Cara Gerakan Push Up yang Benar

  • Whatsapp

Push Up adalah salah satu tekhnik olahraga untuk membesarkan otot-otot lengan, tangan, dan perut. Push up yang sederhana tidak memerlukan peralatan berat.  Push up hanya mengkamulkan berat badan dan lengan kamu sendiri. Latihan Push up dapat kamu lakukan di mana saja, asalkan ada permukaan yang keras dengan cukup ruang bagi kamu untuk berbaring secara datar. Push Up bisa dilakukan di kamar, ruang kecil, lapangan, atau tempat olahraga. Sebaiknya push up dilakukan pada pagi dan sore hari, dan untuk para pemula, sebaiknya melakukan push up dengan bertahap-tahap agar menghindari cidera.

Cara Gerakan Push Up yang Benar
Cara Gerakan Push Up yang Benar
Gambar : confitdent.com

Beberapa Macam Push Up 

1. Push Up di dinding

Push up dinding sangat cocok bagi pemula. Cara melakukannya dengan berdiri di depan dinding yang datar, lalu letakkan kedua telapak tangan kamu di depan dinding. Lalu bengkokkan lenganmu dengan memajukan badan ke depan dinding. Lakukan dengan sebanyak-banyak mungkin, jika sudah terbiasa, coba lakukan gerakan puluhan kali. Selanjutnya, coba lakukan dengan tekanan pada setiap gerakan, dan cobalah setiap gerakan lakukan push up dengan satu tangan.

2. Push up berlutut

Push up cara ini menggunakan lutut sebagai tumpuan. Push up menggunakan lutut lebih berat dibandingkan dengan push up di dinding. Posisikan tubuh kamu layaknya Push up yang benar, namun jadikan lutut kamu sebagai tempat tumpuannya. Letatkan tangan kamu di lantai lurus dengan wajah ke depan dan kaki kamu disilangkan. Turunkan dada kamu dengan perlahan ke dekat lantai, lalu kembali ke posisi semula. Dan ulangi sebanyak-banyaknya bila kamu sudah terbiasa.

3. Push Up Sempurna

Sebaiknya lakukan push up jenis ini tanpa menggunakan alas, karena akan lebih baik jika lakukan langsung di depan lantai. Letakkan tangan di lantai dengan posisi terbuka selebar bahu kamu. Kaki bertumpu pada ujung jari kaki kamu, hingga tubuh berposisi lurus sempurna. Dan jangan ada posisi atau bongkong kamu menonjol ke atas. Turunkan bahu kamu sampai membentuk siku 90 derajat. Kemudian dorong bahu dan lengan hingga lurus ke depan dengan sambil mengambil nafas. 

Push up lanjutan

Lakukan push up bertepuk tangan. Dorong tubuh dari lantai dengan kekuatan yang cukup agar kamu bisa bertepuk tangan ketika berada di udara. Ini dapat dilakukan sebagai latihan plyometric. 

Lakukan push up berlian. Dalam posisi plank, tempatkan kedua tangan di bawah tubuh dalam bentuk berlian. Sekarang lakukan push up dengan tangan berbentuk berlian ini. ini secara signifikan membutuhkan kekuatan lengan yang lebih besar. 

Lakukan push up kalajengking. 

Mulailah melakukan push up standar atau variasi push up dasar. Setelah kamu selesai menurunkan tubuh, angkat satu kaki dari lantai dan tekuk lutut ke arah belakang dan samping. Lakukan beberapa set untuk tiap-tiap kaki, atau lakukan secara bergantian di antara kedua kakimu. 

Lakukan push up spiderman. 

Lakukan push up standar atau variasi push up dasar. Setelah selesai menurunkan tubuh, angkat satu kaki dari lantai dan tarik lutut ke samping mengarah ke bahu. Lakukan beberapa set untuk masing-masing kaki, lakukan secara bergantian di antara kedua kaki. Jika dilakukan dengan benar, ini akan melibatkan bagian tengah tubuh selain tubuh bagian atas. 

Lakukan push up satu tangan. 

Posisikan kaki lebih lebar daripada posisi normal (untuk keseimbangan), letakkan salah satu lengan di punggung, dan teruskan dengan melakukan push up menggunakan satu tangan.

Lakukan push up dengan buku jari. 

Bukannya menggunakan telapak tangan, bebankan berat badan pada tinju, menggunakan dua buku jari pertama dari masing-masing tangan. Ini membutuhkan kekuatan yang lebih besar pada lengan dan pergelangan tangan, dan merupakan cara yang baik untuk mengkondisikan buku-buku jari untuk tinju atau bela diri. 

Lakukan push up dengan jari. 

Jika kamu sangat kuat, kamu dapat mencoba melakukan push up hanya dengan menggunakan jari-jari saja, bukan dengan telapak tangan. 

Lakukan push up dengan kaki yang lebih tinggi. 

Kamu bisa meningkatkan kesulitan push up dengan menempatkan kaki sedikit lebih tinggi. 

Manfaat Push Up

Mengencangkan Otot

Melakukan push up yang baik dan benar akan mengencangkan otot-otot kamu. Bila kamu secara rutin melakukan push-up, kamu dapat membentuk dan mengencangkan otot bahu, lengan, juga dada dalam waktu yang bersamaan. 

Menambah vitalitas dan kekuatan

Repetisi push-up yang teratur, misalnya 50 hingga 100 kali sehari, akan memperbaiki kebugaran dan membuat lengan kamu jauh lebih kuat. Dengan begitu, kamu pun bisa tampil lebih percaya diri dalam beraktivitas.

Membakar lemak dan kalori

Push-up yang repetitif sangat menguras tenaga. Tenaga yang kamu pakai untuk push up diambil dari kalori dan lemak dalam tubuh. Untuk itu, push up dapat menjadi pilihan yang baik untuk membakar kalori di tubuh.

Menambahan kekuatan otot inti tubuh

Push up melatih seseorang untuk meluruskan tulang belakang. Selain itu, gerakan push-up, yang naik dan turun, memengaruhi perubahan beban otot-otot di sekitar perut, sekaligus melatihnya.

Perbaikan massa tulang

Push up membantu kamu untuk menguatkan tulang, sepertu tulang pergelangan, siku, lengan, juga bahu. 

Meningkatkan metabolisme

Push up, menstimulan beberapa otot secara simultan, mendorong jantung agar memompa darah ke bagian-bagian tubuh tertentu. Selain itu, push-up juga melatih pernapasan, yang meningkatkan masuknya oksigen ke tubuh dan meningkatkan hormon pertumbuhan HGH.

Meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh

Rajin melakukan push up dapat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Testosteron ini berfungsi mencegah risiko diabetes, hipertensi, dan obesitas. 

Melakukan olahraga push up tentu tidak dengan biaya bila kamu melakukannya di rumah. Kamu bisa melakukan olah raga ini di pagi atau sore hari secara rutin untuk meningkatkan stamina tubuhmu. Semoga bermanfaat! (CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *