2014, Tarif Kereta Api Naik

  • Whatsapp

2014, Tarif Kereta Api Naik – Keharusan menaikkan tiket juga dipicu merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sehingga, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menaikkan tarif mulai Januari 2014 untuk tiket ekonomi jarak jauh.

2014, Tarif Kereta Api Naik

Read More

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama KAI Iqnasius Jonan, belum lama ini seperti dikutip dari antaranews.com, menyusul belum diperolehnya kontrak PSO (Public Service Obligation) tahun 2014. Adapun jumlah PSO yang diusulkan pada tahun anggaran 2014 sebesar Rp800 miliar.

Dikatakan Jonan, bahwa kondisi sekarang sudah masuk Desember 2013, sehingga sangat tidak mungkin pemerintah menetapkan kontrak PSO itu untuk tahun depan. Dengan begitu maka mau tidak mau tarif harus ditanggung sendiri oleh penumpang. Sedangkan faktor lainnya, pelemahan rupiah akan mengakibatkan beban operasional KAI semakin meningkat, karena sebagian besar peralatan terutama mesin, gerbong dan sistem persinyalan berasal dari impor.

Kalau pelemahan rupiah terus berlanjut maka dipastikan beban operasional akan meningkat 7-8 persen. Konsekuensinya tarif pasti naik. Kalau tidak dinaikkan pelayanan pasti turun. Apalagi jika dolar AS permanen di atas level Rp12.000.

Tahun 2013 KAI menargetkan laba bersih sekitar Rp460 miliar, naik dari tahun 2012 yang mencapai Rp386,09 miliar. Sementara hingga Oktober 2013 laba KAI sudah Rp387 miliar, yang dikontribusi 55 persen dari pendapatan angkutan penumpang, 40 persen angkutan barang dan 5 persen dari jasa lainnya seperti properti.

2014, Tarif Kereta Api Naik. Kalau kurs dolar menurun maka tarif juga akan diturunkan. Begitu juga pengaruhnya dengan 2014, Tarif Pesawat Terbang Naik yang tidak jauh beda permasalahannya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *