Ciri Hubungan Asmara yang Tidak Seimbang

  • Whatsapp

Bila segala hal dalam hidup membutuhkan keseimbangan, maka begitu juga dalam hal percintaan. Namun terkadang sesuatu yang kita harapkan dalam sebuah hubungan tidak berjalan baik sebagaiman mestinya. Bila sudah begini, masihkah kamu ingin mempertahankan suatu hubungan?

Ciri Hubungan Asmara yang Tidak Seimbang
Ciri Hubungan Asmara yang Tidak Seimbang
Foto: wolipop.detik.com

5 hal yang perlu kamu waspadai terhadap hubungan percintaanmu

• Ada rasa tak percaya

Jika salah satu dari kalian sudah mengalami krisis kepercayaan terhadap pasangan, maka baiknya perbaiki lagi hubungan kalian. Saling percaya memang bukanlah hal yang mudah dalam hubungan asmara. Apalagi bila salah satu sudah mengkhianati pasangannya.

Mulai saling tidak percaya, berarti sudah waktunya bagi kalian untuk introspeksi, atau justru mengakhiri hubungan yang sudah tidak baik ini.

• Salah satu memaksa pasangan untuk membuktikan cintanya

Bila  salah satu dari pasangan sudah memaksa pasanyanya untuk membuktikan cinta, ini pertkamu bahwa ada yang tidak beres dengan hubungan kalian. Ketika salah satu dari pasangan mulai terobsesi pada pembuktian cinta pasangannya, mungkin saja kamu atau pasanganmu mendapati sesuatu yang mengganjjal dalam hati, yang membuat kalian berpikir atau memaksa pasangan untuk membuktikan cinta.

Bila kamu atau si dia kamu sudah yakin dengan perasaan pasangan, tentu kamu tidak butuh lagi pembuktian cinta dari pasangan.

• Tidak saling jujur

Kamu mulai enggan untuk berkata jujur karena takut membebani pikiran pasangan, takut ia tersinggung, takut berdebat dengannya, lalu bagaimana kalian bisa untuk saling berbagi perasaan? Kalau salah satu tidak bisa mengungkapkan pikiran terhadap pasangannya, berarti itu bukan lagi hubungan yang seimbang.

• Banyak pertengkaran

Jika dalam hubungan kamu sering timbul pertengkaran kecil yang diperbesar, tanpa kamu sadari, ini adalah salah satu tanda peringatan hubungan yang tidak sehat. Saat menjalin hubungan asmara, seharusnya ada sesuatu yang menyenangkan, yang membuat kalian berdua bisa nikmatinya bersama.

• Saling menghina

Saat salah satu atau kedua pasangan sudah melontarkan kata-kata yang bernada menghina, tentu saat baikan kata-kata itu menjadi tidak enak untuk diingat. Apalagi bila hinaan itu terdengar sangat menyakitkan dalam hati pasangan.  Cobalah saat bertengkar jangan mengucapkan kata-kata hinaan, memaki, atau sejenisnya.

• Kritik

Ini tidak baik untuk kelangsungan hubungan Kalian. Jika ingin memberikan kritikan, lakukan di saat yang tepat dan jangan dengan nada yang menyakitkan hati pasangan. Usahakan kritik tersebut juga bersifat membangun untuk perbaikan dirinya. Jangan membuatnya berpikir bahwa kamu tidak menerimanya apa adanya.

• Menghindari masalah

Jika salah satu dari kalian lebih suka menghindari masalah dari pada menyelesaikannya bersama, maka kapan masalah kalian akan selesai? Diskusikanlah masalah yang sedang Kamu hadapi bersamanya, dan cari solusi yang tepat.

• Tidak menjadi diri sendiri

Bila tidak menerima pasangan apa adanya adalah kesalahan, maka tidak menjadi diri sendiri adalah kesalahan fatal yang mungkin akan kamu sesali nantinya. Tidak menjadi diri sendiri berarti membelenggu pribadimu yang sebenarnya. Kamu tidak boleh kehilangan jati diri dalam suatu hubungan.

• Tidak menerima restu Keluarga

Hubungan yang tidak menerima restu keluarga adalah hubungan yang sulit untuk dijalani. Ini akan jadi boomerang dalam hubungan kalian. Jika kalian memang saling mencintai, coba yakinkan keluarga untuk menerima hubungan itu.

• Perasaan bersalah

Perasaan bersalah adalah sebuah kekecewaan dalam diri seseorang. Entah itu karena kamu melakukan kesalahan dalam hubungan kalian, atau hubungan itu lah yang membuatmu merasa bersalah. Coba lagi pikirkan dengan hati dan pikiran jernih. Cari solusi terbaik untuk memecahkan kerisauan dan kekecewaanmu.

Hubungan yang tidak seimbang, tentu tidak asyik untuk dijalani, terlebih jika itu adalah kesalahan yang besar. Berusaha jujur dan saling percaya, adalah kunci suatu hubungan.***(CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *