Donor Darah Hanwha Life Medan 24 Oktober 2014

  • Whatsapp

Mendonorkan darah adalah perbuatan yang mulia. Hal tersebut perlu disadari dan juga harus tahu manfaat yang didapat dari donor darah. 

Terdapat beberapa manfaat dari donor darah, yakni : menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat tubuh, mendapatkan kesehatan psikologis, mendeteksi penyakit serius.

Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Seperti yang diringkas dari beberapa sumber, ada syarat-syarat teknis menjadi donor darah:

  1. Umur 17-60 tahun( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)
  2. Berat badan minimal 45 kg
  3. Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  4. Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg
  5. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
  6. Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  7. Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:

  1. Pernah menderita hepatitis B
  2. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  3. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  4. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  5. Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  6. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
  7. Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  8. Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  9. Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  10. Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  11. Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  12. Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  13. Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
  14. Sedang menyusui
  15. Ketergantungan obat
  16. Alkoholisme akut dan kronis
  17. Mengidap Sifilis
  18. Menderita tuberkulosis secara klinis
  19. Menderita epilepsi dan sering kejang
  20. Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  21. Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
  22. Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  23. Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.

Donor Darah Hanwha Life Medan 24 Oktober 2014

Memahami hal diatas, maka disadari bahwa pentingnya donor darah. Oleh karena itu diselenggarakanlah aksi Setetes Darah untuk Kehidupan Dalam rangka memperingati *bday* 1 tahun Hanwha Life, bekerjasama dengan :

  • PDDI Kota Medan
  • RS Columbia Asia &
  • Indocafe

Mengadakan kegiatan donor darah pada :

Hari/Tgl : Jumat/24 Okt 2014

Jam : 09.00 -15.00 WIB

Tempat : PT Hanwha Life Insurance

Jl. P. Diponegoro No.36

Medan 20152

Bagi pendonor disediakan souvenir *gifts* eksklusif yang menarik! Yuk Donor Darah! 😉

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *