IBX5A49C9BC313D6 endrA kong : Mahakarya Singkong - Cerita Medan

EndrA Kong : Mahakarya Singkong

endrA kong : Mahakarya Singkong – Lukisan adalah suatu karya bisu dalam dunia seni. Setiap goretan memiliki makna dan setiap warna menyampaikan pesan visual yang diselipkan sang seniman bagi para penikmatnya. Karya seni yang satu ini banyak menarik simpatik masyarakat Indonesia untuk berkreasi dan berinovasi dalam seni, khususnya di Kota Medan. 

endrA kong

Tidak sedikit Anak Medan memiliki karya seni yang patut diacungi jempol, salah satunya endrA kong. Galeri yang bertempat di Jl. Teuku Cik Ditiro no 26 – Medan, di sini endrA memamerkan karya-karyanya yang telah dikenal di seluruh Indonesia. 

“Bagi saya lukisan itu adalah kehidupan saya. Ibarat makan, setiap hari kita harus melakukannya,” ungkap endrA. 

Konsep Berkesenian dan Berkarya oleh endrA kong

Ada peran penting dalam setiap aspek kehidupan yang meliputi berbagai bidang, diantaranya kesenian dan keindahan, keagamaan dan ilmu pengetahuan, dan pada tiap-tiap aspek tersebut kita dituntut untuk hidup teratur dengan mengamalkan dan menyeimbangkan kebersadaran sebagai manusia yang hidup berketuhanan, berkehidupan dengan sesama, dan hidup pada lingkunganya. Aspek agama/religius, aspek ekonomi, sosial dan budaya serta aspek hukum dan kesehatan yang meliputi juga gerak di dalam tubuh yang senantiasa harus tetap terjaga. Di dalam setiap aspek kehidupan tersebut bisa dilihat mulai dari zaman sebelum kita manusia, nabi Adam dan Hawa, sampai pada zaman sebelum merdeka hingga zaman sesudah merdeka. Kehidupan manusia mengalami beberapa macam gejolak keadaan dan kondisi zaman pada masanya. Dicatat pada aspek-aspek kehidupan tadi, jika zaman dahulu sebagian orang ada yang sulit dan payah untuk mendapatkan makanan, maka zaman sekarang ini juga masih ada yang sulit untuk mendapatkan makanan, terutama bahan makanan, hal ini dapat kita lihat dengan sulitnya beras didapat, hingga sampai perlu diadakan operasi pasar di wilayah-wilayah tertentu.

Dari uraian di atas saya ingin memulai konsep berkarya saya mengapa memilih tema singkong. Singkong di dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai ubi kayu. Ubi adalah “tumbuhan yang berdaun besar, di mana umbi dan akarnya bercabang-cabang seperti jari. Nama ubi khususnya mengacu pada golongan dioscorea elata: tumbuhan menjalar atau berupa perdu yang ber-umbi besar dan berdaging yang mengandung zat tepung, dan pada umumnya dapat dimakan”. Saya lahir di salah satu desa yang ada di ibukota kabupaten Asahan yaitu Kisaran, Sumatera Utara. Tanaman ubi memang tidak banyak di daerah kelahiran saya, dibandingkan dengan di pulau jawa dan kepulauan lainnya. Saya slalu diajak ayah dan Ibu ke ladang untuk diperlihatkan bagaimana cara mencabut pohon singkong hingga menanamnya kembali, maka sejak saat itu saya selalu suka dan akrab dengan yang namanya tanaman dan makanan dan olahan dari pohon singkong. Perhatian saya terhadap singkong semakin bertambah sejak masuk di bangku kuliah di mana pada saat itu mata pelajaran menggambar benda yang saya lukis adalah pohon dan tunas singkong yang mudah sekali hidup di mana dan kapan saja. Sejak saat itu pula saya memahami arti dari sebuah pepatah;

endrA kong

“Ada Ubi ada Talas,-Ada Budi Ada Balas” benar sekali adanya, batang singkong, kita letakkan apa adanya dia akan tumbuh, apalagi jika kita menanamnya dengan benar. Setiap kita “menanam maka kita akan memetik” jadi jika kita baik terhadap bumi, maka bumi juga akan membalas kebaikan kita. Warna singkong yang sama seperti tanah itu juga mengingatkan bahwa kita juga berwarna seperti singkong yaitu coklat, apalagi setelah dikupas kulit arinya, maka kita akan mengetahui bahwa putih nya umbi atau daging yang mengandung zat tepung pati ini sangat mudah diolah menjadi aneka makanan/panganan, seperti tiwul, gaplek dan gatot, dan aneka ragam makanan lainnya yang sampai saat ini lebih banyak lagi jenis dan varian makanan yang mampu menjawab persoalan ketahanan pangan apalagi pada saat persediaan pangan para petani dalam keadaan kritis. Pada tahun 2007 saya tiga kali mengunjungi kota Magelang, kota di mana terdapat salah satu tujuh keajaiban terbesar dunia. Sampai pada saat bulan puasa dan berlebaran di Magelang membuat saya semakin menyenangi dan mendalami tentang singkong. Singkong yang menjadi bahan dasar makanan khas daerah ini saya rasa tepat untuk diangkat menjadi subject-matter dalam penciptaan karya saya. Setahun saya tinggal di kota getuk ini, menambah kesukaan saya akan kesederhanaan buah singkong. Menuju masa depan dan untuk masa yang akan datang saya bekerja dan merencanakan agar lebih baik lagi masa sekarang dari pada masa lalu. Singkong saat ini dapat dimasak menjadi apa saja, seperti getuk, keripik, tela-tela, dan banyak lagi varian lainnya. Do’akan saya mencapai mimpi membuat museum Singkong Sumatera Utara.

endrA kong


Biograpi endrA kong

Lahir pada tahun 1980. Besar dan bekerja di Kota Medan. Pada tahun 2006 endrA menyelesaikan pendidikan Seni Rupa di Universitas Sumatera Utara. Dia adalah artist dan kurator Lindi fine Art Gallery, A1 – Gallery. Selain itu endrA juga mengelola komunitas Taman Seniman Medan (Tabungan Amal Mandiri Seniman Medan). “Saya  juga salah satu Indonesia sketcher Medan, Tongging, Brastagi, Lingga, Kayu – Tanam, Garoga, Ajibata,” tuturnya. 

Berikut beberapa prestasi endrA kong :

2007 

Sepuluh Besar Indonesia (Top Teen Indonesia Artist) As 10 Nominees IndonesiA Artist By UNESCO of visual art competition of“the Thousand Mysteries of BoroBudur”, Yogyakarta, Pameran Bersama: Affandi, Daoed Joesoef, Srihadi Soedarsono, ING.Hening Swasono Ph, Kompas Comic Artist, Bruce W Carpenter, W.O.J Nieuwenkamp, (modern masters Indo-European Artist) Haks, Leo & Goos Maris, Curator & Jury, dr.OHD, DR.M. Agus Burhan, M.Hum, Ir. Guntur Purnomo Adi dan DR. Ir.Laretna T. Adhisakti, M,Arch. Jogja Gallery, Yogyakarta.

2014 

Mengkurasi pameran “Medan Art Fest#14”Cambridge Mall Medan, Pameran Lukisan, Sketsa dan Peluncuran Post Card endrA kong, 30 s.d 5 Jan 2014. Feat Bemo Midget 1986+BSA, Motor, dan Demo Membatik.

2013 

Mengkurasi pameran “International Exhibition Calligraphy and Chinesse Painting 2013 JW.MARRIOTT, Medan, Meperingati 100 TAHUN LEE MAN FONG DAN S.SUDJOJONO, Menuju 20 Tahun Seni Rupa Sumatera Utara) bersama Harian HAO BAO, Analisa dan Aplaus The Lifestyle, & menggagas Kompetisi Seni Lukis Sumatera Utara Usia 12 s.d 17 tahun-bebas bagi yang sekolah maupun tidak bersekolah)

Pameran Ilustrasi Cerpen Kompas, di Empat Kota:

Jakarta, Solo, Yogyakarta dan Bali, (27 Juni s.d 22 december 2013)

Temu Perupa Nasional, bersama Pameran, META AMUK, Galeri NasionalIndonesia

2012 

Lounching Postcard Exhibition : Festival Budaya dan Baca Sumatra, Medan Watch Day, Pameran dan Performance Art-Live Painting Desa Lingga,   Kabanjahe Sumatera Utara, bersama USA-(World Monuments Fund)

2011 

Imaji Ornamen, Pilihan Utama Galeri Nasional Indonesia, Pameran Nusantara 2011, Galnas-Jakarta.

2010 

Terbaik, Sutradara, Artistik & make-Up Artist pementasan “Cowbows in FunLand Paradise” Metro-TV, TV-One, RCTI, Indosiar dan Media Lokal

2009 

Menilik Akar, Undangan Pameran, mewakili propinsi Sumatera Utara Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Mengelola LinDi  Fine Art Gallery di Jalan Cikditiro, 26 Medan.

2008 

Manifesto, Pmrn Besar Seni Rupa IndonesiA, GaLeri Nasional Jakarta.

The best Carricature, Aryaduta Int’L Hotel Medan.

Mendirikan A1-gaLLery di Jalan Angsana,1A, Medan.

2008

Demi Mas[s]a, GaLeri Nasional IndonesiA Jakarta, Satu Abad (Seratustahun)-Kebangkitan Nasional Indonesia, Kurator : Jim Supangkat, Rizki A Zaelani dkk.

2006

LuLus  Terbaik   Seni Rupa, di Universitas Negeri Medan.

2005

Juara I Sayembara, Architecture and Drawing, Nusa Dua, Bali.

Toba Lake Summit, Art Director&Designer pertemuan Gubernur se-dunia, Toledo, Samosir, Toba Lake Indonesia.

Group Exhibitions

2012

Biennale Sumatra, Self Discovery, Padang, Sumatera Barat  (5 – 15 Dec)

KARTINI, pameran bersama hari Kartini, SIMPASSRI Gallery, Medan Sumatera Utara Dulu dan Kini, Photography Exhibition, PMF, Medan

2011

Senipupa apasaja, SIMPASSRI Gallery, Medan

Art Exhibition, Batam

Pameran Indonesia’s Sketcher Medan di Medan.

Satu Tahun Lindi galeri, Medan.

2010

419-kota Medan, pameran Konservasi Bangunan Tua, Medan.

The OLd-Masters & the New Generation exhibit, LinDi GaLLery Medan.

2009

999 Sembilan Singkoong Terbaru endrA , Lindi Gallery Medan.

Prop-Arts,exhibition, DreamLand Resort, Medan-SiboLangit.

Biennale Galeri Nasional Jakarta ”Menilik Akar”.

2008

Seniman Indonesia Anti Narkoba Painting Exhibition, Medan.

Waisak-, exhibition, YangLim, Medan.                                                    

onePAINTING, Peresmian A1-gaLLery, dsm, Medan.

2007

“Patung Michaelangelo” Sutradara & Penata Artistik, Teater Pohon, La-SaLvador Café, Medan @ Global TV Studio. Jakarta.

2006

The Retrospective, Kuratorial Painting Grand Angkasa Int’L Hotel, & Taman Budaya Medan.

Potret Wajah Kota Medan, Restoran Tip-Top, Medan.

Murral-Expedisi, Tugu Brastagi, Kabanjahe, Sumut.

2005

Aku Bermain (Maka) Aku Ada, Pameran Perupa Muda Indonesia, GNI Jakarta.

Kita Semua Saudara, GOR, Siantar.

deLispoorweight-matscapaai, Angsana, Medan.

Melukis Bersama Hang Zong Djie (Seniman Beijing), Tiara Hotel, Medan.

Animator, di RTM-2 dan TV3 Kuala-Lumpur, M’sia.

Lounching film siri Animation”Badang, Wira&Rimba” Cheras. KL.

Juri 2002 s.d. 2012

Lomba mewarnai dan mengambar Anak se-kota Medan

Lomba poster Internasional Lions Club, Thamrin, Sun Plaza Medan

Pengarah Pengalaman Lomba Model professional, Wisma Kartini Medan Medan

Lomba Model tingkat dewasa di Radio Visi-FM Medan

Lomba poster lingkungan Hidup Medan

Solo Exhibitions

2009

Pameran Tunggal Terbaik Mahasiswa Seni Rupa Universitas  Negeri Medan

“The 999, Lindi Gallery, Medan, Indonesia”.

“Pikir dan rasa mendalami sebuah makna, mendapatkan atau pun kehilangan memberi arti banyak. Kebersadaran hidup untuk berbagi, membahagiakan semua makhluk apa saja. Paling kecil dengan Cinta Karena-NYA, Bekerja dan berkarya terus, menambah koleksi, dan wacana senirupa di tanah air. Berkarya dengan subject-matter  Singkong yang senantiasa setia menemani dan menjadi teman bicara dan kontemplasi. Merenun, bicara, bekerja, berkarya, memahami, menghayati dan mengamalkan, berdo’a, tentang Tuhan, Pancasila, bicara Candi, bicara Haji, Jema’at, bicara Mati, Bumi, Gunung, Sayap, Bidadari, Danau. Warisan, Kunci, Kursi dan Parlemen, bicara Pulau, Nyanyian, Orasi, Tsunami, Lampu, Minyak, Artefak, Cahaya, Orang-Utan, Kebakaran, Baik-Buruk dan Yin &Yang, bicara Barongsai, Angpaw, Sayur Daun Ubi, Wayang, Bola, Bendera, Senja, Kota, Tua, Gereja, Gadis, Panen, Pangan, Pijat, Ibu, Bapak, Perang, Menang, Hutan, Malam dan Siang bicara Dunia sampai bicara dan merenungi apa saja, menjadi imajinasi yang tiap hari, setiap pagi dan setiap waktu mengalir dalam hasrat, tindakan, dan kepuasan memenuhi energi besar jagat ini,” ungkap endrA sebagai penutup.

Contact :

Phone : 0813 617 30066 (endrA)

Facebook : Endra Kong

Email : a1.gaLLery@yahoo.com

Sekian! endrA kong : Mahakarya Singkong

Tag:

KOMENTAR

BACA JUGA