Barkah Pengusaha Bika Ubi

  • Whatsapp

Barkah Pengusaha Bika Ubi – Bagi pecinta penganan bika, kini semakin beragam pilihan bisa diperoleh. Selain bika ambon, yang kerap dijadikan sebagai oleh-oleh khas Medan, kini ada varian lainnya, bika ubi.

Adalah M Barkah yang tertantang dan melihat prospek sekaligus menangkap peluang dari bika ubi ini. Tiga tahun membangun usaha bika ambil, pengusaha yang satu ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Read More

Karena semangat dan optimismenya, bika ubi Barkah ini, belakangan kapasitas produksinya terus meningkat. Terutama akhir pekan dan musim liburan.

Ketika ditemui di Jalan Ibrahim Umar, Barkah menuturkan, usaha bika ubi ini berawal dari arisan keluarga. Saat itu, ibunya memperkenalkan menu bika ubi ini dan ternyata mendapat respon yang bagus dari kerabatnya.

Orangtua juga sambungnya, memang pandai membuat kue. Bahkan sebelum adany cake ubi ini,  ibunya sudah sering membuat kue,seperti bolu kamboja. Hanya saja, produksinya moment tertentu saja.

Namun sejak acara arisan tersebut, dia memiliki semangat untuk memulai bisnis kue bika ini. “Karena cita rasanya luar biasa. Berangkat dari sinilah, kita mulai membuat bika ubi secara rutin, dan sekaligus pengambangan dari yang sebelumnya hanya bolu kamboja dari tepung roti,” katanya.

Dengan modal semangat dan keyakinan, bika ubi ini mulai diproduksi untuk kemudian dipasarkan. Namun untuk awal,  belum mengunakaan loyang namun mempergunakan cup. Bentuk yang disajikan juga beragam seperti bintang, hati dan sebagainya.

“Baru sesudah kita menggunakan oven gas, saat ini bika ubi kita buat tidak lagi seperti cup melainkan pakai loyang,” tuturnya.

Barkah menyebutkan, sebenarnya antara Bika Ambon ukuran Bika Ambon tidak jauh berbeda, kecuali beratnya saja.”Satu kotak, beratnya hampir dua kilogram,” jelasnya.

Kemudian, bika ubi ini juga bisa sebagai menjadi pengganti nasi, karena mengandung karbohidrat yang tinggi.

Sedangkan untuk proses pembuatan sendiri juga sederhana dan tidak perlu proses fermentasi. “Diadon dan langsung siap untuk dibakar. Proses pembakarannya memakan waktu empat jam,” jelasnya.

Untuk pemasaran sendiri, awalnya Barkah, mensosialisasikannya  ke berbagai instansi. Seperti pemerintah maupun perbankan. “Saya kasi barang contoh untuk dicoba, responnya sama,” ujarnya dan saat ini dipasarkan melalui event-event.

Untuk varian rasa bika ubi ini, tidak hanya yang original dan coklat saja. Namun kini pilihan lainnya, bika rasa durian. “Untuk bika ubi rasa durian responnya bagus. Peminatnya wisatawan domestik,” ujar Barkah.

Dari bisnis ini dia menargetkan, bika ubi menjadi salah satu produk unggulan Kota  Medan. “Target kita bika ubi ini, ke depannya bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas Medan,” tandasnya.

Barkah Pengusaha Bika Ubi

Usaha bika Ubi Barkah,

Nama : M Barkah

Alamat : Jalan Ibrahim Umar

No Telp: 081263410838

Saat ini, kapasitas produksinya setiap hari mencapai 50 loyang untuk hari biasa. Namun di akhir pekan, kapasitas produksi meningkat hingga mencapai 90 loyang. Per loyang dia mematok harga Rp 50 ribu.

Selain bika ubi, Barkah yang juga memiliki usaha katering masakan muslim khas Minang, Mandailing dan Melayu. (dia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *