Museum Situs Kota Cina

  • Whatsapp

Museum Situs Kota Cina – Objek wisata budaya dan sejarah yang memiliki nilai pendidikan yang tinggi adalah Museum Situs Kota Cina. Museum yang terletak di Jl. Kota Cina, Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan ini merupakan salah satu objek wisata yang dapat menjadi alternatif kepada para wisatawan untuk mengisi waktu luangnya di Medan.

Objek wisata ini pada dahulunya merupakan salah satu tempat eskavasi penggalian arkeologi yang dipimpin langsung oleh Dr. Daniel Perret dari Tim Arkeologi EFEO Prancis.

Read More

Museum Situs Kota Cina
Museum Situs Kota Cina

Wisata Museum Situs Kota Cina


Pada lokasi eskavasi ini ditemukan berbagai bentuk benda-benda sejarah pada saat masa perdagangan pada masa lalu. Pada dahulu kala, para pedagang dari negeri Tirai Bambu (China-red) melakukan perdagangan di Medan Sumarera Utara melalui Selat Malaka Malaysia. Di tempat eskavasi tersebut ditemukan kerangka kapal para saudagar China, pecahan kapal kuno, dan juga gading kapal. Selain berbagai kerangka kapal, ditemukan juga berbagai macam manik-manik dari jenis kornelian, mutisala (indo-pasifik) yang berasal dari abad ke-12 dan abad ke-14 yang berasal dari India Selatan. Manik-manik tersebut berfungsi sebagai penunjuk tingkat kecanggihan tata teknologi, budaya, dan niaga dari suatu suku.       

Di Kota China tersebut juga ditemukan beberapa batu bersejarah yang diketahui digunakan untuk fondasi pendirian candi dan penentuan wilayah. Batu tersebut merupakan batu-batu cadas (batu gunung) yang berukuran 45 cm untuk batu balok, bentuk balok bulat yang memiliki panjangan sekita 100 cm. Batu-batu itu terletak di museum Kota China dan Tepekong(wilayah pecinan) di daerah Kota China. 

Salah satu yang menarik perhatian para pengunjung adalah Arca Buddha Amitabba yang ditemukan oleh para penduduk pada tahun 1974. Arca ini terbuat dari batu granit putih,  yang mempunyai ukuran tinggi 80 cm, lebar 40 cm, dan tebal 12 cm. Selayaknya arca-arca Buddha di kuil, arca ini pada saat ditemukan sedang menduduki sebuah singgasana dan posisi tangan sedang melakukan meditasi. Posisi ini dinamakan posisi tangan Dhayanamudra yakni berarti posisi tangan bersemedi. Ditempat tersebut ditemukan arca Dewa Wisnu dan arca Dewi Laksmi. Selain berbagai macam arca, kita juga bisa menemukan berbagai macam sisa keramik, tembikar, gerabah, tulang ikan, dan kulit kerang.

Setelah lelah untuk berwisata sejarah, kita bisa menikmati kesejukan suasana museum Kota China yang masih asri dengan berbagai macam isinya, seperti kegiatan masyarakat sekitar, binatang-binatang, dan kita juga bisa belajar membuat keramik ataupun tembikar langsung kepada ahlinya. “Banyak hal yang kita bisa dapatkan disini, baik itu wisata maupun pendidikan sejarah. Keluarga dapat mengajak anak-anaknya untuk tenggelam sejenak kepada sejarah kota Medan yang pada dahulunya merupakan pusat perdagangan dunia,” ujar Indah pengelola  Museum Situs Kota China.

Baca Juga : Wisata Medan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *