Siap Hadapi ASEAN Free Trade 2015?

  • Whatsapp

Siapkah Anda dalam menghadapi ASEAN Free Trade di tahun 2015? Tidak terasa tahun 2014 sebentar lagi akan berlalu. Kita menyaksikan berbagai pasang surut negara Indonesia pada tahun ini, mulai dari bencana alam di beberapa daerah, pemilihan presiden yang dramatis, hingga berakhirnya masa kepresidenan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Tahun 2015 akan menjadi tahun yang lebih menarik lagi karena berlakunya ASEAN Economic Community (AEC) untuk negara di bawah naungan ASEAN.

AEC ini bertujuan untuk mengintegrasi jalur ekonomi di negara-negara kawasan ASEAN. Akan tetapi, proses integrasi ini tidaklah mudah karena negara Indonesia sendiri masih menghadapi berbagai kendala , mulai dari infrastruktur, tataran industri mikro-makro, sampai dengan daya saing sumber daya manusia kita.

Read More

Salah satu ‘senjata’ yang perlu dimiliki oleh SDM kita ialah kemampuan berbahasa Inggris karena bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang digunakan oleh mayoritas negara ASEAN. Akan tetapi, hal ini bisa dibilang merupakan salah satu tantangan terbesar bangsa kita. Mayoritas masyarakat Indonesia pada umumnya masih tidak begitu percaya diri berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

ASEAN Free Trade 2015

Melihat pentingnya bahasa Inggris bagi generasi muda, Yayasan Bunda Siti Banun mengembangkan program Let’s Talk! bagi sekolah-sekolah khususnya di daerah pinggiran / pedalaman. Visi mereka ialah membuat belajar bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan mudah bagi murid-murid dan guru tersebut. Misi mereka ialah mempromosikan komunikasi bahasa Inggris yang efektif melalui program kepemimpinan yang berdedikasi, yang kemudian diadopsi dan direplikasi oleh sekolah-sekolah di kota-kota dan daerah pedesaan Indonesia.

Program Let’s Talk! siap memberikan bantuan kepada teman-teman kita yang kurang beruntung di daerah pedalaman maupun sekolah-sekolah yang kurang ter-ekspos bahasa Inggris. Yayasan Bunda Siti Banun akan memilih sekolah-sekolah yang memang memerlukan program ini.

Melalui kemampuan komunikasi bahasa Inggris, YBSB yakin mereka dapat meningkatkan Pertumbuhan Personal, Kualitas Kepemimpinan, dan Tingkat Kemahiran Diri bagi generasi berikutnya untuk masa depan yang lebih baik. Program ini akan melahirkan upaya masyarakat untuk mendorong dan mengembangkan satu generasi pelatih lokal yang bisa menjalankan Program Let’s Talk! di semua sekolah di Indonesia.

Yayasan Bunda Siti Banun percaya bahwa penguasaan bahasa Inggris bisa mendatangkan lebih banyak peluang bagi anak-anak bangsa Indonesia dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam program ini ialah ACCELERATED LEARNING, juga dikenal sebagai AL. Metode AL fokus kepada 70% conversation dan 30% kegiatan yang terdiri dari visual, audio dan elemen kinestetik. Proses dimulai dengan metode ‘pasang-ulang’ pola pikir mereka sehingga mereka mengembangkan sikap terbuka dan mau menerima pembelajaran.

Berbeda dengan pelajaran bahasa Inggris yang fokus ke teknikal tata bahasa, Program Let’s Talk! lebih terfokus kepada penggunaan Bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri dan cinta terhadap Bahasa Inggris sebelum mengenal teknik tata bahasa, terutama bagi mereka yang bahasa Inggris itu bukan bahasa utama mereka.

Penasaran ingin tahu lebih lanjut tentang program ini terutama bagaimana caranya kamu bisa mengambil peran dalam membangun Bangsa Indonesia melalui Program Let’s Talk!? Tunggu post kami berikutnya minggu depan.

Baca Juga : 
Let’s Talk : Enjoy Using English

Let’s Talk Meningkatkan Kualitas SDM
Siap Hadapi AFTA 2015 Bersama Let’s Talk

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *