Bandara Polonia Resmi Ditutup

  • Whatsapp

Bandara Polonia Resmi Ditutup – Bandara Internasional Polonia, Medan, resmi ditutup terhitung 00:00 WIB 24 Juli menjelang 25 Juli 2013. Bandara kebanggaan Medan ini memang sudah direncanakan bakal diganti sejak 1991 silam, dengan dibuatnya rencana pemindahan bandara ke Kualanamu, Deli Serdang, oleh Menteri Transportasi kala itu. Alasan utamanya karena Bandara Polonia Medan berada sangat dekat di tengah-tengah pemukiman warga Medan. Antisipasi jangka panjang sudah dibuat pada masa itu, dengan ketakutan bahwa sesuatu kemungkinan besar terjadi dan dapat mengorbankan warga Medan di sekitar bandara tersebut.

Bandara Polonia Resmi Ditutup – HarianSumutPos

Read More

Ketakutan itu pun sempat terjadi setelah di tahun 2005 terjadi kecelakaan pesawat yang menewaskan puluhan bahkan ratusan orang, termasuk di antaranya Gubernur Sumatera Utara saat itu dan beberapa warga di sekitar Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan. Kecelakaan pesawat tersebut membuat ketakutan semakin menguat. Maka setelah dari situ disusunlah rencana yang benar-benar matang untuk memindahkan Bandara Polonia Medan ke Kualanamu, untuk menghindari tragedi yang sama, sekaligus untuk memperbesar berbagai kapasitas penerbangan, baik untuk pesawat maupun penumpang.

Meski sempat tertunda pembangunannya lebih dari satu dekade akibat terjadinya krisis finansial se-Asia tahun 1997, Bandara Polonia pun sudah resmi mendapatkan pengganti di daerah Deli Serdang yang bernama Bandara Internasional Kualanamu. Bandara baru ini merupakan bandara terluas di Indonesia kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, Bandara Kualanamu-lah yang termegah di Indonesia, padahal dirancang oleh seorang Putra Bangsa dengan pekerja yang juga mayoritas orang pribumi Indonesia.

Dengan selesainya pembangunan Kualanamu yang sempat mengalami halangan pembangunan dan penundaan penyelesaian, Bandara Polonia pun resmi ditutup. Mungkin bagi warga Medan yang tinggal di sekitar Padang Bulan, kesempatan melihat pesawat terbang begitu dekat melintasi atap rumahnya akan menjadi sangat jarang setelahnya. Biasanya, warga Medan yang tinggal di daerah Padang Bulan terganggu dengan adanya suara pesawat yang take-off maupun landing menuju Bandara Polonia. Ributnya suara tersebut menjadi hal yang biasa bagi mereka seiring lamanya Bandara Polonia beroperasi. Pindahnya aktivitas penerbangan ke Kualanamu yang memakan waktu sekitar 2 jam dari pusat Kota Medan tentu akan menimbulkan kerinduan tersendiri bagi warga tersebut.

Ada banyak hal yang akan berubah, mulai dari kebiasaan warga mendengar suara pesawat yang kuat dan melihatnya terbang dari jarak dekat di rumah, kali ini menuju ke bandaranya saja akan menjadi lebih susah dan mahal. Ya, transportasi ke Kualanamu terhitung masih terbatas dan mahal. Jika hendak menaiki kendaraan pribadi, warga Medan belum terbiasa dengan rute yang bisa digunakan untuk sampai ke sana. Namun, seiring berjalannya waktu warga Medan akan terbiasa menggunakannya. Bandara Polonia akhirnya resmi ditutup dan mari ubah kebiasaan kita dalam menggunakan bandara kebanggaan kita yang baru, Bandara Internasional Kualanamu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *