Amanda Brownies Sumut Enterpreneur Goes to SMK Negeri 7 Medan

  • Whatsapp

Amanda Brownies Sumut Enterpreneur Goes to SMK Negeri 7 Medan – Meski pun telah memiliki pekerjaan tetap di sebuah perusahaan swasta atau negeri, banyak orang memiliki keinginan menjadi seorang pengusaha yang sukses atau membangun bisnis sendiri. Keinginan tersebut tak jarang terhalang dengan berbagai hal, soal ide usaha yang dipilih, teknik dan banyak hal lainnya yang akhirnya membuat rencana menjadi gagal.

Amanda Brownies Sumut Enterpreneur Goes to SMK Negeri 7 Medan

Read More

Melihat hal tersebut, Sumut Pos Enterpreurship Goes to School kembali menggandeng Brownies Amanda Sumatera Utara untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada ratusan siswa SMK Negeri 7 Medan. Kegiatan ini sebagai rangkaian kegiatan Enterprenuer Goes to School yang telah diadakan mulai 9 November 2013 hingga 27 November 2014 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Manager Enterprenuer Sumut Pos, Jumat (24/1). Dikatakannya, kegiatan ini untuk mengembangkan kemampuan para pemuda di Medan untuk lebih kreatif mengembangkan dirinya sendiri melalui kewirausahaan dan melihat kiat-kiat yang dilakukan Brownies Amanda  yang sudah sukses.

“Tak hanya itu, dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan training of teachers, kita evaluasi karena banyak guru-guru yang mungkin belum sepaham dengan pengetahuan kewirausahaan,” katanya.

Sementara itu, Kadiv Operasional&Marketing Brownies Amanda, Yasmirah Mandasari Saragih,SH.MH. mengatakan yang diperlukan dalam menjadi seorang pengusaha adalah niatnya, kemudia ide&strategi memilih&memulai usahanya. “Niat itu yang pertama, kemudia cari usaha yang kreatif&berbeda,tidak harus memiliki modal besar semua dimulai dari kecil dahulu. Namun jangan lupa juga harus ada orang yang menggerakkan usaha dan keahliahan,” katanya.

Tak hanya itu, dalam sebuah usaha tentu ada pesaingnya. Namun ini tidak boleh dijadikan sebuah usaha atau malah melemahkan strategi awal. “Persaingan itu harus menjadikan kita termotivasi, nah atau boleh saja dari awal memikirkan untuk menghindari usaha-usaha yang mudah di masuki pesaing,” katanya. 

Selain itu Yasmirah Mandasari Saragih, SH. MH. Juga menjelaskan bahwa Brownies Amanda yang dikembangkan oleh seorang wanita bernama bu Syukur dari Bandung juga dimulai dari bawah. “Awalnya dahulu pada tahun 2000 itu browniesnya dijual naik sepeda, kemudian ibu Syukur giat mencari acara-acara untuk ditawarkan katringan dengan tetangganya. Sekarang lihat usahanya sudah besar dan sukses, di Sumut ada 3 cabang yakni 2 di Medan dan 1 di Binjai. Intinya tadi gigih pastinya mampu, jangan menyerah,” katanya.

Lanjutnya, antusias siswa-siswa mengikuti kegiatan begitu besar. Untuk itu, ia berharap agar banyak generasi penerus yang kreatif dan menciptakan usaha-usaha baru sehingga juga mampu membuka lapangan pekerjaan kepada orang lain.*(Rilis/CM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *