Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri

  • Whatsapp

Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri – Penebar Manfaat dan Kebaikan, Bersedekah Tanpa Syarat. Begitulah motto Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri (PSM). Bersedekah adalah seikhlas hati, tanpa paksaan dan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, serta dalam bentuk apapun. Itulah arti sedekah bagi PSM.

Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri

Read More

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 261).

Ini menegaskan bahwa bersedekah itu bukan mengurangi harta kita, melainkan semakin bertambah, bertambah, dan bertambah. Hal ini juga yang ingin ditularkan Komunitas PSM kepada rekan lainnya untuk tidak sungkan mengeluarkan sedekah walaupun sedikit, agar harta yang dimiliki menjadi lebih berkah.

Sejarah Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri

Berawal dari ngumpul bareng beberapa teman dan keinginan untuk berbagi (bersedekah) dengan orang-orang yang kurang mampu. “Punya ide tapi kadang enggak tahu mau dibuat bagaimana karena saat itu kita semua, pengurus ataupun donatur punya kegiatan dalam komunitas masing-masing,” ungkap Ahmad Khomeini salah satu pengurus Komunitas PSM. 

Melihat begitu banyak komunitas sedekah yang sudah ada saat ini di kota Medan, Komunitas PSM memiliki karakter tersendiri dalam mengajak masyarakat, khususnya para donatur untuk bersedekah. “Bedanya di PSM ini kalau ingin bersedekah ya, sedekah saja. Enggak ada syarat atau ketentuan apapun. Disini semua ide ditampung, enggak ada perbedaan antara satu orang dengan yang lainnya. Sama rata semua,” tegas Ahmad Khomeini.

Ahmad Khomeini juga menjelaskan bahwa nama Pejuang Sedekah Mandiri diambil dari filosofi para anggota yang selama ini kalau ingin membuat kegiatan sedekah sumber dananya berasal dari mereka sendiri. Jadi mandiri tanpa dibantu dari mana pun. Kegiatan komunitas ini bersifat langsung, yang mana maksudnya adalah setiap dana sedekah yang sudah terkumpul akan langsung mereka salurkan kepada yang berhak menerimanya. 

Seperti apa kepengurusannya? 

Komunitas ini tergolong unik, sebab mereka tidak memiliki kepengurusan yang baku. Setiap anggota di Komunitas PSM sewaktu-waktu bisa saja jadi ketua di setiap kegiatan mereka, sebab setiap orang punya peran dan tugas masing-masing. “Semua anggota ya pengurus, semua pengurus ya donatur,” tutur Ahmad Khomeini lagi.

Komunitas PSM berawal dari tujuh orang, yang kemudian terus bertambah seiring kegiatan yang terus bergulir. Ahmad Khomeini mengatakan bahwa tidak ada jumlah pasti dari keanggotaan mereka, sebab orang-orang yang bergabung selalu saja berganti-ganti di setiap kegiatannya. Itu alasan kenapa mereka tidak bisa menetapkannya.

Apa saja sih kegiatan mereka?

Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri memiliki beragam kegiatan, yang mana kegiatan utama dilakukan regular sebulan sekali. Akan tetapi, terkadang mereka selingin dengan kegiatan-kegiatan lain, seperti Rumah Tahfiz.

Beberapa Rumah Tahfiz yang penah dijadikan kegiatan yaitu Rumah Tahfiz yang berada di JL. HOS Cokro Aminoto Medan. Rumah Tahfiz itu membutuhkan peralatan belajar berupa meja dan white board. “Karena selama ini mereka belajar mengaji hanya dengan beralaskan bantal,” ungkap Ahmad Khomeini.

Tidak hanya Rumah Tahfiz yang di Medan, Komunitas PSM juga melakukan kunjungan ke Rumah Tahfiz yang di Kisaran. Adapun bantuan berupa peralatan belajar mengajar dan juga Al-Qur’an sebanyak 130 examplar, serta bantuan tunai.

Pejuang Sedekah Mandiri

Selain itu Komunitas PSM juga memberikan bantuan kepada salah satu dhuafa, yaitu Bapak Ferry. Beliau adalah penderita lumpuh layu sejak beberapa tahun belakangan dan saat ini dirawat di RS. Adam Malik, Medan. Komunitas PSM juga sempat bekerjasama dengan Komunitas Berbagi Nasi Medan, dalam rangka turun ke jalan untuk membagi-bagikan nasi kotak.

Komunitas PSM juga memiliki kegiatan “Their Dream Come True”. Dimana segmen ini memberikan apa yang dibutuhkan Panti Asuhan. Contohnya, ada Panti yang memerlukan televisi, perlengkapan mandi, ataupun perlengkapan tidur (bantal, guling, dan kasur). Jadi kegiatan mereka lebih bervariatif, tidak hanya sekedar datang, makan bareng, ibadah bareng, berbagi bingkisan saja, melainkan lebih kepada memberikan sumbangan yang memang dibutuhkan oleh pihak panti.

Komunitas PSM

Selama Ramadhan kemarin, Komunitas PSM melakukan kegiatan 3 kali setiap minggunya. Adapun kegiatan berupa edukasi, dimana adik-adik panti diberikan pengalaman sekaligus belajar sambil menunggu berbuka puasa. Berikut beberapa spot kegiatannya:

Venue 1 : Museum Rahmat Gallery & Waroenk Nenek (Minggu, 6 Juli 2014)

Venue 2 : Medan Fun Factory, Focal Point (Minggu, 13 Juli 2014)

Venue 3 : Persimpangan MW & Aston (Minggu, 20 Juli 2014)

Contact :

Twitter : @psm_medan

FB : Pejuang Sedekah Mandiri 

Path : Pejuang Sedekah Mandiri 

Wah, seru ya kegiatan Komunitas Pejuang Sedekah Mandiri. Kamu berminat gabung? Jika iya, maka kamu langsung saja ikutan setiap mereka buat acara, sebab tidak ada sistem baku untuk jadi anggota komunitas ini lho.. Yuk! menebarkan sedekah, agar benih harta yang kamu tuai berbuah berkah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *