5 Cara Mengurangi Resiko Terserang Alzheimer dan Penyakit Demensia Lain

  • Whatsapp

Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa tak ada yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya Alzheimer dan jenis-jenis demensia lainnya selain berharap yang terbaik. Kita beranggapan bahwa saat tua nanti, kita pasti pikun dan bahkan mungkin kesulitan mengenali orang-orang yang kita sayangi. Namun sebenarnya, kita bisa mengurangi resiko terserang penyakit ini dengan mengikuti pola hidup yang mengutamakan kesehatan otak.

Read More

Berikut adalah hal-hal kunci yang bisa kita lakukan untuk mengurangi resiko terserang penyakit pikun tersebut:

1. Olahraga teratur.

Olah fisik secara teratur mengurangi resiko terserang Alzheimer hingga 50 persen. Jika Anda telah mulai mengalami masalah-masalah kognitif, latihan rutin juga bisa memperlambat parahnya masalah tersebut. Jika Anda selama ini bukan orang yang gemar olahraga, mulailah dengan hal-hal kecil. Parkir di area paling ujung, pilih naik tangga daripada elevator, jalan-jalanlah di sekitar blok sembari mendengarkan musik atau menelepon. 

Jika sudah memiliki jadwal rutin, usahakan melakukan olahraga seperti aerobik, jalan kaki, berenang atau aktivitas lain setidaknya 30 menit lima hari seminggu. Selain itu, latihlah keseimbangan dan koordinasi Anda agar tidak mudah terjatuh. Luka di kepala karena jatuh meningkatkan resiko Alzheimer dan demensia. Jadi jika Anda gemar berolahraga seperti bersepeda, rugby, main skate, lindungi kepala Anda dengan helm. 

2. Makan yang sehat.

Seperti bagian tubuh Anda lainnya, otak Anda juga butuh asupan nutrisi untuk berfungsi dengan baik. Fokuslah pada kebiasaan makan sayuran dan buah segar. Coba ikuti pola makan Mediterania yang kaya ikan, kacang-kacangan, gandum utuh, minyak zaitun dan bahan makan segar. Hindari konsumsi daging merah, produk susu, makanan gorengan, makanan cepat saji dan makanan kemasan. Konsumsi banyak asalm lemak omega 3 seperti pada sarden, tuna dan salmon. 

Coba makan 4-6 kali sehari dengan porsi kecil dengan sayuran dan buah yang berwarna-warni seperti pelangi. Manjakan diri Anda dengan 2 cangkir teh hijau atau oolong sehari untuk meningkatkan memori dan memperlambat penuaan sel-sel otak. Oh ya, berhentilah merokok dan mengkonsumsi alkohol berlebih. 

3. Stimulasi Mental Anda.

Mereka yang selalu belajar hal baru dan menantang otak mereka memiliki kemungkinan lebih kecil terserang Alzheimer dan demensia. Coba pelajari sebuah bahasa baru, alat musik atau mulailah hobi baru. Semakin besar tantangan dan hal baru, semakin baik. Praktekkan mengingat untuk mengasah memori Anda, mulai dari hal-hal kecil seperti ibu kota berbagai negara dunia, tanggal-tanggal penting dunia, dan lain-lain. Mainlah puzzle atau teka-teki. 

4. Daparkan Tidur Berkualitas. 

Otak Anda butuh tidur teratur dan nyenyak untuk berfungsi optimal. Tidur nyenyak sangat kritis untuk pembentukan memori. Sementara, kekurangan tidur tidak hanya membuat Anda capek, namun juga mengganggu kemampuan Anda berpikir, menyelesaikan masalah, menyimpan dan mengingat informasi. Tidur dan bangunlah pada jam yang sama. Jika Anda sering mengalami insomnia, hentikan kebiasaan tidur siang karena bisa memperparahnya. Sebelum tidur, aturlah suasana agar Anda rileks seperti mandi air panas, menulis buku harian, dan memadamkan lampu. 

5. Aktiflah secara sosial dan olah stress dengan bijak.

Stess bisa menyusutkan area memori kunci di otak dan meningkatkan resiko Alzheimer dan demensia. Jadwalkan aktivitas rileksasi dan bernapaslah dalam-dalam ketika mulai merasa stress. Temukan hal-hal yang menimbulkan kedamaian batin.

Terakhir, aktiflah secara sosial. Manusia adalah makhluk yang tidak bisa tahan terisolasi, begitu pula otak kita. Menurut studi, semakin terkoneksi kita, semakin baik memori dan kognitif kita. Semakin tua, memang lingkungan sosial kita semakin sempit, namun Anda bisa mengakali ini dengan berbagai hal seperti menjadi relawan, berkenalan dengan tetangga, dan menghubungi teman-teman melalui jejaring sosial.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *