7 Tips Untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

  • Whatsapp

Jika Anda didiagnosa dengan tekanan darah tinggi (dengan tekanan sistolik 140 atau lebih atau tekanan diastolik di atas 90), Anda harus segera mengubah gaya hidup. Walaupun obat-obatan bisa membantu kondisi Anda, gaya hidup adalah faktor yang terpenting untuk mengontrol tekanan darah Anda. Jika sukses, Anda bahkan bisa menghindari atau mengurangi obat-obatan yang Anda butuhkan.

Read More

Tekanan Darah Tinggi

7 Tips Untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

Berikut adalah beberapa tips yang Anda butuhkan : 

1. Kurangi berat badan.

Tekanan darah seringkali meningkat seiring dengan meningkatnya berat badan. Semakin banyak berat badan Anda yang turun, semakin rendah tekanan darah Anda. Diskusikan dengan dokter target berat badan ideal Anda yang sesuai dengan kesehatan.


Selain itu, jaga juga lingkar pinggang Anda. Secara umum, lelaki Asia beresiko terserang tekanan darah tinggi jika ukuran pinggang mereka lebih besar dari 91 cm sedangkan wanita Asia harus menjaga agar lingkar pinggang mereka tidak lebih dari 81 cm. 

2. Olahraga teratur.

Lakukan olahraga setidaknya 30 hingga 60 menit sehari hampir setiap hari dalam seminggu. Ini bisa menurunkan tekanan darah Anda hingga 4 hingga 9 mm Hg. Bahkan, manfaat ini bisa Anda rasakan hanya dalam waktu beberapa minggu saja. 


Diskusikan dengan dokter Anda program olahraga yang sesuai. Bahkan berjalan selama 10 menit sehari saja bisa membantu. Namun, hindari memadatkan segala olahraga Anda dalam akhir pekan saja. 

3. Konsumsi makanan sehat.

Biasakan pola makan yang kaya gandum utuh, buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak. Tingkatkan asupan potasium dari buah dan sayur. Setiap Anda mau shopping, bacalah label di balik kemasan untuk melihat kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya. Pola makan ini bisa menurunkan tekanan darah Anda hingga 14 mm Hg. 

4.Kurangi konsumsi sodium.

Pengurangan sodium dalam pola makan Anda sedikit saja bisa mengurangi teanan darah 2-8 mmHg. Jaga agar konsumsi sodium Anda kurang dari 2,3 mg tiap hari. Jika Anda berusia lebih dari 50 tahun atau memiliki penyakit diabetes dan ginjal, konsumsi sodium kurang dari 1,5 mg sehari. Baca label makanan dan selalu hitung jumlah garam yang sudah Anda konsumsi. 

5. Berhenti merokok.

Nikotin di produk tembakau bisa meningkatkan tekanan darah secara signifikan selama satu jam setelah merokok. Jika Anda merokok sepanjang hari, ini berarti tekanan darah Anda juga naik sepanjang hari. Hal ini berlaku juga bagi perokok pasif. Selain tembakau, alkohol juga produk yang harus Anda berhenti konsumsi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. 

6. Kurangi minum kopi. 

Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein bisa secara sementara menimbulkan lonjakan pada tekanan darah Anda, biarpun efek jangka panjangnya masih belum jelas. Agar aman, lebih baik Anda mengurangi konsumsi kopi dan minuman berkafein lainnya seperti soda.

7. Kurangi stress.

Stress atau rasa cemas berlebih bisa meiningkatkan tekanan darah. Luangkan waktu Anda untuk mengenali hal-hal yang membuat Anda stres seperti pekerjaan, keluarga atau urusan finansial. Setelah Anda memahami faktor pemicu stres Anda, pertimbangkan cara menghilangkan atau menanganinya dengan cara yang sehat. Lakukan olah napas secara teratur. Cobalah yoga, meditasi atau pijat. Jika perlu, carilah bantuan dari profesional. 

Itulah beberapa tips untuk Anda yang menderita gangguan tekanan darah tinggi. Jangan lupa untuk selalu memonitor tekanan darah Anda di rumah dan selalu teratur menemui dokter untuk melihat perkembangan Anda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *