KOPHI Sumut Sukses Adakan Green Youth Camp

  • Whatsapp

Guna menyuarakan gaya hidup ramah lingkungan kepada masyarakat khususnya anak muda, Koalisi Pemuda Hijau Indonesia Regional Sumatera Utara (KOPHI Sumut) mengadakan Green Youth Camp 2014 tingkat Nasional perdana yang dilaksanakan di Kota Medan pada tanggal 04 sampai dengan 07 Desember 2014.

KOPHI Sumut Sukses Adakan Green Youth Camp Perdana

Read More

Konsulat Amerika Serikat untuk wilayah Sumatera, Y. Robert Ewing sangat mengapresiasi kegiatan ini “Kegiatan ini harus didukung penuh oleh semua pihak, terlebih sekarang peran komunitas semakin strategis dalam sosialisasi hidup ramah lingkungan,” ujarnya dalam acara pembukaan Green Youth Camp 2014 (07/12/14) di Gedung BPPAUDNI Kota Medan.

Green Youth Camp (GYC) 2014 dihadiri oleh 53 dari 100 pemuda yang dinyatakan lulus tahap seleksi. Peserta yang mengikuti GYC 2014 ini berasal dari beberapa daerah di Indonesia seperti Tarnate, Pontianak, Surabaya, Malang, Semarang, Bengkulu, Jakarta, dan beberapa daerah lainnya di Nusantara.

Dengan mengusung tema Reise Up Your Greeneration, peserta diharapkan dapat menjadi pemuda yang sadar akan perannya sebagai agen perubahan untuk kelestarian lingkungan sekitar. Selain itu para peserta juga diharapkan dapat melakukan project Social berupa kegiatan berkelanjutan yang bertujuan untuk menyuarakan gaya hidup ramah lingkungan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif di dalamnya. 

GYC 2014 terdiri dari serangkaian kegiatan workshop, talkshow, dan fieldtrip. Mulai dari hari pertama yang dimeriahkan oleh serangkaian acara pembuka seperti tarian Tor-Tor dilanjutkan dengan Opening Cermony. Setelah itu peserta mengikuti sesi talkshow bersama Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatera Y. Robert Ewing. kemudia peserta diberikan materi menarik dan interaktif mengenai Bank Sampah oleh BLH Kota Medan yang diwakili oleh Susanto Maulana, dilanjutkan dengan pembuatan kerajinan tangan dari limbah teh dan kardus, ditutup oleh talkshow menarik dari seorang pemerhati lingkungan Kota Medan, Jaya Arjuna. 

Hari Kedua peserta disuguhkan dengan talkshow menarik yang membahas tentang kampanye hidup hijau melalui media massa dan media sosial bersama Wahyu Hidayat, Admin Twitter @ceritamedan dan Rizanul Arifin, redaktur surat kabar Medan Bisnis. Peserta sangat antusias dalam mengikuti sesi ini, bahkan salah seorang peserta Ridho Viardi, peserta asal Medan, menawarkan untuk membuat media berkampanye hidup hijau melalui website yang nantinya akan dikelola bersama oleh peserta. Dalam Sesi ini GYC 2014 juga mengundang DaaiTv dan Radio Bahana Medan selaku media yang turut menyuarakan gaya hidup ramah lingkungan. Kegiatan di hari kedua ditutup oleh fieldtrip keliling Kota Medan yang mengunjungi beberapa tempat wisata di Kota Medan seperti Istana Maimun, Masjid Raya, dan sebagainya.

Hari Ketiga yang merupakan acara puncak GYC 2014 terdiri dari serangkaian talkshow oleh Finalis Puteri Indonesia 2013, Qintari Aninditha, dan Miss Earth 2013 Nita Sofiani dan ditutup oleh acara Kophi Celebration yang dipenuhi oleh serangkaian penampilan seni dari para peserta dan komunitas seni di Kota Medan.

Nita Sofiani, Miss Earth 2013 mengaku senang telah diundang menjadi pembicara dalam GYC 2014 ini “Peserta yang hadir luar biasa, semoga tahun depan Kophi Sumut dapat menyelenggarakan Green Youth Camp II, dan harapan terbesar saya adalah semoga para peserta dapat menjadi agen-agen peduli lingkungan di wilayah masing-masing.”

Hari terakhir, peserta diajak untuk memberikan kesan dan pesan tentang kegiatan yang telah mereka lakukan selama GYC 2014 berlangsung sembari saling menukar kado yang merupakan oleh-oleh khas dari daerah asal peserta.

“Saya harap setelah kegiatan Green Youth Camp 2014 ini, teman-teman semua dapat menerapkan ilmu yang didapat, dan melakukan aksi untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah masing-masing,” ujar Nugrah, Ketua Panitia GYC 2014 dalam Closing Ceremony Green Youth Camp 2014. 

Kegiatan ini mendapat dukungan dari USAID, Majalah KOVER, DAAITv, Radio Kiss FM, BLH Kota Medan, dan komunitas seni Kota Medan.

Sayangnya GYC 2014 kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan Provinsi. Harusnya kegiatan bertaraf Nasional seperti ini dapat didukung oleh semua pihak termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selaku tuan rumah. Mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang bertujuan untuk kepentingan bersama sekaligus dapat mempromosikan pariwisata Sumatera Utara dan Medan. (Rizki Ramadhani Nasution)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *