Polisi Pelajar a la Dinas Pendidikan Medan

  • Whatsapp

Kamu pasti tahu, kenakalan remaja Medan belakangan ini cukup memprihatinkan. Lihat saja, perkelahian pelajar, hamil di luar nikah, pencurian, pemakaian narkoba, hingga tindakan pelecehan seksual yang dilakukan pelajar begitu marak di Kota Medan. Buntutnya, Dinas Pendidikan Medan terpicu untuk melakukan terobosan inovatif, yakni penggalakan polisi pelajar. Kamu tahu dong ya, program polisi pelajar ini merupakan bentuk kerjasama Dinas Pendidikan Medan dengan Kasat Binmas Polresta Medan. Nah, kenapa sih kenakalan remaja itu sulit dibendung, sampai-sampai Dinas Pendidikan Medan harus melakukan terobosan polisi pelajar?

Read More

Pencarian Jati Diri

Dinas Pendidikan Medan


Pada ahli bilang, di usia remaja, rasa ingin tahu manusia begitu melonjak. Ada banyak hal yag membuat kaum remaja begitu penasaran. Sebut saja di antaranya rasa ingin mencoba narkoba, atau mencoba berhubungan seks dengan pacar.  Mereka sebenarnya tahu bahwa itu tak boleh dilakukan. Tapi, rasa ingin tahu itu melebihi segalanya, hingga mereka kelabasan melanggar norma. Selain rasa ingin tahu, di usia pencarian jati diri ini, umumnya kaum remaja tak ingin disebut penakut atau pengecut. Mereka senang dikatakan bernyali ketika melakukan sesuatu yang terlarang.

Ada remaja yang sukses mengelola nyali mereka secara benar. Misalnya, dengan berani bersaing mengejar prestasi, atau berani tampil di depan umum untuk menunjukkan kemampuan diri. Tapi, ada juga remaja yang menafsirkan keberanian dengan cara yang salah, sampai-sampai mereka terjerumus ke dalam perbuatan terlarang.

Solusi-solusi Jitu


Cukup beralasan jika Dinas Pendidikan Medan mengkhawatirkan kondisi ini. Sebagai lembaga yang banyak berperan dalam membentuk kualitas generasi, institusi ini merasa ikut bertanggung jawab terhadap fenomena kenakalan remaja. Polisi pelajar hanyalah salah satu gebrakan Dinas Pendidikan Medan untuk memperbaiki keadaan. Selain itu, masih ada beberapa gebrakan lain, di antaranya adalah menjalin komunikasi yang lebih efektif dengan para kepala sekolah untuk menghasilkan solusi-solusi jitu. 

Ikhtiar mengatasi kenakalan remaja memerlukan keterlibatan banyak pihak. Ya, selain upaya Dinas Pendidikan Medan, diharapkan para orangtua di rumah dapat menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak remajanya. Kesibukan orangtua sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk mengelak dari tanggung jawab memperhatikan anak-anak.

Peran Aktif Orangtua


Orangtua juga sebaiknya bisa berperan lebih aktif, dan dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memperbaiki perilaku remaja. Sering terjadi, orangtua enggan datang ke sekolah untuk menyelesaikan persoalan anak-anak ABG-nya, walaupun pihak sekolah telah menyampaikan undangan resmi. Tak jarang juga terjadi, orangtua malah menyangkal dan membela habis-habisan putra putrinya walaupun telah diketahui secara jelas dan nyata, anak-anak itu terlibat kenakalan remaja. 

Akhir kata, solusi Dinas Pendidikan Medan menggalakkan polisi pelajar patut diacungi jempol, lantaran hal ini cukup pas dengan motto Dinas Pendidikan Medan, yakni pendidikan untuk semua, semua mendidik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *