Tips Memilih Batu Cincin

  • Whatsapp

Tips Memilih Batu Cincin – Menjadi salah satu tren yang banyak digandrungi zaman sekarang. Tidak hanya kaum dewasa, kaum muda pun mulai berlomba-lomba membeli dan memperlihatkan batu cincin kepunyaannya. Namun memilih batu akik berkualitas memang gampang-gampang susah. Semuanya tergantung dari kecakapan dan kejelian seseorang dalam menyeleksi sebuah batu mulia.

Tips Memilih Batu Cincin

Beberapa jenis batu berharga yang harus kamu ketahui.

Batu Zamrud 

Zamrud termasuk mineral silikat beril (mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Zamrud merupakan batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua.

Batu Safir

Komponen penyusun Batu safir Adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3). Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal.

Batu Merah Delima atau batu rubi

Rubi dianggap sebagai salah satu dari empat batu berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan. Batu rubi adalah batu permata yang mempunyai gradasi warna bervariasi antara merah muda hingga merah. Warna merah paling berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, kejernihan batu menandakan harganya yang tinggi.

Bagi pemula, disarankan membeli yang sudah jadi saja, ketimbang membeli batu yang masih bahan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Resiko yang bisa terjadi saat kamu membeli batu yang masih bahan adalah bahan tersebut bisa saja hancur saat di proses atau pemotongan yang tidak sesuai pada saat pembentukan.

Saat memilih dan memilah batu akik, ada 4 hal yang harus kamu perhatikan sebelum memilih sebuah batu.

  1. Warna. Semakin tajam kedalaman warnanya, maka kualitas batu tersebut semakin baik.
  2. Tingkat kejernihan batu. Meskipun tingkat kejernihan tinggi, tidak ada batu asli yang bisa mulus dan sempurna. Pastikan batu akik memiliki warna yang jernih, tembus cahaya (beberapa jenis batu) dan memiliki tekstur mengkilap seperti kristal. Batu akik asli akan selalu memiliki inklusi atau ketidaksempurnaan yang merupakan pola alami dari batu akik meskipun hanya berupa titik.
  3. Bentuk potongan batu. Carilah bentuk dengan potongan yang simetris. Beberapa batu dapat memiliki pakemnya sendiri dalam urusan bentuk, misalnya batu bacan dengan pola oval cabochon yang cenderung tebal, atau berlian yang memiliki potongan yang menjadi bentuk standar berlian agar dapat berkilau.
  4. Ukuran berat atau volume. Sebelum membeli batu akik, memperhatikan kesesuaian beratnya, agar meminimalisir kemungkinan mendapatkan batu akik yang palsu, yang biasa terbuat dari kaca, sebab material batu buatan pasti akan jauh lebih ringan dari pada kaca.

Untuk Membedakan Batu cincin asli dengan yang palsu, coba tempelkan batu pada kulit atau pipi. Jika batu terasa dingin, maka batu tersebut batu asli. Atau bisa dengan dibakar. Kalau ada tanda-tanda hangus atau berubah warna, dipastikan itu batu palsu. Jika batu cincin dibakar batu akan panas dan kembali cepat dingin. Berbeda dengan batu palsu yang lama memyimpan panas. Selanjutnya, perhatikan serat didalamnya dengan cara menerawang. Bila batu asli, serat pada batu nampak seperti retak-retak, karena batu mulia dengan mulus tanpa serat. (CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *