Kenali Cara Berinteraksi Masyarakat Medan

  • Whatsapp

Berbicara tentang Medan tentu jangan bicara tentang wisata dan kulinernya saja. Terlalu banyak hal menarik di Kota Medan, mulai dari dua hal penting tersebut hingga bagaimana cara masyarakatnya berinteraksi satu dengan yang lain. Gaya berinteraksi masyarakat Medan dikenal unik di seluruh Indonesia, yang tentu kasar bagi sebagian orang karena tidak terbiasa dengan hal tersebut. Kesan kasar tersebut jelas dipengaruhi oleh intonasi suara dan logat yang dipakai. Meskipun terdengar berbicara kuat dengan logat yang ditekan serta penggunaan kata ‘kau’ dan ‘aku’, namun itulah keunikan tersendiri dari masyarakat Medan.

Masyarakat Medan jelas dipengaruhi oleh berbagai budayanya yang memang kaya. Berbagai suku seperti Batak pada umumnya, Melayu sebagai suku awal di Medan, hingga Jawa dan Padang yang juga memiliki komunitas besar di Medan. Tidak sedikit juga masyarakat bersuku Aceh, Tiong Hoa, hingga India di Medan. Percampuran kesemuanya memiliki berbagai perpaduan pada gaya hidup dan berintaraksi. Cara pandang masyarakatnya pun mempengaruhi. Umumnya masyarakat Medan adalah pekerja keras. Apapun akan dijalani, yang penting anak bisa tumbuh kuat dan sekolah. Itulah yang membuat masyarakat Medan ummnya pergi ke berbagai daerah untuk memperluas bisnisnya.

Read More

Perekonomian Medan dulunya terdongkrak oleh kehadiran Tjong A Fie, memiliki berbagai mansion besar di daerah Kesawan dan sekitarnya. Konglomerat tersebut berjasa besar dalam kesejahteraan masyarakat Medan di masa itu, ditambah lagi beliau merupakan seseorang yang dermawan. Ia dan Sultan Deli saat itu memiliki pengaruh besar dalam perkembangan hidup masyarakat Medan, seratus tahun silam. Seiring berkembangnya zaman, komunitas Batak dan masyarakat sekitar Sumatera ikut masuk dan berkumpul di Medan membangun kehidupan.

Perpaduan budaya yang begitu kaya sangat mempengaruhi cara masyarakat Medan berinteraksi. Karena sudah sangat lama hidup bersama dengan orang yang berbeda latar belakang suku dan agama, masyarakat Medan sudah terbiasa akur dan mampu hidup bersama. Perbedaan seakan sudah tergerus dengan perasaan toleransi. Karena itulah sangat jarang terjadi kerusuhan etnis, rasis, maupun agama di Kota Medan. Interaksi masyarakatnya sangat normal dan tidak ada pembedaan di antara mereka, meski identitas berbeda tersebut tetap ada.

Penekanan intonasi, logat yang terkesan kasar, serta penekanan huruf ‘E’ di setiap kata menjadi ciri khas masyarakat Medan dalam berinteraksi. Memang bagi orang lain di luar daerah Medan hal tersebut adalah cara berinteraksi yang kasar, namun justru itulah yang menjadi keunikan Medan setelah orang-orang di luar daerah itu tahu itulah bahwa ciri khas masyarakat Medan. Di samping itu, masyarakat Medan cepat dikenali ketika berada di luar daerah karena keunikan dan ciri khas tersebut. Itulah keunikan masyarakat Medan dalam berinteraksi agar Anda semakin mengenali masyarakat Medan, dan Anak Medan semakin mencintai ciri khasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *