Parapat, Tepian Danau Toba Tak Jauh Dari Medan

  • Whatsapp

Parapat, Tepian Danau Toba Tak Jauh Dari Medan – Parapat Medan atau biasa disebut dengan Prapat merupakan sebuah kota kecil yang terletak di sebuah wilayah kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Terletak di tepi Danau Toba, Parapat Medan merupakan sebuah tujuan objek wisata yang kian ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Kota ini memang terkenal akan keindahan alam yang sangat mempesona hati. Dengan akses yang mudah, dari berbagai jenis transportasi yang ada membuat Parapat Medan menjadi lebih mudah untuk dijangkau.

Read More

Parapat, Tepian Danau Toba Tak Jauh Dari Medan

Kota ini sering juga digunakan sebagai tempat singgah sementara yang digunakan oleh para wisatawan yang ingin melintas di Jalan Raya Lintas Sumatera atau Jalinsum bagian barat yang menghubungkan antara Kota Medan dengan Kota Padang. Parapat Medan juga merupakan sebuah kota yang memiliki legenda tersendiri di kalangan masyarakat di Sumatera Utara, selain sebagai objek wisata yang eksotis. Dahulu kala, di kota kecil ini muncul sebuah batu yang menyerupai manusia di tepi Danau Toba. Menurut masyarakat setempat, batu itu merupakan penjelmaan seorang gadis cantik bernama Seruni.

Kembali lagi ke awal kota Parapat Medan sebagai objek wisata, sempatkanlah untuk memutari kota kecil ini karena Anda akan menyaksikan berbagai pemandangan alam yang membuat takjub seketika. Tentu selain menikmati Danau Toba, Parapat Medan juga menyimpan banyak bangunan tua bersejarah dan arsitektur yang unik dan indah. Rasakan keindahan arsitektur ini dengan cita rasa seni dalam diri Anda dan nikmati hasil karya arsitektur penuh gaya artistic tersebut.

Di Parapat sendiri, ada sebuah kawasan bernama Tanjung Sipora-pora yang terletak di sebuah daerah di ujung barat Parapat. Untuk ke sini, Anda harus berusaha ekstra karena akan melewati berbagai jalan kecil yang berliku-liku dan turun naik. Di tempat inilah Anda bisa memulai menilai gaya arsitek Anda dalam berbagai bangunan arsitektur bergaya colonial Belanda. 

Sayangnya, banyak bangunan yang sudah kurang terawat, padahal banyak sekali bangunan yang menjadi saksi bisu dalam seajarah perjuangan bangsa Indonesia. Di sini jugalah, tempat di mana Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada tanggal 1 Januari 1949 sempat diasingkan oleh tentara Belanda. Tempat ini diberi nama, yaitu Pesanggarahan. Dibangun sekitar tahun 1820, Pesanggarahan ini berukuran 10 x 20 meter dengan dikelilingi halaman seluas 2 hektar. Gaya arsitektur neoklasik sungguh lekat di bangunan tersebut, hingga menambah keindahan kota Parapat Medan.

Sedangkan di bagian timur Parapat, juga terdapat bangunan bergaya colonial juga. Sampai sekarang, di bangunan kuno di kawasan ini digunakan sebagai kantor instansi pemerintahan. Kawasan satu ini bisa dibilang sebagai pusat kota tua di Parapat.

Kota Parapat sendiri terletak sekitar 176 km dari kota Medan atau memakan waktu sekitar 3-4 jam dengan berkendara di darat. Demikianlah artikel Parapat, Tepian Danau Toba Tak Jauh Dari Medan, semoga dapat memberikan informasi sedikit mengenai Parapat Danau Toba.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *