Dewi Sartika Sosok Bintang Berpuisi

  • Whatsapp

Bercerita tentang sosok yang akhir-akhir ini disibukkan dengan segala kegiatan apapun di luar dari kebiasaan lamanya dan kini hadir dihadapan kamu untuk memperkenalkan diri, yang masih butuh support dari semua yang mengenalinya. Dewi Sartika, S.Pd. gadis kelahiran Medan, 20 Januari 1991 yang saat ini berusia 23 tahun memutuskan diri untuk mengabdikan hidup di dunia pendidikan. 

Bermula dari kecintaan dengan dunia anak dan mulai membuka les privat di rumah sejak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuat dirinya semakin mencintai dunia pendidikan lalu melanjutkan ke jenjang Strata-1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhmmadiyah Sumatera Utara yang sampai saat ini telah bekerja di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Medan. 

Read More

Selain bergulat dengan dunia pendidikan, teman-teman yang biasa memanggilnya dengan sebutan Dewi, juga aktif di beberapa komunitas salah satunya Blogger Medan Community (BMC). 

Dewi yang saat ini sebagai sekretaris di kepengurusan BMC 2014, telah beberapa kali meraih prestasi, diantaranya :

  • Akhir Juni 2012, Juara II musikalisasi puisi
  • Cerpen 11 Mei 2013- Kejutan Sebelum Ramadhan Antologi Cerpen Kejutan Sebelum Ramadhan buku #9 tahun 2013
  • Puisi Si Pemilik Kenangan Notif Magz edisi 02 tahun 2014 
  • Mundur Perlahan, Mundur Perlahan Part II, di kota Kita Mengenal Kisah Kawanku Magz. 

Dewi Sartika, S.Pd

Dewi Sartika, S.Pd

Dalam cerita kami di siang itu, Dewi mengungkapkan rasa bangganya bahwa sejak awal aktif menulis di blog sendiri, dari sini ia telah mendapat kesempatan bekerja sama dengan salah satu perusahaan online shop ternama di Indonesia.

Gadis manis berparas hijab ini lebih aktif menulis puisi 140 karakter di sosial media twitter @WE_Dewie dengan menggunakan hastag #BintangBerpuisi, sekaligus owner merangkap admin di blog pribadi www.bintangberpuisi.com 

Pada akhir pembicaraan kami, Dewi bercerita tentang sebuah mimpi. Ada satu mimpi yang sampai ini belum berhasil diraihnya yakni, membangun sekolah taman kanak-kanak untuk anak-anak Indonesia. 

Dewi yang saat ini masih aktif mengajar berharap semoga impiannya ini segera terwujud, Amin.

“Terima kasih buat ceritamedan.com yang memberi aku kesempatan untuk memperkenalkan diri di website terkecenya. Sukses dan selalu mengedepankan informasi apapun tentang Medan,” tutup Dewi seraya tersenyum dan tak henti berterima kasih.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *