Cara Mengatasi Kecanduan Kopi

  • Whatsapp

Kopi adalah minuman yang dapat merangsang dan memiliki efek langsung pada tubuh dan pikiran, yaitu menyegarkan serta menambah energi, baik secara fisik maupun mental. Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan kadar dopamin, neuro transmitter yang berperan dalam mengendalikan suasana hati dan emosi. Efek ini yang membuat seseorang bisa memiliki lebih banyak konsentrasi dan energi setelah meminum kopi. Kopi juga merangsang otak dan membuat tubuh melepaskan hormon stres dalam darah. Namun jika stimulasi yang diberikan terlalu berlebihan, justru akan menyebabkan tubuh terjaga.

Cara Mengatasi Kecanduan Kopi

Read More

Kopi yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti hipertensi, sakit kepala, cemas, pusing, tremor, insomnia, gangguan reproduksi pada wanita karena kopi mempengaruhi hormon wanita.

Kecanduan kopi biasanya terjadi jika timbul suatu keinginan yang kuat untuk minum kopi setelah dihentikan beberapa waktu. Saat pecandu kopi tidak minum kopi, mereka akan merasakan rasa lelah sepanjang hari, perut mulas, mudah marah, terjadi gangguan tidur, sembelit, perasaan khawatir dan gelisah, sulit konsentrasi, pusing, dan rasa tidak nyaman di leher, bahu, punggung, perut, tangan dan kaki.

Gejala yang timbul ini merupakan bagian dari penarikan kafein yang akan timbul setelah 12 hingga 24 jam dari waktu terakhir kali orang tersebut mengonsumsi kopi.

Bagi kamu yang sudah kecanduan kopi, cobalah beberapa saran berikut ini jika ingin mengontrol kebiasaan minum kopi.

Mengurangi secara bertahap

Kurangi mengonsumsi kopi secara bertahap, jangan dengan drastis tidak mengonsumsinya sama sekali. Ini untuk mengurangi gejala yang timbul dan waktu untuk tubuh memberikan agar dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru. 

Memngonsumsi minuman alternatif 

Kamu bisa mengganti kopi dengan minuman bebas kafein atau minuman dengan tingkat rendah kafein seperti teh atau cokelat, untuk gejala penarikan kafein secara drastis dari darah. Minuman ini bisa menjadi alternatif terbaik selama masa transisi menghentikan kecanduan kopi.

Minum air putih

Dengan memperbanyak minum air putih, kondisi tubuh akan terhidrasi dengan baik dan membuatnya lebih mudah menghentikan kebutuhan minum kopi, karena konsentrasi dan kesegaran dipertahankan tanpa pengaruh kafein. Meningkatkan konsumsi air merupakan bagian dari detoksifikasi kafein dalam tubuh.

Olahraga

Olahraga atau aktivitas fisik adalah cara yang ampuh untuk memerangi perasaan lelah atau pemarah ketika dalam proses menarik diri dari kafein yang terlanjur jadi candu dalam tubuh. Olahraga bisa merangsang endorfin yang membawa perasaan bahagia.

Cukup tidur

Dapatkan energi baru dengan tidur nyenyak. Sebab kurang tidur dapat merangsang kebutuhan energi dari tubuh untuk kembali mengonsumsi kopi. Cobalah membiasakan diri untuk cukup tidur agar mencegah kebutuhan minum kopi. 

Makanan sehat

Mengonsumsi makanan cepat saji yang cenderung tinggi kalori hanya akan menggagalkan usahamu untuk menghindari kafein dari kopi. Lebih baik perbanyak asupan tinggi karbohidrat dan serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Yoga

Jika salah satu manfaat dari secangkir kopi dapat membuat kamu merasa santai, maka cobalah untuk mencari alternatif kegiatan yang bisa membuat kamu santai juga, contohnya yoga. 

Konsumsi kopi memang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu artikel cara mengatasi kecanduan kopi ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca Cerita Medan dimanapun berada. Meskipun begitu, kopi juga mempunyai dampak negatif pada kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan dan menimbulkan kecanduan. (CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *