Mutia Arizka : Keunikan Indonesia Dalam Satu Tarian

  • Whatsapp

Mutia Arizka : Keunikan Indonesia Dalam Satu Tarian – Mahasiswa tidak hanya bisa meminta dan menghabiskan uang dari orang tua lalu kemudian foya-foya dan hura-hura. Ini menjadi prinsip yang berlaku bagi Mutia Arizka, seorang mahasiswi Universitas Sumatera Utara yang berasal dari Lhokseumawe, Aceh. Gadis aceh ini lebih tertarik dengan tari tradisional. Sejak SD dia sudah sering ikut lomba menari. Hobby menari yang sampai sekarang di gelutinya menjadi talenta yang luar biasa yang ia miliki saat ini. Dengan talenta menarinya, gadis cantik ini sering mengikuti lomba-lomba yang di ikuti oleh Negara-negara lainnya.

Mutia Arizka

Read More

Mutia sapaan akrabnya memiliki penghasilan yang terbilang lumayan untuk ukuran seorang mahasiswi. Penghasilan itu didapatnya dari menari. Ya Mutia adalah seorang penari tradisional yang berada dalam naungan sanggar tari sumatera ethnic. Sanggar SUMET (Sumatera Ethnic) didirikan sejak tanggal 12 April 2006 oleh Erwansyah, telah menjadikan Mutia Arizka lebih bisa mengembangkan bakat yang ada dalam dirinya.

“Awalnya karena suka melihat acara tari begitu, lama lama jadi tertarik mau coba,” paparnya. 

Kini Mutia tak lagi meminta uang jajan kepada orang tua, Mutia menggunakan penghasilannya dari menari untuk kebutuhan sehari-hari dan sisanya dia tabung. 

Menari tradisional menjadikan perempuan berkelahiran tahun 1995 ini menjadi lebih mandiri. “Lumayan sering diundang di acara acara kebudayaan, kadang juga ikut perlombaan tingkat daerah atau nasional. Ya hasilnya lumayan buat nambah nambah uang jajan hehe,” tutur gadis kelahiran Lhokseumawe 1995 itu.

Tidak hanya itu, jaman sekarang juga banyak anak muda yang kurang tertarik untuk menari tradisional. “Tarian tradisional itu sangat bagus sekali, karena itu salah satu keunikan Indonesia yang kebanyakan anak muda  sudah mulai melupakan keunikan tersebut, apalagi cewek-cewek jaman sekarang, cowok-cowok yang malu menarikan tarian tradisional. Ya taulah, di jaman globalisasi ini kebanyakan orang yang orang tau cuma bermain dengan teman-temannya, dan menghabiskan waktu mereka untuk berjalan sana-sini. Seharusnya mereka harus lebih bisa mengolah dan melestarikan kelebihan yang dimiliki oleh Indonesia,” ucap Mutia ketika dijumpai di kampusnya. 

Gadis cantik ini juga ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya Indonesia dan juga Mutia dapat membuktikan kepada anak-anak muda lainya bahwa tari tradisional bukanlah hal yang memalukan atau ketinggalan jaman. 

“Tari tradisional adalah tari yang indah dan menarik. Biasa dalam satu tarian ada cerita didalamnya. Disitulah keunikan tari tradisonal itu,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *