Cuci Tangan, Sunnah Rasul yang Dahsyat Manfaatnya

  • Whatsapp

Setiap tanggal 15 Oktober seluruh dunia termasuk Indonesia memperingati hari cuci tangan pakai sabun sedunia. Mengapa begitu penting mencuci tangan? Menurut penelitian badan kesehatan PBB, WHO, cuci tangan merupakan hal pertama mencegah penyebaran kuman.

Cuci Tangan, Sunnah Rasul yang Dahsyat Manfaatnya
Cuci Tangan, Sunnah Rasul yang Dahsyat Manfaatnya
Gambar : info-kes.com

Berdasarkan penelitian WHO di Indonesia setiap tahunnay terdapat 100 ribu kematian anak akibat sanitasi yang buruk dan sulitnya akses air bersih. Masih menurut WHO, cuci tangan adalah kebiasaan yang bisa memperkecil kemungkinan terserang kuman diare. 

Read More

Asal tahu saja, jika tangan manusia menyentuh tinja, maka akan terkontaminasi dengan lebih dari 10 juta virus dan satu juta bakteri yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Dan cuci tangan dengan sabun, mampu membunuh kuman-kuman tersebut.

Cuci Tangan, Sunnah Rasul yang Dahsyat Manfaatnya

Mencuci tangan bukan saja demi kesehatan tapi juga sunnah Rasulullah, dalam sebuah riwayat Abu Hurairah, Rasulullah bersabda “ Bila salah seorang dari kalian bangun tidur, janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya 3 kali karena ia tidak tahu apa yang disentuhnya selama tidur’(HR Bukhari dan Muslim)

Mencuci tangan menghindarkan kita dari SARS, flu burung, dan penyakit lainnya akibat kontak tangan (bisa karena kontak dengan binatang, gagang telepon, pegangan tangga, uang, dimana kebersihannya sulit dijaga). Apalagi saat tidur, tangan akan bergerak tanpa kita sadari dan menyentuh benda-benda di sekitar kita. Syari’at ini lah yang melindungi kita dari hal hal tersebut.

Bahkan Rasulullah juga mengajarkan kita untuk mencuci tangan dengan air mengalir. Karena dengan air mengalir, kuman akan pergi terbawa aliran air. Namun harus diingat, air  saja tidak cukup. Mencuci tangan yang benar adalah menggunakan air mengalir sembari digosok-gosok di sela-sela jari. 

Sekali lagi, jangan anggap remeh manfaat mencuci tangan. Jangan pernah bosan pula mengingatkan anak untuk melakukannya, termasuk memberi contoh pada si kecil. Hanya dengan sekian detik mengorbankan waktu untuk cuci tangan, kita tak perlu buang-buang waktu (dan uang) karena harus terbaring di rumah sakit.(anggraini)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *