HUT ke-68, PMI Sumut Gelar Kegiatan 22 September 2013

  • Whatsapp

Sebagai salah satu lembaga kemanusiaan terbesar di Provinsi Sumut, Palang Merah Indonesia  ( PMI ) telah melakukan banyak kegiatan dengan tugas  pokok membantu pemerintah di bidang sosial dan kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi : Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat serta Pelayanan Transfusi Darah. 

Read More

Di usia yang akan menginjak 68 tahun, PMI telah menghadapi banyak sekali tantangan, hambatan dan rintangan. Saat ini PMI semakin tegar dan matang dalam menghadapi kejadian bencana, konflik dan persoalan sosial yang melanda masyarakat. PMI saat ini tengah mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda untuk berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan. Sejak dini, mereka harus didorong untuk berperan menjadi agen atau pelopor untuk menyebarkan pemahaman kepada sebayanya dan masyarakat mengenai pentingnya gerakan kemanusiaan dalam kehidupan saat ini.

Berdasarkan hal diatas maka PMI akan mengadakan kegiatan untuk memperingati HUT yang ke 68 dengan berbagai macam kegiatan seperti: Pelatihan first aid training, Funbike, Funwalk, Donor darah, Pemeriksaan kesehatan gratis, Dapur Umum ( Simulasi menyiapkan makanan disaat bencana ), serta acara puncak berupa  hiburan ( music, lucky draw, dan games  seperti flying fox untuk semua pengunjung yang hadir ).

Acara ini diselenggarakan pada Tanggal 22 September 2013 secara tebuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan mengikutsertakan  seluruh Relawan PMI Sumut seperti, Korps Sukarela ( KSR ), Tenaga Sukarela ( TSR ), dan Donor Darah Sukarela ( DDS ). Dengan bergabungnya antara masyarkat dengan seluruh relawan PMI sumut diharapkan PMI sumut akan selalu dekat di hati masyarakat dan menjadi lembaga yang terdepan dalam gerakan kemanusiaan. 

Atas rasa Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta kepedulian relawan untuk tetap setia terhadap kemanusiaan kami berharap acara ini akan menjadi salah satu momentum terbaik untuk menjadikan PMI sumut lebih baik dalam melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan selanjutnya.

“Bencana Terbesar Adalah Ketidak Pedulian“ – Ketua PMI Sumut, DR. H. Rahmat Shah

Setiap negara yang di dunia memiliki perhimpunan nasional, 150 negara yang ada saat ini menggunakan lambang palang Merah, 32 negara menggunakan lambang bulan sabit merah dan satu negara menggunakan lambang kristal merah

Masa penjajahan, Belanda tidak mengizinkan Indonesia untuk mendirikan Palang Merah, karena dengan diakuinya oleh internasional Palang Merah Indonesia maka dengan sendirinya keberadaan Negara Indonesia akan diakui oleh internasional. Sementara Belanda masih tetap ingin menguasai Indonesia, maka Belanda mendirikan NERKAI. 

Satu bulan setelah Indonesia merdeka, funding fadher bangsa ini langsung memerintahkan untuk mendirikan Palang Merah Indonesia dengan diketuai oleh Muhammad Hatta yang saat itu sebagi Wakil Presiden Indonesia yang pertama, pada tanggal 17 September 1945 lahirlah Palang Merah Indonesia dan dikeluarkannya KEPRES RIS No. 25 tanun 1950 Indonesia diakui oleh Internasional melalui konfrensi Jenewa sebagai anggota yang ke 65. 

Disadari bahwa peranan PMI tidak hanya sebelum kemerdekaan, Setelah Indonesia Merdeka tugas itu semakin berat. Tanggungjawab yang diberikan oleh pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas kemenusiaan pada saat perang dan bencana yang diwujudkan melalui kegiatan: Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Bencana, Pelayanan Kesehatan & Ambulans, Air & Sanitasi, Relief, Pemulihan Hubungan Keluarga Yang Hilang, Dukungan Psikososial, Desiminasi Kepalang Merahan Serta Tugas Khusus dalam penyelenggaraan Transfusi Darah.  

Tugas yang berat ini terasa ringan, karena saat ini secara nasional PMI memiliki 32.568 anggota KSR dan 19.294 anggota TSR dan 893. 381 Donor Darah Sukarela relawan yang memiliki keahlian dan keterampilan dibidang masing-masing, dari berbagai jenis profesi, baik swasta maupun negeri yang dengan sukarela membaktikan tenaga dan pikirannya dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, serta pihak-pihak lain yang telah berperan aktif membantu PMI, baik perusahaan negara maupun swasta, BUMN maupun BUMD, National Goverment Organization baik dalam maupun luar negeri dan pihak-pihak lainnya.

PMI akan tetap meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat dengan terus bergandengan tangan dengan semua pihak yang memiliki komitmen dan cita-cita kemanusiaan dengan semangat hari jadi Palang Merah Indonesia yang ke 68. 

Peringatan Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia ke 68 meliputi berbagai kegiatan, seperti :

  • Pelatihan Pertolongan Pertama GRATIS Bagi Pimpinan Perusahaan
  • Donor Darah Masal
  • Simulasi Dapur umum pada saat bencana
  • Lucky draw ( dengan total hadiah Rp. 70.000.000,- )
  • Lomba Mewarnai
  • Hiburan Musik, Games dan Outbond ( Flying Fox )
  • Fun Bike & Fun Walk
  • Pemecahan rekor MURI nasional untuk operasi bibir sumbing GRATIS ( Pasien dari seluruh kab/kota sumatera utara )
  • Operasi Katarak GRATIS ( Pasien dari seluruh kab/kota sumatera utara )
  • Marching Band

Waktu dan Tempat pelaksanaan kegiatan
Hari/Tanggal             : Minggu, 22 September 2013
Waktu                        : Pukul 06:00 s/d Selesai
Tempat                      : Lapangan Benteng , Medan

Orang yang dapat dihubungi
Dwi Solana Putra   Telp : 0896 9130 7696
Muhammad David   Telp : 0812 6466 0059
M. Khairul Ikhwan Harahap, SE., MSi Telp : 0813 9786 4244 / 0819 7210 321
DR. M. Fitri Rahmadana, SE., MSi           Telp : 0813 7000 7200 / 0852 7040 6400
Boy Fadly , SE., MSi Telp : 0852 9686 2022

Alamat Kantor
Markas PMI Provinsi Sumatera Utara
Jl Perintis Kemerdekaan No. 37 Medan 20235
Telp/Fax.: 061-4530198

Penerima Manfaat
1. Masyarakat di Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Masyarakat kota medan dan sekitarnya dapat memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam acara yang dilaksanakan dan mendapatkan pelayanan yang diberikan pada saat pelaksanaan kegiatan.

2. Pelajar SMU/sederajat, SLTP/sederajat dan SD/sederajat Se Wilayah sumatra Utara
Pelajar adalah bahagian dari relawan PMI khususnya yang menjadi anggota Palang Merah Remaja di tingkat SMU/sederajat, SLTP/sederajat dan SD/sederajat disekolah masing-masing. Dengan demikian mereka secara otomatis akan menjadi peserta dari acara yang akan dilakukan.

3. Masyarakat Secara Keseluruhan
Dengan terlaksananya kegiatan ini, dimana relawan, masyarakat,pengusaha dan pemerintah bersatu dan bergandengan tangan menjalankan misi kemanusiaan, maka secara otomatis pelayanan PMI akan lebih dirasakan oleh masyarakat, apalagi dengan kondisi alam yang sangat tidak menentu dimana bencana sewaktu-waktu bisa datang maka upaya untuk mengurangi dampak dari resiko yang ditimbulkan dapat lebih diantisipasi.

4. Perusahaan, BUMN, BUMD dan NGO, Bank, Universitas, Sekolah dan lambaga lainnya 
– Dimasa kegiatan berlangsung baik perusahaan, BUMN, BUMD dan NGO, Bank, Universitas, Sekolah dan lain sebagainya dapat mempromosikan usaha dan kegiatannya dan dipromosikan oleh panitia melalui media promosi, sosialisasi dan publikasi yang digunakan. Ketentuan dalam hal ini disampaikan pada bahagian c. bentuk kerjasama.

– Dimasa yang akan datang baik perusahaan, BUMN, BUMD dan NGO, Bank, Universitas, Sekolah dan lembaga lainnya dapat berpartisipasi sebagai donatur melalui pengalokasian dana CSR (Coorporate Social Responsibility) yang dimiliki sehingga PMI dapat menuangkannya dalam program, aktivitas PMI dalam menjalankan Misi kemanusiaan dan PMI akan memberikan berupa penghargaan sebagai institusi yang telah berperan dalam menjalankan misi kemanusiaan, dipromosikan pada setiap kegiatan yang akan dilakukan oleh PMI melalui media promosi yang digunakan baik melalui media televisi, cetak, baliho, spanduk, benner, brosur dan lain sebagainya.  Hal ini akan dituangkan dalam bentuk MOU antara PMI dengan Pendonor sehingga dapat disepakati apa yang menjadi tugas dan kewajiban PMI maupun Pendonor apabila ingin melakukan kerjasama.

5. Pemerintah Daerah
– Memiliki komponen masyarakat yang terlatih terhadap situasi bencana, konflik dan situasi kemanusiaan lainnya.

– Mendorong pemuda terhadap kegiatan yang positif.

Tujuan Umum
Lebih meningkatkan Pelayanan PMI kepada masyarakat bersama Relawan PMI sebagai ujung tombak dilapangan dan melibatkan seluruh unsur masyarakat sebagai subjek bukan sebagai objek. 

Tujuan Khusus
1. Memupuk rasa Kemanusiaan, kenetralan, kemandiriaan, kesukarelaan, kesatuan dan kesamestaan antar sesama relawan PMI sebagai modal dalam menjalankan misi kemanusiaan

2. Melibatkan peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat sebagai subjek dalam menjalankan misi kemanusiaan, bukan sebagai objek.

3. Mendorong kontribusi Perusaahaan maupun swasta, BUMN maupun BUMD, National Goverment Organization lokal maupun luar negri dan instansi lainnya sebagai mitra dalam menjalankan misi dan nilai-nilai kemanusiaan 

Panitia acara
Dewan Penasehat : DR. H. Rahmat Shah

Sterring Committee
Ketua         : Dr. Utama Abdi Tarigan, SpBP. RE
Wakil Ketua : Drs. Halim
Sekretaris : Hj. Mora Chairina Nasution
Penanggung Jawab : PMI Provinsi Sumatera utara

Organizing Committee
Ketua         : Muhammad David
Wakil Ketua I : Dwi Solana Putra
Wakil Ketua II : DR. M. Fitri Rahmadana, SE., MSi
Sekretaris : M. Khairul Ikhwan Harahap, SE., MSi
Bendahara : Boy Fadly, SE., MSi
Anggota         : Relawan Kabupaten Kota sesumatera utara ( 33 org )

Peserta Acara
Relawan PMI ( KSR, TSR dan DDS ) 
Seluruh relawan PMI kab/kota sumatra utara dengan estimasi peserta sebesar 2000 – 3000 orang.

Komunitas Sepeda MTB dan Ontel  
Komunitas bersepeda yang khususnya berasal dari kota medan dengan estimasi peserta sebesar  200 – 300orang.

Ibu-ibu PKK dan Sosialita
Ibu-ibu PKK dan komunitas  sosialita medan dengan estimasi peserta  sebesar 100 – 150 orang.

Organisasi  Kemasyarakatan 
Organisasi seperti lions club, budha soechi, maetrea dan lain2 dengan estimasi peserta sebesar 300 – 500 orang.

STIKES, AKBID dan AKPER
Sekolah tinggi kota medan dan sekitarnya dengan estimasi peserta sebesar 100 – 300 orang.

Komunitas  Sosial Media 
Komunitas sosial media medan dengan jumlah followers aktif berkisar  75 – 150 orang

Komunitas sepeda motor
Komunitas seperti mio, scorpio, vixion, bajaj, harley davidson dll dengan estimasi  peserta sebesar 300 – 400 orang.

Komunitas Mobil
Blackcar community, simple face, 999, 234 dll dengan estimasi peserta sebesar 75 – 100 orang.

Komunitas lainnya
Hijabbers, Piknik Asik, photography, wartawan, HIPMI, Komisi dll dengan peserta sebesar sebesar 100 – 200 orang

Masyarakat Umum
Masyarakat dengan domosili medan dan sekitarnya sebesar  750 – 1000 orang.

Sumbangan Sukarela
Panitia ( PMI Prov Sumut ) menerima bantuan sukarela dari berbagai pihak baik individu maupun perusahaan/lembaga dengan tetap menjaga hubungan profesionalisme dan bersifat tidak mengikat. (rls/cm)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *