Florida Silalahi : Perajin Sendok dan Garpu Ukir

  • Whatsapp

Kerajinan sendok dan garpu ukir bukanlah hal asing. Hasil kerajinan tangan ini,  banyak ditemukan kawasan wisata seperti Parapat, Tomok dan juga Berastagi. Tapi siapa sangka, sendok dan garpu ukir ini ternyata diproduksi di pinggiran Kota Medan.

Sendok ukiran yang umumnya bertuliskan Lake Toba dan banyak dijadikan sebagai cenderamata dari daerah wisata. Disamping juga dapat dijadikan sebagai hiasan di rumah untuk memperindah rumah tempat tinggal.

Read More


Florida Silalahi : Perajin Sendok dan Garpu Ukir

Adalah Florida Silalahi bersama suami, Jufri Antono, yang sampai saat kini intens membuat sendok ukir ini, sejak tahun 2008.

Flora yang akrab disapa Susan ini, menuturkan usaha ini berawal dari membantu tetangga memasarkan sendok-sendok ukiran ke daerah tujuan wisata Tomok, di Kabupaten Samosir.

Namun,  ketika krisis ekonomi melanda Indonesia, banyak perajin tersebut tidak mampu bertahan. Perajin serupa yang saat itu jumlahnya enam pengusaha pun bertumbangan. 

Kondisi itu ternyata berefek pada suplai barang ke daerah tujuan wisata tersebut. Sehingga ketika suatu waktu, dia dan suaminya pulang kampung ke Tomok, mereka melihat kerajinan serupa semakin sedikit jumlahnya.

Kemudian peluang ini tidak disia-siakan. Jufri pun mencoba menawarkan diri untuk memasok produk serupa, namun dengan catatan pembayaran dilakukan secara kontan.

Ternyata pewaran itu gayung bersambut. Tahun 2008 mereka kembali memulai usaha itu dengan bermodalkan Rp2 juta. 

Sendok dengan bahan baku kayu jelutung dan pule yang didatangkan dari Pekan Baru dan kawasan Serdang Bedagai, diproduksi secara rutin setiap bulannya.

Lima tahun mengelola bisnis ini, usaha tersebut tetap bertahan. Bahkan produk sendok dan garpu ini pun sudah masuk ke pasar Aceh. Dibantu lima orang tenaga kerja, setiap bulannya, mereka bisa membutuhkan sekira dua ton bahan baku. Sedangkan rata-rata serapan pasar, sekira 500 pasang sendok ukir.

“Perminggunya kita bisa kita kirimkan hingga mencapai 120 pasang sendok ukir. Ini kita kirim ke Tomok, Parapat, Aceh. Selain itu Berastagi juga, tapi tergantung orderan,” ujarnya.

Menjelang Lebaran tahun ini permintaan sendok tersebut sebenarnya mengalami peningkatan hingga berlipat-lipat. Hanya saja, mereka tidak mampu memenuhinya karena terkendala bahan baku dan juga tenaga kerja.

“Kita kekurangan tenaga perajin. Permintaan Lebaran ini saja mencapai 5.000, tapi yang mampu kita penuhi hanya 600 pasang saja,” ujarnya.

Keduanya mengakui, proses pembuatan sendok ukir tidak mudah. Prosesnya hingga finishing bisa memakan waktu hingga dua hari. Ini tidak terlepas, karena proses produksi yang masih manual.

Florida Silalahi

Usaha : Abin Ibnu Handycraft

Alamat : Jalan Bunga Dusun IV Marindal II Kecamatan Patumbak Deliserdang

No telp 085370649465

Sendok ukir ini dipasarkan per pasangnya mulai Rp 15.000 hingga tergantung ukurannya. Sebelumnya, mereka sudah sempat membuat beragam karya lainnya, seperti gantungan kunci, bingkai foto. (dia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *