ketika dilatih menjawab soal-soal latihan berbasis komputer dan terkoneksi dengan internet. Langkah kita ke depan bagaimana FKIP UMSU bisa melatih gurunya akan juga memberikan soal-soal serupa. Apalagi, program ini sangat selaras dengan rencana pemerintah yang nantinya akan mengganti UN Paper Based Test (PBT) yang konvensional ke UN CBT,” ucapnya.

Dalam kepemimpina, lanjutnya, dirinya merupakan satu-satunya dari 13 kepala SMK di Kota Medan yang wanita. Sedangkan 12 lainnya pria. 

Menurutnya, menjadi kepala sekolah sudah diemban sejak dirinya 5 bulan tamat menempuh pendidikan di IKIP Medan yang kini menjadi Universitas Negeri Medan (Unimed). 

Selama memimpin SMK Negeri 1 Medan, banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari pembenahan SDM guru, perbaikan sarana prasarana dan peningkatan prestasi siswa. “Tetapi semua tantangan tersebut bisa dilewati dan saat ini rasa kekeluargaan antara guru, pegawai, siswa sangat besar. Ibaratnya sudah menjadi keluarga sendiri yang kini bersama-sama siap memajukan SMK Negeri 1 Medan menjadi sekolah yang sangat diminati masyarakat,” ujarnya. 

Pantauan di lapangan, sekitar 11 siswa mengikuti pengenalan program edmodo yang selaras dengan UN CBT. Terlihat siswa begitu antusias menjawab soal latihan matematika secara online. Mereka menjawab satu per satu soal dan bagi yang terbaik mendapat cinderamata dari mahasiswa FKIP UMSU.***(CM03/Ucup)  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *