Nilai 100 Untuk Lokakarya Program USAID di Tobasa

  • Whatsapp

Ahmad Rizali, Staff Khusus Mentri Pendidikan RI : Saya Beri Nilai 100 Untuk Lokakarya Keberhasilan Program USAID di Tobasa.

Nilai 100 Untuk Lokakarya Program USAID di Tobasa

Read More

Setelah setahun mengimplementasikan program-program USAID PRIORITAS, sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS di Kabupaten Tobasa yang terdiri dari 16 SD/MI dan 8 SMP/MTs) telah siap menunjukkan keberhasilan program. Keberhasilan inilah yang dipamerkan hari ini (22/04) di Tio Convention Hall, Serenauli Hotel, Laguboti dalam acara Lokakarya Keberhasilan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Toba Samosir. Dalam acara lokakarya ini sekolah-sekolah yang sudah mengalami peningkatan mutu pendidikan dasar memamerkan praktik-praktik yang baik (best practices) beserta dengan produk pembelajaran berbasis K13. 

Selain pameran tentang keberhasilan pembelajaran lewat presentasi siwa dan stand pameran program pembelajaran, dipamerkan juga hasil capaian Program Penataan dan Pemerataan Guru (PPG) yang sudah dilakukan oleh dinas pendidikan (Diknas) Tobasa bersama-sama dengan USAID PRIORITAS. USAID PRIORITAS dalam kerja sama memajukan mutu pendidikan di Tobasa, juga membantu Diknas Tobasa melaksanakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 menteri tahun 2011 tersebut tentang PPG. Kemitraaan USAID PRIORITAS dengan Pemkab Tobasa sendiri dimulai sejak Oktober 2013.

Plt. Bupati Kabupaten Tobasa, Liberty Pasaribu, SH, MSi, yang mengikuti rangkaian acara lokakarya ini mengatakan bahwa misi ketiga Kab Tobasa adalah mengembangkan sumber daya manusia. Liberty Pasaribu mengatakan pemerintah daerah Tobasa menyadari hanya dengan pendidikanlah masa depan anak-anak Tobasa bisa terjamin. Apalagi sumber daya alam Tobasa sangat terbatas. “Karena itu ketika kami mendapat kabar tentang USAID PRIORITAS yang membawa pendidikan kelas dunia ke banyak daerah di Indonesia, kami sangat menyetujui dan meminta agar Kabupaten Tobasa mendapatkan dukungan program ini. Kesempatan yang baik ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setelah 1,5 tahun sudah menunjukkan banyak perubahan di sekolah mitra. Keberhasilan program ini sangat besar manfaatnya bagi Kabupaten Tobasa,” kata Liberty Pasaribu. 

Staff Khusus Menteri Pendidikan RI, Ahmad Rizali yang datang khusus dari Jakarta untuk menghadiri lokakarya ini dalam penilaiannya mengatakan berdasarkan kriteria yang dicanangkan menteri pendidikan, sekolah yang baik itu adalah sekolah yang bisa menjadi seperti taman bagi muridnya, aman dan menyenangkan, pembelajaran yang disampaikan juga harus kontekstual, bermakna, dan relevan. Sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS yang hari ini melakukan presentasi sekaligus pameran menurut penilaiannya telah memenuhi semua kriteria itu. “Apalagi sampai sudah lewat jam makan siang, para pejabat daerahnya, Plt. Bupati, Sekda, Kepala Dinas, Ketua Komisi E DPRD Sumut, dan semua peserta lokakarya tetap mengkikuti acara. Menurut saya ini mengagumkan. Saya berikan nilai 100 pada Lokakarya Keberhasilan Program USAID PRIORITAS di Kabupaten Tobasa ini,” kata Ahmad Rizali. 

Selanjutnya Ahmad Rizali memberikan masukan kepada seluruh perangkat pendidikan di Tobasa agar membagikan (diseminasi) keberhasilan programini kepada daerah-daerah lain. “Bantulah kabupaten sekitar dengan tenaga-tenaga ahli yang ada,” kata Ahmad Rizali. Ia juga berharap agar program ini bisa terus berlanjut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada tim dari USAID PRIORITAS yang sudah bekerja di sekian banyak propinsi dan kabupaten kota. Mudah-mudahan bisa berkembang terus,” ucapnya. 

Selain perwakilan Kemendikbud, lokakarya juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Tobasa, Sekda Tobasa, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Perwakilan Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Perwakilan Kementrian Agama Jakarta, Perwakilan Kantor Gubernur Sumut, Perwakilan Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara, Komisi C  DPRD Toba Samosir, SKPD di lingkungan. Tobasa, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Provinsi Sumatera Utara, dan Direktur USAID PRIORITAS. 

Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun yang didanai oleh United States Agency for International Development (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia. Di Sumatera Utara Program USAID PRIORITAS bekerja di 15 kabupaten/kota (Medan, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Labuhan Batu, Tapanuli Utara, Toba Samosir (Tobasa), Tapanuli Selatan, Sibolga, Nias Selatan, Serdang Bedagai, Labuhan Batu Utara, dan Humbang Hasundutan). ***(CM/PR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *