Akhwat Medan Bergerak Bersama Peggy Melati Sukma

  • Whatsapp

Kota Medan menjadi prioritas dalam agendanya Akhwat Bergerak. Hal tersebut dikarenakan Medan memiliki peran terhadap perkembangan pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya yang besar. 

Majelis Inspirasi oleh Inspirator Hijab, Peggy Melati Sukma dalam kesempatannya berkunjung ke Medan sebagai bentuk kontribusi dalam menguatkan misi menebar inspirasi, berbagi perjuangan untuk bangkit bersama jauh dari kelemahan karakter islami.

Read More

“Akhwat inspiratif di Medan harus muncul. Dengan adanya pergerakan majelis inspiratif ini kita bisa saling berbagi ilmu, pengalaman, serta berbagi inspirasi yang tujuannya agar tiap kota mempunyai pergerakan terhadap syiar.” Peggy Melati Sukma.

Akhwat Medan Bergerak


Akhwat Medan Bergerak

Tiba waktu yang telah ditunggu-tunggu oleh para akhwat di kota Medan. Kegiatan yang belangsung di Masjid Al-Jihad ini sangat menarik antusias para akhwat kota Medan. Hal ini tampak dari jumlah jama’ah yang hadir pada hari ini, yaitu sekitar 200 lebih pengunjung.

Uniknya, tidak hanya para akhwat yang menghadiri kegiatan ini, para ikhwan dan anak-anak pun turut serta meramaikan. Singkat kata, ternyata warga Medan sangat tergerak untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh Komunitas Sedekah Bareng.

Kegiatan yang betemakan Akhwat Begerak ini sekaligus sebagai kegiatan reguler Sedekah Bareng yang ke-16 #SB16 #week3.  

Aksi Cepat Tanggap (ACT) for Humanity Community dan Sedekah Bareng saling bersinergi melakukan penggalangan dana yang diusung oleh Peggy Melati Sukma, dalam majelis inspirasi yang digalakkannya. “Kegiatan ini betujuan untuk penggalangan dana bagi korban Gaza, Palestina,” ungkap Peggy.

Acara dibuka dengan tilawah yang dibawakan oleh Komunitas One Day One Juz (ODOJ). Kemudian dilanjut dengan kata sambutan oleh panitia lokal, Komunitas Sedekah Bareng. Selain kegiatan tausyiah dan penggalangan dana, tenyata pada rundown ketiga ada perkenalan ACT Community. Dimana komunitas ini tidak hanya menangani permasalahan bencana, melainkan aksi kemanusiaan. 

Sebelum masuk ke acara tausyiah, Peggy Melati Sukma bersama Master Ceremony (MC) melakukan pelelangan baju dan hijab syar’i yang sengaja disediakan oleh Peggy. Hal ini bertujuan agar hasil pelelangan ini bisa disumbangkan kepada korban Gaza, Palestina. Pelelangan dilakukan dengan membuka harga pertama, Rp 500.000. Kemudian berlanjut hingga kelipatannya, dan berakhir pada nominal Rp 3.000.000, untuk 1 (satu) set baju pertama. Sedangkan set baju kedua laku dengan harga 2.500.000 dan yang ketiga dengan harga Rp 10.195.000 oleh Komunitas Pejuang Subuh Medan. 

Lelang Baju Peggy Melati Sukma

Ternyata tidak hanya sampai disitu antusias pengunjung, masih banyak lagi yang akhirnya berinisiatif maju ke depan dan langsung menyerahkan amplop sumbangannya. Dan kalimat syukur pun terungkap dari Peggy, sambil tesenyum haru. Akan tetapi ada kejadian unik yang tejadi pada saat Peggy mau mengakhiri pelelangan, ada seorang ibu yang justru tetap ingin menyerahkan lelangannya sejumlah Rp 2.000.000 kepada Peggy. Hal ini disambut baik oleh Peggy dan sambil berkata, “Ibu, sumbangannya kita terima, dan ibu tetap saya berikan set bajunya. Tolong panitia catet alamat ibunya.” Setelah pelelangan berakhir, Peggy mengajak para donatur untuk foto bersama.

Kemudian acara dilanjut pada tausyiah yang disampaikan oleh Peggy Melati Sukma, berupa cerita inspiratif tentang perjalanan hidupnya yang hijrah menjadi seorang wanita yang muslimah dan lebih syar’i. Memulai tausyiah, Peggy membacakan syair hasil karyanya yang bejudul Sebaik-baik Perempuan. 

Tausyiah Peggy Melati Sukma

Dalam tausyiah-nya, Peggy juga menyelipkan beberapa kisah para nabi dan juga ayat-ayat Al-Qur’an yang menguatkan tentang perubahan yang menjadi dasar ia berhijrah. “Belum genap dua tahun saya mengenakan hijab, sedangkan saya sudah terlena selama 36 tahun dalam kenikmatan duniawi. Pada dasarnya perubahan bisa kita lakukan, jika kita ‘mau’ bersungguh-sungguh untuk hijrah,” lugas Peggy meyakinkan para akhwat yang hadir pada saat itu.

Akhwat Medan Bergerak Bersama Peggy Melati Sukma

Kegiatan ini pun berakhir dengan buka bersama di teras masjid, dan dilanjut dengan Sholat Maghrib berjama’ah. Terlihat jelas tepancar kebahagiaan dari wajah para pengunjung. Dini selaku ketua dari Komunitas Sedekah Bareng berucap syukur atas teselenggaranya acara ini sesuai harapan, bahkan berlebih.

Penggalangan dana hari ini berupa pelelangan baju, sedekah dadakan berupa kotak keliling, dan sedekah ekstrim berupa sedekah yang diantar langsung ke depan panggung. Total terkumpul Rp54.330.000.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *