Kendala yang Sering Dihadapi Penulis Fiksi dan Non Fiksi

  • Whatsapp

Kendala yang Sering Dihadapi Oleh Penulis Fiksi dan Non Fiksi? Apa aja sih? Apakah kamu akan setuju bila dikatakan, ilmu bagaikan binatang buruan. Jika kamu setuju, maka agar tidak lari tentu ilmu itu harus diikat dengan cara menuliskannya.

Baca Juga : Cara Menulis Cerita Fiksi

Read More

Kendala Penulis Fiksi Non Fiksi
Gambar : mediabisnisonline.com

Sulit menemukan inspirasi adalah kendala paling utama bagi seorang penulis fiksi maupun non fiksi. Menulis sepertinya gampang, namun saat kamu mencoba untuk menuangkan tulisan-tulisan tersebut, mungkin kamu pernah mengalami tiba-tiba menjadi kosong, kamu mulai bingung apa yang akan kamu tulis, dan kamu akan merasa ada-ada saja yang membuat pikiranmu menjadi buntu. Contohnya, saat kamu tiba-tiba mendapat ide atau inspirasi untuk menuliskan sesuatu, entah apakah karena kamu tidak langsung menuliskannnya (menundanya), atau ketika inti cerita sudah kamu rencanakan, pulpen, buku, laptop, atau segala macam sarana tulisan sudah di depan mata, tiba-tiba pikiran pikiranmu menjadi kosong. Kesulitan untuk memulai awal cerita atau membuat paragraph pembuka. Kamu terus mencoba hingga beberapa jam memandangi kertas kosong, jungkir balik, namun ide untuk mengawali cerita tak kunjung menempel di otakmu.

Kadang kamu memcoba untuk membaca beberapa buku agar inspirasi kamu muncul. Namun sulit dipaksakan. Hingga kadang kamu harus menunggu beberapa hari untuk mencari sebuah inspirasi.

Kendala lainnya, kadang kamu terlalu banyak tugas kuliah hingga membuat kamu ingin istirahat dari menulis. Pengennya beberapa hari saja, tapi kok malah keterusan sampai beberapa semester perkuliahan berlalu dan kamu tidak membuat sebuah karya pun. Maka kamu pun menjadi malas untuk memulai untuk menulis.

Stres, adalah kendala selanjutnya yang membuat kamu malas menulis. Hidup ini memang digandrungi bermacam–macam problema. Problem dengan perasaan sendiri, maslah percintaan, masalah dengan keluarga, dengan teman, dan sederet masalah–masalah lainnya. Banyaknya masalah di kehidupanmu membuat kamu enggan untuk membaca atau bahkan menulis. Akibatnya kamu susah juga mendapat inspirasi. Biasanya kamu menyakini saat kamu sulit mendapat inspirasi, itu dikarenakan kamu malas membaca. Nah… karena itu untuk menumbuhkan inspirasi kamu memang harus banyak- banyak membaca. Banyak baca, banyak tahu. Nah dari pengetahuan itulah otak kamu akan mengumpulkan dan akan berubah menjadi bank kata-kata, yang ketika kamu perlukan untuk menulis atau berbicara, akan membantu daya pikir untuk menumbuhkan ide–ide.

Cara Merangsang Imajinasi Penulis Fiksi

Kamu pernah merasa kehilangan imajinasi saat menulis? Umumnya Penulis pemula merasa imajinasi adalah sesuatu yang sangat sulit didatangkan. Ia juga kerap dimisalkan sebagai binatang buruan. 

Nah, ini nih cara mudah merangsang imajinasi dalam menulis adalah:

1. Mengubah sudut pandang tentang sebuah benda. 

Misalnya kamu memegang sebuah kayu, saya bertanya padamu: ini apa? Maka jawaban apa? Ini kayu? Itu  sih pemikiran sederhana, anak 4 tahun juga tahu. 

Setujukah kalau  dibilang:

• Ini sebuah benda yang dapat mematikan

• Ini batang pohon tanaman ibu yang kupatahkan

• Ini alat untuk menulis di tanah

Kuncinya adalah cobalah Ubah paradigma umum tentang sesuatu hal dan berfilsafatlah! (Berpikir tentang substansi yang dalam).

2. Mengaitkan beberapa kejadian dalam 1 tema. 

Misal: tsunami. Dalam kejadian tsunami itu apa-apa saja yang terkait; air bah, gelombang, gempa dahsyat, sanak-saudara hilang, dll. Atau lebih mudahnya lagi, kita contohkan jarum; tipis, mudah patah, lancip, tajam, menusuk, dll. Buatlah daftar 10 atau 15 kata dan kita harus memasukkan minimal 80% dari kata-kata yang sudah kita tulis. 

3. Menghidupkan musik. 

Menulislah dengan diiringi lagu dan bayangkan seolah kamu tokoh yang ada dalam lagu itu. 

4. Menatap atau meresapi sebuah gambar

Misal: pemandangan di pantai dan bayangkan kamu berada di sana, lalu sebuah bencana tiba-tiba datang lalu apa yang akan kamu lakukan? atau kamu bisa menatap sebuah foto dan tuliskan yang kamu bayangkan dari foto tersebut. 

Misalnya: senyumnya yang manis membuat hati berdegup kencang saat menatapnya, juga matanya yang lentik serta putih kulitnya adalah bukti betapa cantiknya ia.

Jadi, mari lestarikan budaya membaca! Dan sepertinya tulisan ini juga bermanfaat untuk menumbuhkan semangat dan inspirasi kamu kembali kan? Sederet permasalahan  di hidupmu yang mungkin membelenggu, sebenarnya justru bagus kalau kamu dituliskan. Selamat menulis dan membaca!(CM01/Hindah Sumaiyah)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *