Prospek Bagus, Bisnis Kreasi Bunga Akrilik

  • Whatsapp

Sebagai kota besar ke 3 se-Indonesia, Kota Medan memang dihuni oleh banyak pekerja yang kurang memiliki banyak waktu untuk menciptakan kreasi untuk dekorasi rumahnya sendiri. Banyak orang Medan yang menyukai keindahan tersebut namun tak memiliki kesempatan, rela mengeluarkan biaya yang tak terlalu mahal untuk dekorasi tersebut.

Bunga Akrilik
Foto: Elida Wati dan berbagai bunga kreasinya dipasarkan Rp.10.000-Rp.25.000

Setelah melihat kenyataan yang begitu signifikan, akhirnya di tahun 2010, Elida Wati warga Jalan Klambir V, menangkap prospek tersebut dan menjadikan hobinya dalam membuat kreasi bunga berbahan akrilik menjadi usaha yang mendatangkan omset mencapai Rp20 juta per bulan.

Read More

“Orang Medan kadang banyak yang sibuk bekerja di luar rumah. Dari situ saya memperoleh ide bagaimana mengembangkan hobi saya sebagai bisnis. Akhirnya dengan modal awal sekitar Rp 500.000, saya membuat berbagai macam bunga,” katanya.

Sampai saat ini kata dia, dia masih menjadi Binaan Bank Sumut yang membantunya memperoleh banyak ide maupun pelanggan. Pun katanya, bagi binaannya, Bank Sumut mengajarinya untuk memasarkan kreasinya tersebut di Facebook Elida Wati dan blog www.bungabungaelida.blogspot.com. Kata dia, banyak pelanggannya yang diperoleh dari memanfaatkan teknologi internet tersebut.

“Alhamdulillah sekali, sejak dipasarkan melalui internet, pesanan semakin banyak. Tak jarang, pesanan datang dari berbagai kota di Sumut seperti Sibolga, beberapa kota di Aceh, bahkan sampai ke Pekan Baru,” lanjutnya.

Dalam menangani proses pembuatannya, Ida masih mengerjakannya sendiri di rumah, karena menurutnya, dia lebih puas menciptakan hasil kreasi bunga yang dijual seharga Rp 10.000 – Rp 25.000 per batang tersebut. Pun katanya, hal itu dilakukan karena dia tak mau mengecewakan calon pelanggan-pelanggan yang sudah mempercayai hasil karyanya. 

Untuk kedepan katanya lagi, Ida yang juga membuat kreasi bros. Akan membuka sebuah toko yang berlokasi di sekitaran kota agar calon pelanggan lebih mudah melihat karyanya, maupun pelanggan lama yang tinggal maupun beraktivitas di seputaran kota.

“Sampai saat ini, saya masih tetap mau mengurus segala sesuatunya sendiri, mulai dari proses pembuatan bahkan sampai pengepakan bila ada pesanan ke luar kota. Mungkin nanti akan saya buka toko juga. Sekarang sedang mencari-cari lokasi,” paparnya.***(CM02/@perempuankopi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *