IBX5A49C9BC313D6 Tempat Wisata di Turki – Mengapa Harus Mengunjungi Turki? – Cerita Medan

Tempat Wisata di Turki – Mengapa Harus Mengunjungi Turki?

Akhir-akhir ini negara Turki tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan wisatawan seluruh dunia. Apa sebab Wisata Turki menjadi salah satu destinasi favorit? Sebagai orang awam, dulunya saya hanya mengetahui sisi menarik Turki berdasarkan sejarah panjang negara tersebut. Namun ketika saya berkesempatan mengunjungi langsung negara Bulan Bintang tersebut, ternyata banyak sekali hal-hal menarik yang ditemui di sana. Sejak tahun 1970-an banyak wisatawan yang singgah ke Turki dalam perjalanan menuju ke tujuan lainnya. Kini, keindahan bumi Turki telah mampu menyedot perhatian penikmat jalan-jalan di seluruh dunia yang menjadikannya sebagai destinasi utama.

Tempat Wisata Turki

Bila dilihat dari sisi sejarah, Turki kaya akan peninggalan bersejarah dari berbagai kekaisaran yang pernah berkuasa disana. Pergantian kekuasaan dimulai sejak dari kekaisaran Romawi, Bizantium, Selcuk, hingga kekaisaran Ottoman. Wah, kebayang kan begitu banyak peninggalan bersejarah dari masing-masing penguasa terdahulu. Dan karena pergantian kekuasaan inilah maka kota Istanbul juga mengalami beberapa kali perubahan nama, mulai dari nama Bizantium, lalu berubah menjadi Konstantinopel saat pemerintahan Kaisar Constantine, sampai akhirnya berubah menjadi Istanbul ketika Dinasti Ottoman berkuasa.

Selain sejarah panjang Turki yang menarik bagi sebagian wisatawan yang berkunjung ke sana, jejak perkembangan sejarah agama Islam maupun Kristen juga memperkaya cerita sejarah negara ini.

Keunikan Turki sendiri ditandai dari letaknya yang berada di 2 (dua) benua yakni benua Asia dan Eropa yang keduanya dipisahkan oleh Selat Bosphorus. Dua lempengan benua ini  dihubungkan oleh jembatan Bosphorus sepanjang 1.074 meter yang sangat megah dan indah bila dilihat pada malam hari. Bayangkan saja, Istanbul adalah satu-satunya kota di dunia yang berada di dua sisi benua yang berbeda namun mudah dilalui. Unik sekali kan?  Dan sebagai negara yang berada di 2 (dua) benua maka kebudayaan Turki juga merupakan perpaduan budaya barat dan timur. Bagi wisatawan sendiri, perpaduan suasana Eropa maupun Asia bisa dirasakan sekaligus dalam satu kesempatan.

Secara geografis Turki juga diapit oleh 4 (empat) laut yakni Laut Hitam, Laut Mediterania, Laut Marmara dan Laut Egean, serta berbatasan langsung dengan Azerbaijan, Armenia, Yunani, Bulgaria, Georgia, Syria dan Irak.

Salah satu daya tarik Turki lainnya adalah kemudahan wisatawan untuk berkunjung kesana. Walaupun pada kesempatan liburan ke Turki saya menggunakan jasa travel agent, namun untuk menuju kesana tidaklah sulit. Sebagai syarat masuk, Turki memberlakukan sistem Electronic Visa atau dikenal dengan istilah e-Visa. Untuk keperluan berlibur selama  tidak lebih dari 30 hari, kita bisa mengurus e-Visa secara mandiri melalui website resminya : https://www.evisa.gov.tr/en. Proses pengurusan e-Visa ini terbilang mudah dan cepat, sehingga calon wisatawan pun semakin banyak berkunjung ke Turki.

Sebagai salah satu negara yang memiliki 4 (empat) musim, Turki memiliki daya tarik bagi siapapun yang akan berkunjung kesana, terutama bagi wisatawan Indonesia sendiri. Kapan lagi bisa merasakan musim dingin dan bermain salju seperti saat saya mengunjungi Turki bulan Desember 2014 lalu kan? Bagi orang Indonesia, bisa bepergian ke negara 4 (empat) musim menjadi sesuatu yang istimewa, karena Indonesia hanya memiliki 2 (dua) musim saja.

Kemudahan penerbangan menuju Turki dengan berbagai pilihan maskapai seperti Turkish Airlines, Qatar Airways, dan Emirates membuat wisatawan terutama dari Indonesia tak sulit bila ingin berkunjung kesana. Bila tiba di Istanbul, berbagai moda transportasi juga mudah ditemui seperti trem, metro, bus, minibus, kapal feri, hingga taxi. Berbagai petunjuk arah juga terbilang cukup jelas. Dan kebanyakan warga Turki bisa berbahasa Inggris dengan cukup baik terutama di tempat-tempat wisata.

Warga Turki terkenal ramah kepada wisatawan. Mereka juga tak segan-segan menyuguhkan minuman teh khas Turki yang disebut Cai kepada tamu atau bahkan pengunjung toko. Dan apabila mereka terkesan dengan seseorang, maka tepukan ramah nan hangat akan mendarat di bahu kita, tak peduli itu wanita maupun pria. Hal ini membuat turis merasa diterima dengan baik oleh warga lokal. Mungkin ini juga menjadi salah satu daya tarik mereka terhadap wisatawan yang datang kesana.

Bagi sebagian orang, bepergian ke negara Eropa lain terbilang cukup mahal. Namun bila berkunjung ke Turki yang notabene bagian dari Eropa juga, tak sampai menghabiskan biaya banyak. Mata uang Turkish Lira (TL) juga tak memiliki perbedaan nilai tukar yang terlampau tinggi. Saat saya berada di Turki beberapa bulan lalu, nilai tukar mata uangnya TL 1 = IDR 5.700. Tak terlalu mahal kan, bahkan bila dibandingkan dengan mata uang Singapore Dollar sekalipun yang nyaris mencapai angka IDR 10.000 per Dollar-nya.

Hal penting lainnya yang membuat Turki memiliki daya tarik adalah penduduknya yang mayoritas beragama Islam, membuat faktor makanan menjadi mudah bagi wisatawan muslim yang berkunjung kesana. Saya yang juga muslim merasakan sendiri kemudahan untuk membeli makanan di Turki sebab semua makanan disana HALAL. Citarasa makanannya juga bisa diterima bagi lidah orang Indonesia. Walaupun makanan utama mereka bukanlah nasi, namun di beberapa kesempatan saya sempat mencicipi nasi ala Turki yang disajikan.

Daya tarik utama yang membuat wisatawan ingin berkunjung ke tanah Ottoman ini adalah tempat-tempat wisatanya yang sangat indah. Pengalaman saya saat berkunjung ke beberapa kota di Turki, ada 2 tempat yang sangat indah yakni Istanbul dan Cappadocia.

Ankara

Istanbul adalah kota tersibuk di Turki selain Ankara. Walaupun Ankara merupakan ibukota negara ini namun pesona Istanbul tak pernah pudar. Salah satu kota terindah di dunia yang terkenal dengan sebutan kota 1000 masjid ini konon dibangun diatas 7 (tujuh) bukit. Wow… terbayang kan luar biasanya peninggalan sejarah dunia di tempat ini.

Blue Mosque

Beberapa peninggalan sejarah di Istanbul yang wajib dikunjungi adalah Blue Mosque (Sultanahmet Camii). Masjid ini adalah satu-satunya masjid di Istanbul yang memiliki 6 buah menara. Turis diizinkan masuk ke tempat ini dengan berpakaian sepantasnya.

Interior Blue Mosque

Menyaksikan interior Blue Mosque membuat saya berdecak kagum, karena tersusun dari kepingan keramik biru yang sangat indah. Benar-benar sebuah masterpiece !

Interior Hagia Sophia

Berseberangan dengan Blue Mosque terlihat kemegahan bangunan Hagia Sophia (Aya Sofia). Bangunan ini seolah menjadi ikon dari kota Istanbul. Hagia Sophia pernah menjadi  sebuah basilica ortodoks yang lalu berubah fungsi menjadi katedral Katolik. Kemudian bangunan ini menjelma menjadi masjid, lalu sempat ditutup dan saat ini bisa dikunjungi oleh siapapun karena telah menjadi sebuah museum. Yang sangat unik disini  adalah kita bisa menyaksikan lukisan kaligrafi Islam terletak berdampingan dengan lukisan religius Kristen di langit-langit bangunan.

Topkapi Palace

Bangunan yang tak kalah menarik di Istanbul yakni Topkapi Palace. Ini merupakan kompleks istana yang memiliki 3 lapisan yang ditandai dengan 3 buah gerbang masuk yang dibuat sedemikian rupa agar keamanan sultan dan keluarganya tetap terjaga.. Di tempat ini pula kita bisa menyaksikan berbagai peninggalan Nabi Muhammad SAW termasuk peninggalan beberapa orang Nabi sebelumnya (seperti tongkat Nabi Musa AS, pedang Nabi Daud AS dan lain-lain). Tempat ini memang istimewa, sehingga tak heran wisatawan berbondong-bondong memadatinya setiap hari.

Grand Bazaar

Pernah merasakan masuk ke dalam sebuah pasar yang sangat luas menyerupai labirin? Disini tempatnya, karena pengalaman berbelanja di Grand Bazaar yang merupakan pasar kuno tertutup terbesar di dunia sangat mengasyikkan. Selain Grand Bazaar kita juga bisa mengunjungi Spice Bazaar yang merupakan pasar penjualan rempah-rempah. Bagi yang suka suasana modern, pusat perbelanjaan Taksim Square tak mungkin dilewatkan. Deretan butik-butik ternama sepanjang jalan mampu memuaskan selera belanja para shoppers.

Cerita tentang Istanbul memang tak ada habisnya, namun jangan lupa untuk mengikuti Bosphorus Cruise yang akan membawa kita berkeliling menggunakan kapal feri dan melihat beberapa lokasi bersejarah di sepanjang Bosphorus.

Cappadocia

Wisatawan yang berkunjung ke Turki tak akan melewatkan kesempatan untuk melihat keindahan Cappadocia. Aliran lava yang bertumpuk akibat letusan gunung berapi yang terjadi beberapa abad lalu menghasilkan formasi bebatuan yang beragam dan sangat unik. Berada disana seolah kita sedang ada di sebuah negeri dongeng.

Hot air balloon di Cappadocia

Hot Air Ballooning menjadi pilihan untuk menikmati keindahan Cappadocia yang konon merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Dan saya sudah mencobanya ! Benar-benar pengalaman yang mengesankan.

Masih banyak lagi tempat wisata Turki yang menarik lainnya berada di kota-kota lain juga telah saya kunjungi seperti Canakkale, Kusadasi, Ephesus, Pamukkale, Konya, Ankara dan Bolu.

Kota Tua Ephesus

Salju di kota Bolu

Selama berada di Turki saya juga menulis di blog pribadi saya : Perjalanan Menuju Istanbul, Turki. Berbagai pengalaman menarik bisa kita peroleh karena alam Turki sangat komplit. Kita bisa menyaksikan keindahan lansekap, pantai-pantainya,  menikmati keindahan kota berikut peninggalan sejarah yang ada, dan hal itu menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Saat musim dingin, wisatawan berbondong-bondong mencoba permainan ski di Bursa. Dan bila musim semi tiba, kita bisa menyaksikan keindahan bunga Tulip bermekaran yang merupakan bunga tradisional asli Turki. Mengunjungi Turki di musim yang berbeda-beda, kita akan mendapatkan pengalaman dan merasakan keunikannya masing-masing. So let`s go to Turkey!

Peta Wisata Turki

Peta Wisata Turki
Gambar : romanialivewebcam.blogspot.com

Demikian tulisan ini saya tulis untuk pembaca setia CeritaMedan.com dimanapun berada, perkenalkan saya Molly Mochtar, kunjungi blog saya http://mollyta.com berisi tulisan seru yang tentunya pantas untuk dinikmati.

KOMENTAR

BACA JUGA