Try Astuti – Rapper Wanita di Medan @trionevoice

  • Whatsapp

Hai kawans, kali ini Cerita Medan menceritakan kisah seru dari kawan kita Try Astuti seorang Rapper Wanita dari Medan. Semoga dapat menginspirasi dan memberikan manfaat kepada kawan-kawan yang membaca.

Berikut cerita seru dari kawan kita Try Astuti, disimak ya..

Read More

Try Astuti - Rapper Wanita di Medan

–“Dalam hidup, Saya adalah orang yang selalu ingin mengambil kesibukan positif dan memberikan kontribusi aktif. Saya merasa bahwa seni adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari hidup saya. Hal ini dapat dilihat dari mulai saya TK, saya sudah aktif mengikuti kegiatan tari. Dan ketika saya duduk di bangku SD, orang tua sudah mengakrabkan saya dengan musik. Almarhum Bapak saya sudah membiasakan telinga saya untuk mendengarkan berbagai jenis musik/lagu. Kenangan yang masih membekas diingatan saya adalah ketika hari weekend tiba, saya dan almarhum karoke-an di rumah menyanyikan lagu-lagu jadul. 


Prestasi akademik yang saya capai semasa saya SD adalah saya mendapatkan dua kali Juara 2 dan selebihnya Juara 1 dari Kelas I-VI. Pada saat itu saya lah siswa yang memiliki nilai tertinggi di sekolah dan banyak sekali guru-guru yang menaruh harapan agar saya kelak bisa lanjut di SMP negeri. Namun dari awal saya sama sekali tidak tertarik untuk melanjut ke SMP negeri. Pada saat itu saya berpikiran bahwa jika saya melanjut ke sekolah negeri, kualitas ilmu dan pembelajaran yang saya dapatkan di negeri akan sangat jauh berbeda dengan yang saya dapatkan di sekolah swasta. Saya beranggapan bahwa metode pembelajaran terbaik akan saya dapatkan di sekolah swasta. Dari situ juga saya memilih untuk melanjutkan SMA di swasta. Saya hanya ingin melanjutkan sekolah saya di negeri ketika saya tamat SMA dan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah.


Di masa SMP inilah hobi musik saya kembali dapat saya asah. Mungkin dulunya yang saya bisa hanya karoke-an, tapi kali ini saya memiliki ketertarikan yang besar untuk bermain gitar. Keahlian gitar yang pada akhirnya saya dapatkan bukan karena saya les musik, tapi otodidak. Abang kandung saya yang memang anak Band, mengajarkan saya bagaimana memainkan gitar. Beberapa hal yang dapat saya petik dari mempelajari gitar adalah kesabaran dan bagaimana kita terus berusaha untuk dapat benar-benar menguasai bagaimana memainkan gitar dengan benar. Saya merasa keuntungan yang saya dapatkan dari mempelajari gitar adalah saya memiliki pilihan atau wadah untuk menghilangi kejenuhan terhadap rutinitas yang saya jalani. Rasanya punya kepuasan tersendiri jika kita bisa memainkan gitar dan mengiringi lagu dengan permainan tangan kita.


Pada saat SMP itu juga saya mengasah kemampuan saya di bidang seni drama. Ada satu moment yang paling saya ingat ketika saya melakukan pementasan drama. Saat bulan Ramadhan, sekolah mengadakan acara buka bersama dan menyelipkan satu pementasan drama yang diharapkan mampu memberikan renungan kepada seluruh siswa untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan iman. Pada saat itu kami sepakat untuk melakukan musikalisasi drama. Jadi jalan cerita dari musikalisasi drama itu adalah seorang manusia yang meninggal dan ketika jenazahnya akan dikuburkan, datanglah malaikat untuk menanyakan bagaimana ia semasa hidupnya. Awalnya saya mendapatkan lakon iblis. Peran utama nya adalah teman saya yang nantinya akan memainkan peran sebagai jenazah. Latihan berjalan lancar sampai pada akhirnya ketika H-2 teman saya yang menjadi peran utama mundur dengan alasan takut karena nantinya dia akan dipakaikan kain kafan. Seketika kami panik karena memang tidak ada cadangan lain untuk menggantikan peran tersebut. Akhirnya dengan keberanian saya mengajukan diri untuk menggantikan teman saya dan melakonkan peran tersebut. Awalnya teman-teman kaget dengan keputusan saya, namun demi kelancarakan pementasan, yah saya harus berani..show must go on hehe.. Pada saat hari H, seketika jantung saya berdebar karena saat itu saya dipakaikan kain kafan dan kapas layaknya orang yang sudah meninggal. Ada satu teman yang pada saat itu mengambil foto saya dan dia memperingati saya untuk selalu berdoa dn pikiran jangan sampai kosong karena pernah kejadian seseorang memainkan peran orang yang meninggal dan nyatanya orang tersebut benar-benar meninggal. Dari situlah jantung saya mulai berdetak kencang dan mulai timbul rasa takut. Namun niat saya baik untuk menyukseskan pementasan drama itu dan saya percaya bahwa kematian adalah rahasia Allah. Ketika pementasan berlangsung, saya hanya berdzikir dalam hati dan berusaha profesional serta memberikan pertunjukkan yang maksimal. Alhamdulillah pementasan berjalan lancar bahkan banyak penonton yang histeris ketakutan dan menangis ketika menyaksikan saya yang telah dipocongi. Setelah kejadian itu, image saya sudah melekat sebagai pocong dan sering diledekin karena peran yang berani saya ambil. Pelajaran yang dapat saya ambil adalah kita harus berani mengambil keputusan, memberikan yang terbaik secara maksimal dan berlatih keras demi suksesnya pementasan.


Selanjutnya dari SMP saya juga sudah memiliki band dan mulai main di acara pensi sekolah. Hobi ngeband ini berlanjut sampai SMA Kelas XI. Ketika SMA, awalnya saya memiliki band karena acara pensi sekolah yang mengharuskan tiap kelas menampilkan keahliannya. Dari situlah kami membentuk Band kelas. Ternyata senior yang juga anak band melihat penampilan saya dan akhirnya mendatangi saya lalu menawarkan saya untuk untuk menjadi bassist di band mereka. Prestasi demi prestasi berhasil kami capai. Rutinitas saya selain nge-band, mulai dari kelas 1 SMA saya adalah anggota Paskibra dan Pramuka. Namun setelah penampilan Paskibra di Hari Kemerdekaan, saya memutuskan untuk mundur dari Paskibra dan fokus ke Pramuka. Banyak hal yang saya dapatkan dari Pramuka, diantaranya kebersamaan, kekeluargaan, wawasan yang semakin meningkat, bagaimana bertanggung jawab dan memimpin orang lain, tolong menolong, disiplin, berani dan jujur. Kecintaan saya kepada Pramuka dapat dilihat dari seringnya saya dan Anggota lainnya mengikuti berbagai kegiatan ke-pramukaan, seperti lomba, camping, hiking, jungle tracking dan lainnya. Saya merasa kepribadian saya terbentuk di Pramuka dan pembentukan mental ini juga yang membuat saya menjadi wanita yang kuat serta berani. Bahkan setelah tamat SMA sampai sekarang saya juga masih tidak bisa jauh dengan Pramuka yang sudah banyak memberikan pelajaran hidup kepada saya.

Satu moment pahit yang menjadi penguat diri saya saat ini adalah ketika tahun 2010 Bapak meninggal dunia karena sakit. Disitulah saya merasa drop karena memang menyakitkan untuk menerima kenyataan bahwa satu sosok kepala keluarga yang saya sayangi kini sudah tiada. Namun saya bangkit dari keterpurukan itu berkat dorongan orang-orang terdekat. Saya mengambil satu hikmah positif dari kejadian itu, bahwa kami keluarga yang ditinggalkan sayang dengan Bapak namun ternyata Allah SWT lebih menyayangi Bapak dan mengambilnya dari kami. Setelah Bapak meninggal, saya memiliki satu cita-cita untuk dapat membahagiakan Ibu dan menjadi kebanggaan keluarga. Namun sosok bapak yang mendidik kami dengan tegas, yang begitu hangat dan humoris kini hanyalah menjadi kerinduan kami. Kini kami hanya bisa memeluk almarhum dari setiap doa yang kami panjatkan di setiap sujud kami kepada sang pencipta.


Ketika Kelas XII, itulah saat dimana semua siswa sibuk mempersiapkan diri dalam menghadi UN dengan mengikuti les atau bimbingan baik di sekolah maupun di luar sekolah. Begitu juga dengan saya, keadaan itu mengharuskan saya untuk mengurangi kegiatan saya dan fokus untuk persiapan UN. Namun tetap yang namanya hobi, saya masih menyempatkan waktu saya untuk aktif di pramuka dan band walaupun dengan porsi yang berbeda. Ketika mendekati akhir masa sekolah, saya yang merupakan anggota osis bersama teman-teman berniat mengadakan pensi sekolah. Pada saat itu kami mengundang Band lokal dan Rapper lokal. Dari situlah awal ketertarikan untuk mendalami musik Hiphop. Awalnya saya hanya menjadi penikmat, lagu yang paling suka saya dengarkan adalah lagunya Bondan & Fade 2 Black. Ketertarikan itu membuat saya ingin mengetahui apa itu Hiphop, Rap dan bagaimana perkembangan Hiphop di Indonesia dan Medan pada khususnya. Dari situlah saya bertemu dengan teman saya Valencia Styfani dan Alfin Dwi Pangestu yang ternyata juga memiliki ketertarikan yang sama dengan Hiphop. Akhirnya pada 03 Juni 2010 kami membentuk crew yang bernama V.A.T Slide yang artinya V(Vani) A(Alfin) T(Tri )dan Slide artinya meluncur. Awalnya kami bertiga, namun setelah single pertama keluar, Alfin juga memutuskan untuk keluar dari V.A.T Slide karena memiliki kesibukan lain di sekolah. Dan pada akhirnya V.A.T Slide menyisakan 2 personil yaitu Vani a.k.a Vancuy dan Tri a.k.a Trigger. Kepanjangan dari V.A.T pun berubah menjadi V(Vani/Vancuy) A(And) T(Tri/Trigger). V.A.T Slide sendiri sudah menghasilkan 7 single yaitu Jangan Berbuat, Katruknya, Aku Memang Salah, Cewe Belok, Semua Tuk Anakmu, Flow-Flow, dan To The Top. 


Ketika saya memutuskan untuk menjadi pelaku di industri musik Hiphop, banyak juga teman-teman yang mempertanyakan saya atas keputusan itu. Namun saya berusaha menjelaskan bahwa saya mulai mencintai hobi baru saya dan saya ingin memberikan kontribusi positif dengan karya-karya positif yang nantinya akan saya ciptakan. Pada saat hobi baru itu berjalan, saya juga masih nge-band. Awalnya saya pikir saya bisa menjalani keduanya tanpa hambatan, tapi ternyata saya salah. Akhirnya saya memilih untuk meninggalkan dunia band dan fokus berkarya di industri musik Hiphop. Kenapa saya lebih memilih nge-rap dibandingkan nge-band? Saya merasa bahwa dengan saya menjadi pelaku musik Hiphop, kreativitas saya lebih terasah dan saya lebih tertantang lagi dalam menghasilkan karya. Dan satu alasan, saya merasa pilihan ini memang datang dari hati saya. Mungkin hanya genre dan posisi yang berubah, yang tadinya biasa membawakan lagu pop sekarang sudah membawakan lagu hiphop, yang tadinya saya bassist dan memegang gitar bass sekarang sudah menjadi rapper dan memegang microphone. Ini memberikan pelajaran bagi saya bahwa hidup itu adalah pilihan, kita bisa memilih untuk menjadi baik atau menjadi buruk, dan kita bisa memilih untuk menjalani sesuatu yang membawa kebahagiaan untuk hidup kita. 


Kecintaan pada musik hiphop ini membuat saya tidak setengah-setengah dalam mencari tahu dan mempelajari musik hiphop ini. Awal mula berkarir, kami sudah melakukan pendeketan dengan Rapper-Rapper senior di Medan, bahkan saya juga sharing dengan Femcee (sebutan untuk Rapper wanita) di luar medan. Diantaranya sharing dengan kak  Ebbony, FlowR, T_A Lady Licious, dan kak GAN. Dari mereka saya mendapat banyak masukan bagaimana cara membuat lirik yang bagus secara kualitas, lagu yang easy listening di telinga masyarakat awam yang tidak mengerti Hiphop, bagaimana flow/cara ngerap yang enak, dan lain-lain. Saya merasa bahwa ketika saya memutuskan untuk mendalami dunia Rap dan menjalani hari saya sebagai Rapper, saya harus secara maksimal mencintai hobi ini dan ingin benar-benar tahu wawasan seputar Hiphop bukan hanya sekedar ingin ngerap saja. Keluarnya lagu pertama dari V.A.T Slide membuat kami membiasakan untuk mencari panggungan dan mengikuti kompetisi. 


Tamatlah saya SMA dan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Saya selalu mendapatkan peringkat 3 besar ketika saya duduk di bangku SMA dari kelas X-XII. Saya mengalami bimbang pada saat pemilihan jurusan IPA atau IPS ketika akan melanjut ke kelas XI. Karena saya memiliki prestasi yang bagus di bidang akademik, guru-guru menyuruh saya untuk memilih jurusan IPA. Namun setelah sharing dengan keluarga dan mencari informasi dari luar, saya menetapkan hati saya untuk memilih jurusan IPS. Satu keputusan yang mengejutkan guru-guru dan teman-teman saya pada saat itu. Saya sadar bahwa image IPA lebih tinggi dari IPS di sekolah manapun. Siswa/i IPS dekat dengan image malas, nakal, dan bodoh. Tapi itu juga yang menjadi alasan saya memilih jurusan IPS. Saya ingin mematahkan image buruk itu dan berusaha menunjukkan bahwa anak IPS juga mampu menunjukkan yang terbaik. Saya berpikir bahwa peluang kerja untuk wanita nantinya lebih banyak dari jurusan IPS. Saya tidak tertarik untuk mengambil jurusan kedokteran atau yang bersinggungan dengan ilmu pengetahuan alam. Saya berpikiran realistis bahwa wanita akan memiliki peluang besar untuk kerja di kantor. Dan ilmu yang saya butuhkan ada di jurusan IPS.


Banyak yang mengatakan bahwa ketika ujian masuk ke Perguruan Tinggi, jurusan IPA bisa masuk ke IPS tapi jurusan IPS tidak bisa masuk ke jurusan IPA. Saya hanya bisa tertawa dengan orang-orang yang berkata seperti itu. Sangat sederhana, untuk apa kita masuk ke IPS kalau nantinya kita mencoba masuk di jurusan Kedokteran saat kuliah? Dan sebaliknya, untuk apa kita masuk ke IPA kalau nantinya kita mencoba jurusan sosial saat kuliah? Dari segi waktu, kita hanya menghabiskan waktu kita kalau jurusan saat kuliah tidak sejalan dengan jurusan saat kita SMA. Apa gunanya belajar fisika, biologi, dan pelajaran di IPA lainnya kalau ternyata kuliah kita mengambil jurusan ekonomi manajemen? Juga sebaliknya, apa gunanya kita belajar sosiologi, sejarah, akuntansi dan pelajaranm lainnya di IPS kalau ternyata kita mengambil jurusan kedokteran saat kuliah? Jadi menurut saya, sebelum memilih jurusan di bangku SMA, kita terlebih dahulu harus mengetahui minat belajar kita, apakah jurusan yang kita piulih di kuliah sejalan atau tidak dengan jurusan di bangku SMA, dan ilmu dari jurusan manakah yang lebih membawa pengaruh untuk hidup kita. Dalam persiapan UN dan SNMPTN, saya berusaha maksimal untuk dapat mencapai target saya kuliah di Universitas Sumatera Utara. Di setiap kesempatan Try Out, beberapa pilihan univeritas yang ditawarkan, saya tetap konsisten untuk memilih USU sebagai tujuan tempat perkuliahan saya. Kenapa tidak mencoba Universitas lain? Karena jujur dengan kondisi yang hanya tinggal memiliki satu orang tua, saya tidak ingin jauh dari Ibu dan keluarga. Saya ingin tetap bersama Ibu yang menjadi orang tua tunggal saya saat ini.


Alhamdulillah saya lulus di PTN yang saya harapkan dengan jurusan yang juga saya harapkan yaitu jurusan Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Saya lulus di jalur SNMPTN undangan atau lebih dikenal dengan lulus tanpa testing. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya, karena dari dua saudara kandung saya yang lainnya, hanya saya yang mampu melanjutkan kuliah di PTN. Saya merasa disinilah awal saya harus lebih giat lagi belajar dan menjadi kebanggan keluarga nantinya. Ketika saya sudah duduk di bangku kuliah, hobi saya di musik Hiphop masih terus saya jalani. Pada bulan November 2010, V.A.T Slide bergabung di satu komunitas bernama ONE VOICE. Komunitas ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2005 namun vakum dan kembali aktif tahun 2008 dan lagi-lagi vakum. Hingga satu Rapper dari keanggotaan ONE VOICE yang lama memutuskan untuk mengaktifkan kembali ONE VOICE. Keputusan itu tentunya sudah dirembukkan oleh Abangda Jaypey selaku pembimbing dan pencetus ONE VOICE pada masa 2005. 


Dari sekian banyak Rapper yang ada di Medan, terpilihlah 16 Rapper untuk menjadi anggota dari ONE VOICE. Ada penilaian khusus yang menjadi  dasar dalam pemilihan anggota ONE VOICE diantaranya mampu menguasai panggungan dari segi performance di atas panggung, memiliki attitude yang baik, dan memiliki musikalitas yang baik dalam menciptakan karya. Proses membawa ONE VOICE menjadi salah satu komunitas Hiphop yang disegani. Terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih dan pengalaman panggung yang banyak membuat Rapper-Rapper Medan dan masyarakat awam sudah banyak mengenal ONE VOICE dan mengakui eksistensi ONE VOICE di industri musik Hiphop Medan. Seiring berjalannya waktu, kini anggota ONE VOICE hanya menyisakan 9 personil, keluarnya beberapa personil dengan alasan masing-masing membuktikan alam akan menyeleksi siapa saja yang memang pantas ada di ONE VOICE dan membawa nama ONE VOICE lebih tinggi dalam pencapaian prestasi nya di masa yang akan datang. ONE VOICE sampai saat ini telah memiliki 5 lagu yaitu berjudul Suara Tak Terbatas, Jangan Menyerah, Emansipasi Wanita, Masterpiece dan Get Low.


Awalnya keluarga tidak mendukung saya untuk berkecimpung di dunia Rap dengan alasan saya yang memiliki kodrat sebagai wanita tidak lazim memiliki hobi yang didominasi oleh pria. Keluarga beranggapan bahwa dunia musik sangat dekat dengan pengaruh negatif. Pada waktu itu saya berbohong kepada keluarga dan sembunyi-sembunyi ketika ada panggungan. Satu hal yang tidak patut dicontoh, namun itu cara saya untuk membuktikan bahwa jalan yang saya pilih ini positif. Terbukti dengan banyaknya prestasi positif yang saya raih dengan V.A.T Slide dan ONE VOICE membuat keluarga akhirnya mendukung saya bahkan memberikan support secara maksimal untuk hobi yang saya jalani ini. Hal yang dapat saya pelajari bahwa ketika dunia tidak mempercayai kita untuk berhasil, maka pada saat itu juga kita harus menunjukkan secara maksimal apa yang kita pilih ini positif dan kelak kita akan menjadi sukses. 


Pada tahun 2013, saya berpikir untuk membuat gebrakan baru di industri musik Hiphop Indonesia yaitu dengan membuat satu Komunitas Femcee Medan, dimana komunitas ini hanya di khususkan untuk Rapper-Rapper Wanita di Medan. Terbentuklah Komunitas Femcee Medan dengan nama TINIFLA yang kini beranggotakan 16 orang. Awal pemikiran saya membentuk TINIFLA ini adalah dengan mirisnya saya melihat perkembangan Femcee/Rapper Wanita di Medan. Saya melihat mereka tidak memiliki wadah yang benar-benar mereka butuhkan. Untuk itulah saya berani mengambil keputusan untuk membentuk Komunitas Femcee Medan ini yang juga menjadi satu-satunya Komunitas Hiphop di Indonesia yang beranggotakan Rapper Wanita. Saya ingin TINIFLA menjadi wadah yang tepat untuk saya membagikan pengalaman dan wawasan di industri musik Hiphop. Saya mengajari mereka untuk memiliki Attitude yang baik dengan orang lain. Karena dalam hidup, kita harus tau bagaimana menghargai orang lain, bertindak atau berbicara dengan orang yang lebih tua, sebaya atau bahkan dengan orang yang lebih muda. Dalam pencapaian satu tahun berkarya, TINIFLA sudah berhasil membuat 3 lagu berjudul Now Or Never, Free And Fly, dan Destiny.


Kedepannya, setelah tamat kuliah saya ingin memiliki karir yang lebih baik dan mendapatkan pengalaman kerja yang sesuai dengan keahlian saya. Namun, harapan saya kelak sampai saya berumah tangga saya masih bisa menjalani hobi saya di industri musik Hiphop. Saya memandang status saya sebagai Rapper adalah sebuah hobi, prioritas utama saya adalah pendidikan dan memiliki pekerjaan yang baik. Saya terinspirasi dari Femcee Jakarta yang bernama kak Yacko, beliau adalah Femcee Indonesia yang memiliki kualitas baik dari segi musikalitas dan teknik nge-Rap. Pekerjaan utama beliau adalah Dosen di sebuah Universitas dan sudah memiliki keluarga, namun beliau tetap bisa menjalani hobi nya tanpa harus mengesampingkan pekerjaannya sebagai Dosen dan Ibu Rumah Tangga. Saya adalah salah satu fans beliau. Dan untuk karir di Hiphop, saya ingin mengembangkan kreativitas saya di V.A.T Slide, ONE VOICE, dan TINIFLA. Banyak hal yang ingin saya capai untuk karir saya dalam bermusik. Semoga saya dapat mewujudkan semua itu.


Demikianlah artikel tentang perjalanan hidup dan upaya saya dalam mencapai tingkatan hidup yang lebih baiki. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi para pembaca. Beberapa hal yang ingin saya sampaikan adalah Ketika kita sudah berani menetapkan pilihan dalam hidup kita, maka kita harus secara maksimal terjun ke pilihan tersebut. Sebagai manusia, kita harus selalu memiliki rasa tidak puas terhadap sesuatu, tujuannya adalah agar kita dapat terus belajar dan mencari tahu serta mampu bereksperimen terhadap sesuatu. Sebagai manusia yang dikaruniai akal dan pikiran, kita harus mampu memikirkan upaya kita dalam meningkatkan kapasitas kita dan mengasah kreativitas yang kita miliki. Saya mempercayai bahwa kunci dari kesuksesan adalah disiplin dan komitmen yang kuat dalam mencapai keberhasilan itu. Yang sangat dibutuhkan dalam menjalani banyaknya rutinitas adalah manajemen yang tepat, baik dari segi waktu dan lainnya. Kalau kita mampu menerapkan manajemen yang baik itu, kita tidak akan mengalami kesulitan dalam menjalani berbagai rutinitas. Kesimpulannya adalah cintailah apa yang kita lakukan dan lakukanlah apa yang kita cinta. Karena dengan kita mencintai apa yang kita lakukan, kita tidak akan merasa yang kita kerjakan adalah sebuah beban, dan dengan melakukan apa yang kita cintai, kreativitas kita akan lebih meningkat dan kita akan melakukan pekerjaan itu secara maksimal.“–

Biodata Try Astuti

Nama : Try Astuti

Tempat/Tgl Lahir : Medan/25 Februari 1993

Alamat : Jalan Damar 16 No.4 Perumnas Simalingkar

Agama : Islam

Nama Ayah : Alm.Sudarminto

Nama Ibu : Sumarsih

Anak Ke- : 3 dari 3 bersaudara

Hobi : Musik (bermain gitar, nge-Rap), Karaoke, dan berbaur alam  (Camping, Hiking, dan Jungle Tracking)


Try Astuti – Rapper Wanita di Medan

Instagram : trionevoice

Twitter : @trionevoice / @VATSLIDE @onevoicemedan @TINIFLA

Pin BBM : 769E1E98

Line : tritrigga

Path : Try Astuti

Email : trionevoice@gmail.com

Nomor HP : 083198853232

Riwayat Pendidikan : 

1. SD Swasta Parulian Tahun Ajaran 1999-2005

2. SMP Swasta Harapan Mandiri Tahun Ajaran 2005-2008

3. SMA Swasta Kemala Bhayangkari I Medan Tahun Ajaran 2008- 2011

4. S1 Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis FISIP USU Tahun Ajaran 2011-sekarang

Pengalaman Organisasi

  1. Pradana Putri/Ketua Putri di Pramuka Gugus Depan 08001-08002 (selama tiga tahun).
  2. Anggota OSIS SMP Harapan Mandiri Medan.
  3. Anggota OSIS SMA Kemala Bhayangkari I Medan.
  4. Anggota Bidang LITBANG di IMPRODIAS/ Ikatan Mahasiswa/i Program Studi Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis FISIP USU.
  5. Sekretaris dan Bendahara di ONE VOICE Komunitas Rap Medan.
  6. Ketua di TINIFLA Komunitas Femcee/Rapper Wanita Medan.

Prestasi Akademik dan Non Akademik

  1. Sebagai Peringkat PERTAMA Kelas X-2 perolehan nilai Ujian Semester Ganjil, Tahun Pelajaran 2008-2009.
  2. Sebagai Peringkat KETIGA Kelas XI-IPS1 perolehan nilai Ujian Semester Ganjil, Tahun Pelajaran 2008-2009.
  3. Sebagai Peringkat KETIGA Kelas XI-IPS1 perolehan nilai Ujian Semester Genap, Tahun Pelajaran 2008-2009.
  4. Sebagai Peringkat KETIGA Kelas XII-IPS1 perolehan nilai Ujian Semester Genap, Tahun Pelajaran 2009-2010.
  5. Penghargaan Sebagai Partisipan Dalam Kegiatan Lomba Pramuka Gugus Depan 09.123-09.124 SMA Negeri 3 Medan.
  6. Penghargaan Sebagai Partisipan Dalam Kegiatan Pramuka Perumahan Medan Permai Gugus Depan 06895-06896.
  7. Penghargaan Sebagai Finalis Dalam Festival Band Antar Pelajar Se-Kota Medan Gebyar Pentas Seni Harapan Mandiri Science & Art Fair 23 Mei 2009.
  8. Juara II Kategori Band SMA di SMK Telkom Sandhy Putra Medan.
  9. Penghargaan Sebagai Partisipan The Fifth MYP Basketball Tournament di Medan Internation School.

Prestasi Berkarir Bersama V.A.T Slide

  1. Juara III Religi Rap Competition (Merdeka Walk 2010).
  2. Juara III Neva Get’ Tired II (Merdeka Walk 2010).
  3. Juara III Rap Competition Porseni FH USU 2011-2012 (FH USU 2011).
  4. Juara II XL Rap Competition (Merdeka Walk 2011). 
  5. Juara Harapan III Yamaha Hip-Hop Rap Competition (Merdeka Walk 2012).
  6. Juara I  Rap Competition Hip Give Me Hop ( Terminal Futsal 2013).
  7. Guest Star Pensi Sekolah SMA RAKSANA (2011).
  8. Guest Star Pensi Sekolah SMA 14 (2011).
  9. Guest Star Hari Guru SMA KEMALA BHAYANGKARI I (2012/2013).
  10. Guest Star Acara Grafitti Me&Art (KedeKopiKami 2013).
  11. Guest Star Ulang Tahun Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis FISIP USU ke-3 (Pendopo Usu 2013).
  12. Guest Star di Pensi Sekolah SMPN 7 (2014).
  13. Guest Star di Acara FISIPRENEUR Dalam Rangka Dies Natalis FISIP USU KE-34 (2014).
  14. Prestasi Berkarir Bersama ONE VOICE :
  15. JUARA 1  Kompetisi Rap yang di selenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.
  16. JUARA III Kompetisi Rap yang di selenggarakan oleh Merdeka Walk Medan.
  17. JUARA 1 Kompetisi Rap untuk memeriahkan akhir tahun di Ocean Pasifik Belawan.
  18. Sebagai Guest Star Pensi Sekolah SMA 14.
  19. Sebagai Guest Star Pensi Sekolah SMA 17
  20. Sebagai Pengisi Acara pada acara Ramadhan di Ramadhan Fair.
  21. Sebagai Guest Star dalam acara Nongkrong Bareng di KFC Jalan Mongonsidi.
  22. Opening act Native Deen di Universitas Muhammadiah Sumatera Utara.
  23. Opening act Soul ID di Universitas Muhammadiah Sumatera Utara.
  24. Opening act Ebith Beat A  MUKERNAS PKS di Hotel Santika Dyandra dan  Lapangan Benteng.
  25. Opening act Killing Me Inside di SMKN 3 Medan.
  26. Opening act Naif di SMA AL-Azhar Medan.
  27. Guest star Diesnatalis 3rd Administrasi Bisnis Fisip Universitas Sumatera Utara
  28. Guest star Acara Ulang Tahun Administrasi Bisnis FISIP USU Ke-4 “Administrasi Bisnis Fair)
  29. Guest star Acara Anniversary of Me&Art (Komunitas Grafitiy) di Kede Kopi Kami
  30. Guest star Acara Fassion For Pashion di Coffee Kingdom
  31. Guest star Acara Indie Culture Night di Fakultas Pertanian  Universitas Sumatera Utara

Prestasi Berkarir Bersama TINIFLA

  • Sebagai Guset Star di Rocco Cafe “Medan Rap Weekend”
  • Sebagai Guest Star di Raja Cafe “ Medan Peduli Sinabung”
  • Sebagai Guest Star di Havana Cafe “Buka Bersama Hiphop Medan”
  • Sebagai Guest Star di Atmosphere Cafe
  • Sebagai Guest Star di Kampus UNIMED
  • Sebagai Guest Star di Belawan “Belawan Hustle and Anniversary Ceasy Crew”
  • Sebagai Guest Star di Terminal Futsal “Anniversary Dougie Swag Medan, Babe Coconut Present, dan Silaturahmi Rap”
  • Sebagai Guest Star di Radio RRI “KRIBSU Awards”
  • Sebagai Guest Star di American Warkop “Hiphop Foundation”
  • Sebagai Guest Star di Pensi sekolah Sinar Husni
  • Sebagai Guest Star di Kampus Universitas Darma Agung


Sekian sekilas mengenai kawan kita Try Astuti – Rapper Wanita di Medan, semoga menginspirasi!!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *