Bermula Kecemplung Nasi Soto

  • Whatsapp

Bermula Kecemplung Nasi Soto – Soto adalah masakan yang dibuat dengan hati, begitu ungkap Fajri Siregar selaku owner dari Rumah Soto Nyfara. Baginya membuat soto tidaklah semudah yang dibayangkan, ”mulai dari ngaduknya, buat santennya. Dan itu tidak semua orang bisa melakukannya. Banyak orang berfikir, masukkan bahan, kocok, terus jadi. Tidak sesederhana itu sebenarnya.”

Bermula Kecemplung Nasi Soto, Fajri Siregar owner dari Rumah Soto Nyfara
Bermula Kecemplung Nasi Soto

 

Read More

Fajri
mengaku bahwa jiwa wirausaha timbul sejak ia menjadi pegawai swasta pada salah
satu perushaan di Kota Medan. Saat itu dia dan istri sempat menjadi pengusaha
boneka di tahun 2010 dan menghasilkan 60 juta rupiah dalam satu tahun. Ini
mereka lakukan disela waktu selepas pulang kerja. “Dari sinilah mulai timbul ingin
melakukan pekerjaan yang lebih menantang dan keinginan untuk memiliki usaha
timbul,” tuturnya.

Bisnis
kuliner pertama yang ia lakoni yakni, bisnis bakso. Namun, sementara waktu bisnis
ini vakum dan ia memilih bisnis nasi soto. Fajri menceritakan kepada saya bahwa
ada kisah unik di balik awal mula bisnis Rumah Soto Nyfara, dimana nama itu ia
ambil dari anak pertamanya. “Saya sebenarnya tidak begitu paham cara membuat
soto yang enak seperti apa. Hanya saja, saat saya sharing dan kebetulan saat
itu diskusinya dengan tante saya yang kebetulan jago buat soto. Yah, akhirnya
bisnis itu yang dipilih,” ujarnya sambil geli.

Soto
“by accident,” begitu ia menyebut
awal mula kisah bisnisnya ini yang ia jalani sejak Mei 2013 silam. “Karena saya
sudah kecemplung di nasi soto ini dan banyak peminatnya di sini. Yah, saya
lanjuti saja usaha ini,” lagi-lagi ia menegaskan dengan candanya. Meskipun begitu,
Fajri mengaku kalau ia terus berusaha agar rasa dari soto olahannya menjadi
nikmat dan sesuai selera orang pada umumnya. Hal ini ia lakukan dengan berdiskusi
ke beberapa temannya yang sudah ahli dalam bisnis nasi soto tersebut.

Ketidaksengajaannya
nyemplung di bisnis nasi soto justru membesarkan usahanya yang semula hanya
berupa kios kecil saja. Saat ini, Rumah Soto Nyfara bisa berkembang dan
memiliki lahan yang cukup luas dan ia juga menuturkan kalau beberapa
perlengkapan yang ia miliki tidak semuanya baru,”karena bagi saya memulai usaha
itu dengan cara mengolah modal yang kita punya. Saya mampunya memulai dengan
seperti ini, yah saya mulai. Perlahan akan terus berkembang,” tegasnya.

 

Fajri Siregar, Owner Dari Rumah Soto Nyfara
Fajri Siregar, Owner Dari Rumah Soto Nyfara

 

Fajri
juga mengutarakan kalau segmen pasar yang ia targetkan adalah para anak muda
dan karyawan yang tinggal disekitaran Rumah Soto Nyfara miliknya yakni, di Jl.
Purwo No. 1 B, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, 20234. Tidak heran
kalau banyak keunggulan Rumah Soto Nyfara dibanding bisnis kuliner yang ada
disekitaran daerah tersebut.

Keunggulannya
yakni, ada WI FI dan TV kabel, serta kurir untuk delivery order. Fajri mengaku bahwa bisnis ini sengaja di rancang
sebagai tempat nongkrong sehingga menjadi rumah kedua bagi para pengunjung,”Ini
peluang yang saya ambil, karena belum ada pengusaha kuliner yang mengambil
peluang ini di daerah sini,” ungkap Fajri. Maka dari itu, Fajri membuat jadwal weekend sebagai agenda Nonton Bareng
(nobar), apalagi pada saat musim liga bola. Sebab, baginya ini sebagai daya
tarik para anak muda untuk datang berkunjung.

Selain
menu nasi soto, ternyata ada menu lain yang menjadi favorit pengunjung yakni, Teh
Susu Telur (TST) dan Jus Somboi. Namun, Fajri mengaku kalau menu TST yang terfavorit
di tempat tersebut. “Kedepannya saya akan kembangkan bisnis ini menjad warung
TST juga seperti yang ada di Jl. Puri,” tuturnya. Ini karena masih belum banyak
orang yang berjualan TST di daerah tersebut.

Berikut
beberapa review menu di Rumah Soto Nyfara :

 

Menu Rumah Soto Nyfara
Menu Rumah Soto Nyfara

 

Nasi Soto Ayam
& Daging
,
merupakan menu khas dengan santan yang tidak terlalu kental dengan taburan daun
bawang dan pergedel kentang yang pulen, serta jeruk nipis sebagai pelengkap
rasa asam yang menyegarkan saat cicipan pertama. Nasi disajikan terpisah dengan
taburan bawang goreng diatasnya, menambah kegurihan saat berbaur dengan soto.

Teh Susu Telur
(TST)
,
merupakan minuman terfavorit yakni, gabungan dari teh yang diblender dengan
telur dan ditambah susu kental manis. Kesemuanya disajikan dengan apik sehingga
sangat menggiurkan saat pertama kali melihatnya. Rasa yang sempurna saya
dapatkan pada sedotan pertama antara rasa manis, lemak, dan teh, membaur
menjadi satu dan sama sekali tidak ada rasa anyir dari aroma campuran telurnya.

 

Nasi Goreng Mie, merupakan menu
unik di Rumah Soto Nyfara, dimana nasi goring dipadukan dengan mie goreng. Biasanya
menu seperti ini bisa didapatkan jika kita berkunjung ke daerah Tapanuli
Selatan. Rasa spicy yang menjadi ciri
khas dari nasi goreng ini sangat sesuai dengan selera orang Medan pada umumnya.
Taburan mie di atas nasi meskipun hanya sebagai pemanis namun rasanya juga spicy. Beberapa hiasan ornamen timun,
tomat, dan kerupuk menjadi penetralisir dari rasa spicy pada makanan tersebut. Kenikmatan nasi goreng ini makin
sempurna dengan sajian telur mata sapi yang disajikan setengah matang.

Inilah
yang merupakan bisnis “learning by doing.”
Berani mengawali, tapi tetap terus belajar dalam mengembangkan bisnis menjadi
lebih baik lagi. Jadi, bagi anda yang berada di sekitaran Jl. Purwo, jangan
bingung lagi dalam mencari tempat tongkrongan, karena Rumah Soto Nyfara bisa
menjadi pilihan wisata kuliner anda, bahkan menjadi solusi bagi anda para
karyawan yang tidak sempat untuk memasak. Tidak perlu menguras cost check besar untuk bisa menikmati
menu dan semua fasilitas di Rumah Soto Nyfara. Dengan 20 ribu rupiah, anda bisa
makan, minum, dan WI FI-an atau nobar.

Maka demikianlah artikel mengenai Bermula Kecemplung Nasi Soto, semoga dapat menambah daftar wisata kuliner Anda!

Contact
:

Phone
: Fajri – 0812 6000 8910 (SMS only)

PIN : 2619AC9D

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *