Keunikan Rumah Adat Medan

  • Whatsapp

Rumah Adat Medan – Medan merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak keragaman. Keragaman dari segi budaya, suku maupun berbagai hal lainnya. Bisa dikatakan Medan merupakan salah satu replika dari negara Indonesia karena hampir semua suku berada di sana. Selain suku pendatang, Medan juga memiliki beberapa suku asli yang sudah lama berada di sana. 

Sebagai sebuah daerah yang memiliki suku asli maka sudah bisa dipastikan Medan memiliki beberapa hal peninggalan suku itu. Seperti rumah, pakaian adat, senjata tajam, makanan maupun yang lainnya. Peninggalan itu sangatlah berharga keberadaannya karena menjadi kunci sejarah betapa besarnya bangsa ini dengan kebagaman kebudayaannya.

Read More

Rumah Adat Medan https://www.ceritamedan.com/

Rumah Adat Medan, Peninggalan yang Harus dilestarikan

Batak merupakan salah satu suku yang tinggal di kawasan Suamtera Utara yang termasuk juga kota Medan. Sebagai salah satu suku dari Indonesia, suku Batak pasti memiliki peninggalan dari nenek moyangnya. Rumah adat suku Batak merupakan salah satu peninggalan rumah adat Medan atau lebih tepatnya Sumatera Utara karena keberadaan suku itu tersebar di seluruh penjuru provinsi. Rumah adat dari suku Batak disebut juga dengan “Rumah Bolon”. Sama seperti rumah adat khas pulau Sumatera, rumah Bolon berbentuk panggung dengan atap yang berbentuk unik. Atap yang berbentuk runcing itu memiliki perbedaan dengan rumah adat lainnya sehingga memiliki ciri khas tersendiri.

Rumah Adat Medan dari suku Batak

Salah satu rumah adat Medan dari suku Batak ini ternyata tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk berlindung saja. Ada makna lain dari bentuk bangunan unik itu. Dari bentuk bangunannya ternyata mengandung makna dan arti tersendiri. Arti dari berbagai bentuk bangunan menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi para generasi penerusnya. 

Dimulai dari proses pembuatan, rumah adat suku Batak ini dilakukan dengan proses gotong royong yang mana mengajarkan kita akan arti saling tolong menolong satu sama lainnya. manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup menyendiri sehingga membutuhkan bantuan orang lain. Bahan yang digunakan untuk membangun dipilih dari bahan terbaik agar bertahan lama. Pondasi terdiri dari beberapa tiang yang membentuk persegi empat. Pondasi yang berjumlah lebih dari satu menunjukkan kerjasama dalam memikul sesuatu. Kayu yang digunakan untuk pondasi haruslah lurus sebagai symbol sebuah kejujuran dalam membangun berbagai hal baik itu hubungan maupun relasi kerja. Di bagian atap depan ada “arop-arop” yang memiliki makna agar kelak hidup layak dan berkecukupan. Di bagian depan ada juga tangga yang menjadi akses jalan menuju ke atas yaitu rumah. 

Bagi kebanyakan orang tangga yang cepat rusak pasti sangat dihindari. Tapi berbeda dengan orang Batak, mereka akan bangga jika tangganya cepat rusak karena menjadi pertanda banyak orang yang singgah ke rumahnya. Rumah yang sering disinggahi oleh tamu dan kita menjamunya dengan layak, mau percaya atau tidak akan mendatangkan rejeki bagi pemilik rumah. Itulah beberapa filosofi bentuk salah satu rumah adat Medan yaitu suku Batak. Semoga dengan adanya artikel Keunikan Rumah Adat Medan kita bisa mengambil pelajaran dari itu semua dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *