IBX5A49C9BC313D6 Kopi, Dari Domba Jadi Gaya Hidup – Cerita Medan

Kopi, dari Domba Jadi Gaya Hidup

Sore menjelang, di sebuah sudut mall di Medan, terlihat serombongan wanita tengah duduk sembari bercengkerama di sebuah kedai kopi atau nama kerennya coffee shop. Di sudut yang lain, terlihat dua orang eksekutif muda tengah membicarakan bisnis, di depannya terlihat sebuah laptop. Yang lebih unik lagi, di sudut lain, tampak sekelompok kakek tengah asyik bercerita sembari menikmati aneka jenis kopi. Demikian sekilas gambaran sebuah kedai kopi  alias coffe shop.

Kopi, Dari Domba Jadi Gaya Hidup

Asal Usul Kopi

Banyak versi mengenai asal usul minuman ini. Konon kopi ditemukan pertama kali di Ethiopia (Afrika) pada tahun 850 masehi oleh seorang pengembara bernama Kaldi.  Tanaman kopi yang dikonsumsi oleh domba membuat mereka menjadi hiperaktif membuatnya penasaran. Ternyata buah yang dikonsumsi domba ini saat dicicipi berasa enak dan menyegarkan.

Penyebaran kopi dimulai dari Jazirah Arab yang kemudian menyebar ke India lalu meluas ke Turki. Turki menjadi negara pertama yang memiliki kedai kopi. Sejak saat itulah kopi mulai menjadi teman berbincang, teman bermain catur, hingga mendengarkan musik. Pada abad ke-17 kopi mulai memasuki daratan Eropa dan mulai menyebar keseluruh penjuru Eropa.

Di Indonesia, kopi masuk bersamaan dengan kedatangan bangsa Belanda di akhir abad 17. Pada awalnya tanaman kopi ini ditanam di daerah pesisir pantai Jawa yakni Batavia, namun gagal. Selanjutnya bibit tanaman kopi mulai dibawa oleh orang Eropa ke daerah pedalaman Indonesia yang memiliki kelembaban serta unsur tanah yang lebih subur seperti Bogor, Sukabumi dan Bandung. Sistem tanam paksa akhirnya turut menyebarkan budidaya kopi meluas hampir keseluruh wilayah Hindia Belanda seperti pedalaman Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga daerah Sumatera dan Sulawesi. Jenis kopi yang ditanam adalah kopi Arabika dan Robusta. Kopi Robusta tumbuh di daerah rendah sedangkan kopi Arabika tumbuh di daerah tinggi. Pada perkembangan selanjutnya daerah-daerah penghasil kopi di Indonesia ini melahirkan berbagai jenis kopi dengan rasa dan aroma yang berbeda seperti kopi Lampung, kopi Medan, kopi Bali, kopi Sulewesi, kopi Toraja hingga kopi Jawa.

Meski untuk mendapatkan kopi kualitas bagus membutuhkan waktu 4-5 bulan, namun rasanya sebanding dengan waktu penantiannya. Berjalannya waktu penikmat kopi semakin membludak. Tidak hanya kalangan orang tua saja, remaja dan para pekerja hingga eksekutif muda juga menjadi penggemar minuman ini. Saat ini kopi bisa dinikmati dimana saja, mulai dari kedai tradisional hingga kedai kopi yang modern. Beberapa kedai kopi bahkan melengkapi sarananya dengan sofa yang empuk, makanan ringan yang lezat hingga fasilitas hiburan (live music dan hotspot area). Dapat dikatakan saat ini kopi tidak hanya menjadi sekedar minuman favorit, tapi juga gaya hidup dan trend.

Halalkah Kopi?

Sebagai negara dengan mayoritas muslim, masalah kehalalan harus menjadi keutamaan.  Kopi yang telah menjadi tren pun tidak lepas dari masalah halal ini.

Pada dasarnya tanaman kopi adalah hahal dan boleh dikonsumsi. Yang menjadi keraguan akan kehalalannya adalah bahan tambahan saat menikmati kopi, seperti krim.

Nama asing terkadang membuat kita tidak mengetahui secara pasti kandungan kreasi kopi tersebut. Kita sendiri tidak dapat menjamin apakah minuman tersebut tidak ditambahkan minuman beralkohol seperti rhum, gin, whiskey hingga brandy. Sebab jika ternyata ditambahkan minuman beralkohol maka status kehalalan kopi dari biji kopi tersebut harus dipertanyakan lagi. 

Selain itu Bahan-bahan campuran seperti krimmer dan perasa juga mesti dilihat segi kehalalannya. Bisa jadi menggunakan bahan penstabil yang bersumber dari hewan serta tidak jelas kehalalannya. Beberapa kreasi kopi yang disinyalir mempergunakan bahan yang tidak jelas kehalalannya adalah Jamaican Coffee, Tia Maria, Vermont Coffee,  Colonial Coffee hingga Coffee Brulot. Selain itu ada pula kreasi kopi yang ditambahkan whiskey seperti Irish coffee yang ditambahkan Irish whiskey.

Demikianlah artikel mengenai Kopi Jadi Gaya Hidup, semoga menjadi informasi yang seru bagi Anda pembaca Cerita Medan.(anggraini)

KOMENTAR

BACA JUGA