IBX5A49C9BC313D6 Waktu-Waktu Terbaik Mengunjungi Medan - Cerita Medan

Waktu-Waktu Terbaik Mengunjungi Medan

Belum pernah menginjakkan kaki di Medan? Atau, ingin kembali merasakan keindahan kota ini? Maka Anda perlu mengetahui waktu-waktu terbaik terbaik mengunjungi Medan. Terdapat beberapa perhelatan akbar di Medan sepanjang tahunnya. Hal ini penting untuk diketahui saat memutuskan ibukota Sumatra Utara ini sebagai destinasi wisata Anda berikutnya.

Dengan demikian, kunjungan wisata Anda menjadi lebih berkesan dan oleh-oleh foto yang nantinya akan Anda pamerkan ke kerabat dekat menjadi lebih berwarna. Waktu-waktu ini bisa dijadikan referensi apa yang akan Anda cari nantinya di Medan.

Welcome Medan

Waktu Terbaik Mengunjungi Medan

Sebelum mengetahui waktu terbaik berkunjung ke kota Medan, perlu juga Anda pelajari Peta Jalan Medan sebagai petunjuk ketika bepergian. Tentunya bertujuan agar Anda dapat tahu jalan mana yang harus dilalui untuk menuju sebuah lokasi seperti kantor ataupun mall serta destinasi wisata di Medan yang memang pantas dikunjungi.

Bulan Maret

Pada bulan ini, Medan menggelar Pekan Raya Sumatra Utara. Sama halnya yang Anda temui di Jakarta dengan Pekan Raya Jakarta misalnya, perhelatan akbar tahunan di Medan ini mengambil tempat di Jalan Medan-Binjai kilometer 6. Area ruang pamer terbuka ini memiliki luas sekitar 6,5 hektar dan terdiri atas sebuah hall serbaguna serta hall A, B, dan C.

Pekan Raya Sumatra Utara ini lebih dari sekadar pameran maupun promosi pariwisata saja, event ini semakin meriah dan berkembang menjadi sarana hiburan, pesta budaya, serta rekreasi yang sangat cocok untuk liburan keluarga.

Beberapa hotel yang ada di Medan biasanya juga memanfaatkan daya tarik event ini untuk menggaet tamu agar menginap di hotel mereka. Tak jarang para pengelola hotel mengadakan diskon khusus saat Pekan Raya Sumatra Utara ini berlangsung.

Bulan Ramadhan

Kalau untuk bulan yang satu ini, bukan hanya di Medan saja yang layak menjadi destinasi wisata menarik. Namun, jika Anda berencana mengunjungi Kota Medan tepat pada bulan suci ini, maka Anda akan menjumpai sebuah event yang di sebut Ramadhan Fair.

Lokasinya berpindah-pindah setiap tahunnya. Untuk tahun 2014 yang lalu, lokasi yang terpilih adalah Masjid Agung Sibolga. Sajian utamanya adalah kuliner khas Sumatra Utara yang ditawarkan kepada setiap pengunjung yang datang. Mulai dari penganan ringan sampai dengan kuliner khas bulan Ramadhan ada di sini. Bukan hanya itu, kuliner dari berbagai daerah di Nusantara pun ikut memeriahkan Ramadan Fair di Medan ini.

Bulan September

Tak lengkap kalau tidak menyinggung Danau Toba saat berbicara soal Sumatra Utara. Sebab, pada bulan September akan digelar sebuah acara tahunan yang telah menjadi agenda tahunan benama Festival Danau Toba (FDT).

Beragam kegiatan menarik disuguhkan dalam festival yang lokasinya digelar secara bergantian di kabupaten-kabupaten yang posisinya mengitari kawasan Danau Toba ini. Diantara kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tobasa, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbamas, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Samosir.

Selain mengedepankan wisata budaya (culture tourism) seperti atraksi monsak atau seni beladiri khas Suku Batak, dalam event ini juga akan menampilkan wisata olahraga (sport tourism) dengan berbagai lomba olahraga air. Mulai dari lomba renang, arung jeram, lomba perahu naga atau yang biasa disebut Solu Bolon, sampai dengan paralayang di atas keindahan Danau Toba.

Kalau Anda berniat untuk hadir dalam event ini, ada baiknya Anda mencari penginapan atau pun hotel di Medan jauh sebelum FDT digelar. Hal ini dilakukan agar Anda bisa menikmati keseluruhan acara yang digelar selama lima hari tersebut.

Bulan Desember

Di Medan, bulan ini tidak hanya ramai karena Hari Raya Natal dan menyambut pergantian tahun baru saja. Sebab, pada bulan penghujung tahun ini juga digelar satu festival unik yaitu Festival Durian.

Sesuai dengan namanya, festival yang digelar selama dua hari ini akan melibatkan sekitar 8.000 butir durian yang didatangkan dari berbagai penjuru di Sumatra Utara. Pada pagelaran perdananya saja, peserta yang berpartisipasi jumlahnya lebih dari 1800 orang.

Hebatnya lagi, peserta tersebut tidak hanya berasal dari Medan dan berbagai kota di Indonesia saja, melainkan juga turut diikuti oleh peserta dari berbagai negara. China, Singapura, Malaysia, Jepang, India, Polandia, dan Amerika tercatat mengirimkan warganya sebagai peserta dalam event ini.

KOMENTAR

BACA JUGA