Mengenal Suku di Medan

  • Whatsapp

Apa saja suku di Medan? Jika mendengar kata Meda, kebanyakan orang akan ingat dengan suku Batak. Bertemu dengan seseorang dan berkenalan lalu mereka tahu kamu dari Medan, pasti mereka bertanya kamu marganya apa? Padahal Medan sekarang sudah menjadi kota metropolitan yang sudah menjadi tempat yang menarik untuk ditinggali. Jadi di Medan tidak hanya ada satu suku yakni Batak saja. Ada banyak sekali suku di Medan yang mungkin kamu tidak ketahui. Medan sekarang layaknya seperti miniatur dari negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan budaya. Untuk mengetahui apa saja suku di Medan, tak usah kamu pergi jauh ke Medan. Cukup menyimak terusan tulisan ini di paragraf selanjutnya.


Read More

Suku di Medan

Melihat data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) kota Medan, dapat kita lihat bahwa suka di Medan terdiri dari berbagai etnik. Suku asli yang dulu mendirikan kota Medan yaitu suku Karo. Suku Karo sekarang banyak tinggal di dataran tinggi Tanah Karo yakni kota Brastagi dan Kabanjahe. Bahasanya sangatlah berbeda dengan bahasa Batak yang sering kita dengar sebagai bahasa dialek khas Medan. Suku Karo Meliki Lima Merga yang disematkan di belakang nama seseorang sebagai bukti dari merga apa dia dilahirkan. Yang pertama yakni merga Karo-Karo yang memiliki 18 submerga. Yang kedua yakni Tarigan dengan 13 submerga. Ginting dengan 16 submerga menjadi urutan ketiga. Sembiring dengan 15 submerga di urutan keempat dan Perangin-angin dengan 18 submerga menjadi merga terakhir. Total jumlah submerga di suku Karo yakni 84 submerga. Jumlah masyarakat suku Karo yang tinggal di Medan sebanyak 4.10% dari total keseluruhan penduduknya.

Suku di Medan

Suku Batak menjadi suku kedua di Medan. Suku Batak berasal dari daerah Tapanuli. Ada beberapa suku di Batak yakni Batak Mandailing, Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Pakpak dan Batak Karo. Suka inilah yang bahasanya dikenal dengan bahasa Medan. Presentasi penduduknya di kota Medan sebesar 21%. Suku Jawa rupanya menjadi penguasa di kota Medan dengan jumlah penduduknya mencapai 34% dari total penduduk kota Medan. Banyaknya penduduk suku Jawa yang menetap di Medan dikarenakan adanya program transmigrasi dari pulau Jawa ke Medan dalam rangka pemerataan penduduknya.

Tionghoa yang dari dulu sudah menempati Medan sejak masa perdagangan ketika zaman penjajahan menjadi suku terbanyak ketiga. Presentasi jumlah penduduk Medan dari suku Tionghoa yakni sebanyak 11%. Mandailing menjadi daftar suku di Medan selanjutnya dengan jumlah penduduknya sekitar 10%. Selanjutnya ada suku Minangkabau dengan jumlah penduduknya sekitar 9%. Lalu ada suku Melayu dengan jumlah penduduknya di kota Medan sebanyak 7%. Suku Aceh dengan presentase penduduknya sekitar 3% dan ada beberapa suku di Medan lainnya yang sepertinya akan terus bertambah. Melihat data di atas, pastinya kita bisa mengetahui kalau suku di Medan terdiri dari berbagai macam suku. Bahkan Suku Jawa menjadi penduduk terbanyak di kota Medan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *