Dampak Negatif Tidur Dekat Ponsel

  • Whatsapp

Ponsel telah banyak membantu untuk memudahkan komunikasi pemiliknya dengan orang lain. Kegunaan ponsel yang bermanfaat besar dalam hal komunikasi inilah yang menyebabkan seseorang tidak menyadari akan bahayanya pancaran radiasi tinggi yang dimiliki ponsel, yang tak kasat mata ini. Radiasi ponsel bersifat karsinogenik yang dapat mempengaruhi susunan saraf manusia, yang akhirnya dapat menyebabkan kanker atau tumor.

Dampak Negatif Tidur Dekat Ponsel

Read More

Bahaya atau Dampak Negatif Tidur Dekat Ponsel

Bagi beberapa orang yang sensitif terhadap gelombang RF yang dipancarkan oleh radiasi ponsel, dapat menyebabkan mereka sakit kepala, pusing, mual-mual, bahkan muntah. Apalagi jika seseorang sampai tidur dekat dengan ponsel. 

Sebenarnya, ponsel justru dapat membuat seseorang tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ponsel dapat menyebabkan si pemiliknya selalu merasa was-was, merasa gelisah, dan tegang. Pemilik akan tidak tenang dalam tidurnya, karena selalu berpikiran, adakah seseorang yang menghubunginya saat ia tertidur, maka si pemilik biasanya cenderung terbangun dan memeriksa kembali ponselnya.

Kasus ponsel meledak dan terbakar ketika si pemiliknya sedang tertidur sehingga melukai pemiliknya pun kerap beberapa kali di beritakan di televisi atau radio. Kejadian tersebut terjadi karena sering kali pemilik ponsel mengisi ulang daya ponselnya dan kemudian tertidur di sisinya. Ketika daya sudah penuh dan lupa mencabutnya, maka ponsel akan menjadi panas dan bila sampai terjadi korsleting, hingga dapat membuatnya meledak dan terbakar. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak menggunakan ponsel terlalu sering, apalagi sampai tidur di dekatnya.

Radiasi ponsel dapat mempercepat proses seseorang mengalami Alzheimer, karena radiasinya yang merusak sistem syaraf otak. Radiasi ponsel juga dapat mempengaruhi terbentuknya neoplasma dari regenerasi sel yang tidak wajar. Radiasi ponsel mempengaruhi proses pembelahan sel-sel di dalam tubuh menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal ini kemudian menyerang jaringan terdekat yang secara rutin bersentuhan langsung dengan ponsel, seperti kulit dan telingga. Tak jarang anggota tubuh lainnya seperti perut juga dapat terpapar radiasi ponsel sehingga menyebabkan kanker, karena ketika tidur si pemilik kerap tidak sadar meletakkannya di bawah tubuh dan menindihnya.

Pada beberapa kasus, penderita penyakit jantung bisa tiba-tiba meninggal dunia seketika ketika mendengar ponselnya berdering di tengah malam, karena kaget tiba-tiba terbangun mendengar dering ponselnya, sehingga mengalami serangan jantung.

Ketika seseorang tertidur, di saat inilah metabolisme tubuh sedang bekerja dengan aktif. Sedangkan ponsel yang berada terlalu dekat dengan pemiliknya dapat membuat kualitas tidur menjadi tidak nyenyak. Oleh karena itu, bila seseorang terpapar radiasi ponsel atau bila tidur jadi tidak nyenyak, maka proses metabolisme tubuh akan terhambat, sehingga proses pencernaan makanan atau pun proses detoksifikasi racun di dalam tubuh juga ikut terganggu. Karena Meskipun kamu tertidur, namun ternyata kamu masih tersadar. Hal ini dapat membuatmu mengalami kelelahan ketika bangun keesokan harinya. (CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *