Robot Karya Anak Medan : UKM Robotik Sikonek USU

  • Whatsapp

Robot Karya Anak Medan : UKM Robotik Sikonek USU – Kreativitas anak negeri memang tidak pernah ada habisnya kalau diperbincangkan. Di tengah persaingan global yang semakin memaksa kita memiliki kemampuan yang mumpuni, terdapat sekumpulan mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang memiliki minat dan hobi yang sama. Mereka adalah anggota-anggota dari Unit Kegiatan Mahasiswa Robotik Sikonek Universitas Sumatera Utara. Memiliki keahlian dalam merakit robot merupakan hal yang mereka dapat secara otodidak. 

“Hal yang paling penting dalam mempelajari tentang robot adalah kemauan dulu. Tanpa ada kemauan yang kuat dan besar, maka orang-orang pasti cepat menyerah dan langsung meninggalkan UKM ini,” ujar Roby yang merupakan Ketua dari UKM Robotik Sikonek USU ini.

Read More

Unit kegiatan yang satu ini baru didirikan pada tanggal 26 Oktober 2010 lalu oleh salah seorang mahasiswa Teknik Elektronika, Teguh Putra Utama. Hobinya dalam merakit berbagai komponen menjadi sebuah robot mendapat dukungan positif dari salah satu dosennya yang menjadi tempatnya bertanya banyak hal tentang sistem dan kontrol. Menjadi unit kegiatan yang menghasilkan mahasiswa intelektual dan mengharumkan nama universitas di mata nasional maupun internasional menjadi tujuan utama yang ingin dicapai oleh para anggota dari UKM ini. Dalam usahanya mencapai visi yang telah mereka tetapkan, mereka selalu melatih diri mereka selain melalui teori, juga prkatek di satu tempat yang menjadi “markas besar” mereka. 

Dunia robot bukan hanya sekedar mainan belaka, tetapi juga merupakan sebuah karya seni yang dapat diterapkan kedalam berbagai bidang kehidupan manusia. Misalnya, bagi orang-orang yang menekuni usaha perkebunan sawit, mereka bisa menggunakan teknologi robot untuk melakukan pengawasan secara rutin untuk memantau keadaan yang terjadi di perkebunan mereka. Selain cepat dan efisien, menggunakan teknologi robot juga mengurangi resiko pengusaha sawit dari kecurangan yang biasa dilakukan oleh manusia, sebab robot yang dibuat telah diprogram tugasnya hanya untuk melakukan pengawasan secara rutin. Selain itu, di perusahaan minyak yang memiliki banyak pabrik di berbagai kota di Indonesia juga dapat menggunakan teknologi robot untuk membantu mereka menentukan titik-titik koordinat pipa minyak mereka yang tersebar di berbagai kota. Hal ini membuat kerja menjadi efisien dan data yang dihasilkan pun lebih akurat.

Bukan hanya sekedar menciptakan robot yang dapat diikutkan ke berbagai kompetisi yang ada di tingkat regional maupun nasional, tetapi juga menciptakan robot yang dapat bermanfaat dan berdaya guna tinggi bagi kehidupan masyarakat luas, sehingga dapat membantu dalam peroses pengerjaan berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari” kata Roby. Inilah yang membuat mereka tidak terlalu mengejar gelar juara ketika mereka ikut dalam berbagai kompetisi. Penekanan pada proses belajar yang menjadi fokus mereka. 

“Ketika kami mengikuti sebuah kompetisi atau perlombaan, harapan untuk menang pasti ada, tetapi bukan yang terpenting. Dengan hadirnya kami dalam sebuah kompetisi, disitu kami dapat belajar banyak, karena dalam kompetisi itu kami melihat banyak robot baru yang lebih canggih, sehingga kami dapat mempelajari sistem dan kontrol robot mereka,” tegas Roby. 

Sampai saat ini, kerja keras dan tekad mereka telah menghasilkan lima buah robot, yaitu Line Follower, Sikora, Spynek, Sibutet, Balanced Robot. 


Kompetisi Muatan Balon Atmosfer

Salah satu anggota dari UKM ini, Roby, dalam waktu dekat akan mengikuti Kombat beserta dengan dua peserta lain yang berasal dari Unit Kegiatan Roket. Kombat ini merupakan singkatan dari Kompetisi Muatan Balon Atmosfer. Dalam kompetisi ini, mereka menciptakan sebuah muatan (satelit) yang diterbangkan ke udara menggunakan balon udara dan fungsinya adalah untuk mendeteksi keadaaan cuaca pada saat itu. 

Kompetisi yang akan berlangsung pada tanggal 11-15 Juni mendatang di Jogja ini terhambat masalah dana. Mereka mengaku bahwa dana untuk transportasi membawa semua peralatan yang menjadi penghambat utama, karena mereka tidak hanya membawa diri saja, tetapi juga membawa barang-barang yang akan diperlombakan yang berukuran besar. 

“Kami masih belum tahu bagaimana caranya membawa balon atmosfirnya, dana kami juga terbatas, jadi kami pasrah saja nanti,” tambah Roby. 

Berikut kami tampilkan foto-foto dari UKM Robotik Sikonek USU ini..

UKM Robotik Sikonek USU

Robot Cerdas Medan

Robot Karya Anak Medan

Robot Medan

Semangat dan kerja keras sekumpulan anak muda ini dalam memajukan teknologi robot di Medan patut kita pandang sebagai suatu usaha untuk memajukan bidang teknologi di kota ini. Mereka juga memberi teladan kepada kaum muda di Medan bahwa dengan modal niat dan tekun pasti dapat melakukan sesuatu dan menciptakan sesuatu yang berharga tanpa memandang berapa usianya dan banyaknya keahilan serta pengalamannya. 

Robot karya anak Medan ini memang masih tergolong sederhana, tetapi inilah yang akan menjadi dasar untuk memajukan anak-anak Medan lainnya untuk menciptakan robot-robot yang lebih canggih kedepannya. [Shout Publisher]

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *